Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Bangun Pusat Data AI Terbesar di India, Google Investasi Rp248 Triliun

Bangun Pusat Data AI Terbesar di India, Google Investasi Rp248 Triliun

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Google mengumumkan rencana investasi sebesar US$ 15 miliar (sekitar Rp248 triliun) dalam lima tahun ke depan untuk membangun pusat data kecerdasan buatan (AI) di negara bagian Andhra Pradesh, India bagian selatan. Langkah ini menjadi investasi terbesar Google di negara berpenduduk terbanyak di dunia tersebut.

Pengumuman ini disampaikan pada sebuah acara di New Delhi yang dihadiri oleh Menteri Teknologi Informasi dan Menteri Keuangan India. Dalam kesempatan itu, CEO Google Cloud, Thomas Kurian, menyebut pusat data di Andhra Pradesh akan menjadi “AI hub terbesar Google di luar Amerika Serikat.”

“Visi jangka panjang kami adalah mempercepat misi AI nasional India,” ujar Kurian.

Pusat data tersebut akan berlokasi di kota pelabuhan Visakhapatnam, dengan kapasitas awal 1 Gigawatt. Proyek ini akan menjadi bagian penting dari ekspansi global infrastruktur Google Cloud untuk memenuhi lonjakan permintaan layanan AI di seluruh dunia.

Secara global, Google telah berkomitmen menggelontorkan sekitar USD 85 miliar pada 2025 untuk memperluas kapasitas pusat data, seiring meningkatnya persaingan antar raksasa teknologi seperti Microsoft, Amazon, dan Meta dalam menyediakan layanan AI berskala besar.

Langkah besar Google ini terjadi di tengah ketegangan diplomatik antara Washington dan New Delhi, terutama terkait tarif impor dan kebuntuan perundingan perdagangan.

Perdana Menteri India Narendra Modi sebelumnya mendorong boikot terhadap produk asing, sebagai respons atas tarif 50% yang diberlakukan AS terhadap barang impor asal India. Kondisi ini telah memicu sentimen anti-Amerika di kalangan pelaku bisnis dan pendukung pemerintahan India.

Meski demikian, Google dalam pernyataannya menegaskan bahwa proyek ini akan membawa manfaat ekonomi dan sosial bagi kedua negara, tanpa menyinggung isu tarif tersebut.

Menurut sumber Reuters, pejabat India secara tertutup telah bertemu dengan sejumlah eksekutif perusahaan AS untuk meyakinkan bahwa India tetap berkomitmen menciptakan iklim bisnis yang kondusif, meskipun terdapat ketegangan dagang dengan Amerika Serikat.

India kini menjadi pasar kunci bagi infrastruktur digital global, dengan hampir 1 miliar pengguna internet aktif. Microsoft dan Amazon telah lebih dulu menggelontorkan dana miliaran dolar untuk membangun pusat data di negara tersebut.

Selain itu, dua konglomerat besar India — Gautam Adani dan Mukesh Ambani — juga mengumumkan rencana investasi besar di sektor serupa. Dalam proyek Google ini, Adani Group dan Airtel akan menjadi mitra lokal dalam membangun infrastruktur, termasuk pembangunan jalur kabel bawah laut internasional baru (subsea gateway).

Pusat data AI memerlukan daya komputasi super besar untuk menghubungkan ribuan chip dalam satu kluster. Oleh karena itu, pembangunan fasilitas seperti ini menjadi krusial untuk mendukung percepatan transformasi digital berbasis AI.

Pemerintah Andhra Pradesh sebelumnya memperkirakan investasi Google ini dapat menciptakan sekitar 188.000 lapangan kerja baru di wilayah tersebut.

India merupakan pasar penting bagi Alphabet Inc., induk perusahaan Google, dengan layanan seperti YouTube yang memiliki jumlah pengguna terbanyak di dunia, serta dominasi sistem operasi Android pada ponsel pintar di negara itu.

Namun, di sisi lain, Google masih menghadapi tantangan regulasi dan gugatan hukum di India. Perusahaan ini tengah berhadapan dengan sejumlah kasus antitrust terkait praktik bisnisnya, dan baru-baru ini juga digugat oleh pasangan selebritas Bollywood yang mempermasalahkan kebijakan AI YouTube.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hotel di Jambi Makin Ramai, Okupansi Tembus 57,37 Persen pada Juni 2026

    Hotel di Jambi Makin Ramai, Okupansi Tembus 57,37 Persen pada Juni 2026

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tingkat hunian hotel berbintang di Provinsi Jambi meningkat pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang mencapai 57,37 persen, naik dibandingkan Mei 2026 yang berada di level 53,04 persen. Pada Juni 2026, jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang mencapai 61.269 orang. Jumlah tersebut meningkat […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Kamis (2/7/2026) terpantau relatif stabil. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, hanya beberapa komoditas cabai yang mengalami penurunan harga, sementara mayoritas bahan pangan lainnya tidak mengalami perubahan. Penurunan harga terjadi pada cabai merah besar dan cabai merah […]

  • Pemkot Jambi Gandeng Profesor Slovenia, Dorong Kebijakan Publik Berbasis Riset dan Data

    Pemkot Jambi Gandeng Profesor Slovenia, Dorong Kebijakan Publik Berbasis Riset dan Data

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi mulai menggeser arah pembangunan menuju pendekatan berbasis riset dan data. Langkah ini ditandai dengan kerja sama bersama akademisi internasional dari Slovenia untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik. Wali Kota Jambi, Maulana, menerima kunjungan Profesor Lan Umek dari University of Ljubljana, Slovenia, di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa, 8 April 2026. […]

  • Laba PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Melonjak 37,15% di Kuartal I 2026 Meski Penjualan Turun

    Laba PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Melonjak 37,15% di Kuartal I 2026 Meski Penjualan Turun

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Mayora Indah Tbk mencatat lonjakan laba bersih pada kuartal I 2026 di tengah penurunan penjualan. Perusahaan makanan dan minuman ini berhasil membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 945,58 miliar, naik 37,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 689,43 miliar. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Selasa, […]

  • Usai 3 Hari Terpuruk, Harga Emas Antam Melonjak Rp17.000 per Gram

    Usai 3 Hari Terpuruk, Harga Emas Antam Melonjak Rp17.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut, harga emas produksi Antam akhirnya berbalik arah. Pada perdagangan hari ini, Jumat (9/7/2026), logam mulia yang banyak diminati masyarakat tersebut mengalami penguatan sebesar Rp17.000. Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam kini satu gramnya sudah Rp2.650.000 dari sebelumnya Rp 2.633.000. Penguatan tersebut juga mengembalikan optimisme pasar […]

  • Indef Nilai Reformasi WTO Penting untuk Perdagangan Multilateral yang Adil

    Indef Nilai Reformasi WTO Penting untuk Perdagangan Multilateral yang Adil

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, menilai keputusan negara-negara anggota Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) terkait reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sangat penting untuk menciptakan sistem perdagangan multilateral yang lebih adil dan berkeadilan. “Menurut saya, WTO masih belum fair. Seharusnya WTO tidak hanya melihat dari kepentingan […]

expand_less