Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Bangun Pusat Data AI Terbesar di India, Google Investasi Rp248 Triliun

Bangun Pusat Data AI Terbesar di India, Google Investasi Rp248 Triliun

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Google mengumumkan rencana investasi sebesar US$ 15 miliar (sekitar Rp248 triliun) dalam lima tahun ke depan untuk membangun pusat data kecerdasan buatan (AI) di negara bagian Andhra Pradesh, India bagian selatan. Langkah ini menjadi investasi terbesar Google di negara berpenduduk terbanyak di dunia tersebut.

Pengumuman ini disampaikan pada sebuah acara di New Delhi yang dihadiri oleh Menteri Teknologi Informasi dan Menteri Keuangan India. Dalam kesempatan itu, CEO Google Cloud, Thomas Kurian, menyebut pusat data di Andhra Pradesh akan menjadi “AI hub terbesar Google di luar Amerika Serikat.”

“Visi jangka panjang kami adalah mempercepat misi AI nasional India,” ujar Kurian.

Pusat data tersebut akan berlokasi di kota pelabuhan Visakhapatnam, dengan kapasitas awal 1 Gigawatt. Proyek ini akan menjadi bagian penting dari ekspansi global infrastruktur Google Cloud untuk memenuhi lonjakan permintaan layanan AI di seluruh dunia.

Secara global, Google telah berkomitmen menggelontorkan sekitar USD 85 miliar pada 2025 untuk memperluas kapasitas pusat data, seiring meningkatnya persaingan antar raksasa teknologi seperti Microsoft, Amazon, dan Meta dalam menyediakan layanan AI berskala besar.

Langkah besar Google ini terjadi di tengah ketegangan diplomatik antara Washington dan New Delhi, terutama terkait tarif impor dan kebuntuan perundingan perdagangan.

Perdana Menteri India Narendra Modi sebelumnya mendorong boikot terhadap produk asing, sebagai respons atas tarif 50% yang diberlakukan AS terhadap barang impor asal India. Kondisi ini telah memicu sentimen anti-Amerika di kalangan pelaku bisnis dan pendukung pemerintahan India.

Meski demikian, Google dalam pernyataannya menegaskan bahwa proyek ini akan membawa manfaat ekonomi dan sosial bagi kedua negara, tanpa menyinggung isu tarif tersebut.

Menurut sumber Reuters, pejabat India secara tertutup telah bertemu dengan sejumlah eksekutif perusahaan AS untuk meyakinkan bahwa India tetap berkomitmen menciptakan iklim bisnis yang kondusif, meskipun terdapat ketegangan dagang dengan Amerika Serikat.

India kini menjadi pasar kunci bagi infrastruktur digital global, dengan hampir 1 miliar pengguna internet aktif. Microsoft dan Amazon telah lebih dulu menggelontorkan dana miliaran dolar untuk membangun pusat data di negara tersebut.

Selain itu, dua konglomerat besar India — Gautam Adani dan Mukesh Ambani — juga mengumumkan rencana investasi besar di sektor serupa. Dalam proyek Google ini, Adani Group dan Airtel akan menjadi mitra lokal dalam membangun infrastruktur, termasuk pembangunan jalur kabel bawah laut internasional baru (subsea gateway).

Pusat data AI memerlukan daya komputasi super besar untuk menghubungkan ribuan chip dalam satu kluster. Oleh karena itu, pembangunan fasilitas seperti ini menjadi krusial untuk mendukung percepatan transformasi digital berbasis AI.

Pemerintah Andhra Pradesh sebelumnya memperkirakan investasi Google ini dapat menciptakan sekitar 188.000 lapangan kerja baru di wilayah tersebut.

India merupakan pasar penting bagi Alphabet Inc., induk perusahaan Google, dengan layanan seperti YouTube yang memiliki jumlah pengguna terbanyak di dunia, serta dominasi sistem operasi Android pada ponsel pintar di negara itu.

Namun, di sisi lain, Google masih menghadapi tantangan regulasi dan gugatan hukum di India. Perusahaan ini tengah berhadapan dengan sejumlah kasus antitrust terkait praktik bisnisnya, dan baru-baru ini juga digugat oleh pasangan selebritas Bollywood yang mempermasalahkan kebijakan AI YouTube.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai dirasakan langsung oleh pelaku industri tahu dan tempe. Harga kedelai impor terus mengalami kenaikan dan kini berada di kisaran Rp9.000 hingga Rp10.000 per kilogram, memicu kekhawatiran akan keberlangsungan usaha perajin kecil. Berdasarkan pantauan di sentra industri tahu tempe Cibuntu, Kota Bandung, harga kedelai impor naik […]

  • Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

    Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi) menolak keras rencana pemerintah menambah layer tarif cukai rokok yang tengah disiapkan oleh Kementerian Keuangan. Asosiasi yang menaungi perusahaan rokok kecil dan menengah itu menilai kebijakan tersebut berpotensi merugikan industri rokok legal dan justru menguntungkan peredaran rokok ilegal. Ketua Formasi, Heri Susianto, mengatakan penambahan layer tarif cukai […]

  • Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

    Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kawasan Asia-Pasifik tetap menjadi motor penggerak utama ekonomi global. Meski menghadapi tantangan geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia, para ekonom optimistis kawasan ini masih memiliki potensi kuat untuk mempertahankan pertumbuhan jangka panjang. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Christina Ruth Elisabeth, mengatakan keberhasilan Asia-Pasifik dalam tiga dekade terakhir berasal dari kombinasi liberalisasi perdagangan, […]

  • Bandara Lombok Siap Layani Rute Penerbangan Langsung ke Turki

    Bandara Lombok Siap Layani Rute Penerbangan Langsung ke Turki

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Angkasa Pura Indonesia menyatakan Bandara Lombok telah siap melayani rute penerbangan internasional baru menuju Turki. Kesiapan tersebut mencakup seluruh aspek infrastruktur dan fasilitas pendukung sesuai standar operasional internasional. Humas Bandara Lombok Angga Maruli Anugrah mengatakan, pembukaan rute baru ini akan memperkuat konektivitas pariwisata dan ekonomi antara Indonesia dan Turki. “Kami siap melayani […]

  • Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik dratis hari ini, Jumat (24/10/2025). Investor kini dapat membeli Rp2.354.000 untuk ukuran satu gram. Sementara harga emas Antam termurah dibanderol Rp1.227.000. Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam naik dratis Rp 33.000 jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (23/10/2025) yang berada di level Rp […]

  • Belasan Siswa di TTU Diduga Keracunan MBG, Hasil Uji Laboratorium Tak Kunjung Keluar

    Belasan Siswa di TTU Diduga Keracunan MBG, Hasil Uji Laboratorium Tak Kunjung Keluar

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan keracunan yang dialami belasan siswa sekolah dasar usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan TTU, Basilius Haumein, mengatakan hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan muntahan siswa belum dirilis […]

expand_less