Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Bangun Pusat Data AI Terbesar di India, Google Investasi Rp248 Triliun

Bangun Pusat Data AI Terbesar di India, Google Investasi Rp248 Triliun

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Google mengumumkan rencana investasi sebesar US$ 15 miliar (sekitar Rp248 triliun) dalam lima tahun ke depan untuk membangun pusat data kecerdasan buatan (AI) di negara bagian Andhra Pradesh, India bagian selatan. Langkah ini menjadi investasi terbesar Google di negara berpenduduk terbanyak di dunia tersebut.

Pengumuman ini disampaikan pada sebuah acara di New Delhi yang dihadiri oleh Menteri Teknologi Informasi dan Menteri Keuangan India. Dalam kesempatan itu, CEO Google Cloud, Thomas Kurian, menyebut pusat data di Andhra Pradesh akan menjadi “AI hub terbesar Google di luar Amerika Serikat.”

“Visi jangka panjang kami adalah mempercepat misi AI nasional India,” ujar Kurian.

Pusat data tersebut akan berlokasi di kota pelabuhan Visakhapatnam, dengan kapasitas awal 1 Gigawatt. Proyek ini akan menjadi bagian penting dari ekspansi global infrastruktur Google Cloud untuk memenuhi lonjakan permintaan layanan AI di seluruh dunia.

Secara global, Google telah berkomitmen menggelontorkan sekitar USD 85 miliar pada 2025 untuk memperluas kapasitas pusat data, seiring meningkatnya persaingan antar raksasa teknologi seperti Microsoft, Amazon, dan Meta dalam menyediakan layanan AI berskala besar.

Langkah besar Google ini terjadi di tengah ketegangan diplomatik antara Washington dan New Delhi, terutama terkait tarif impor dan kebuntuan perundingan perdagangan.

Perdana Menteri India Narendra Modi sebelumnya mendorong boikot terhadap produk asing, sebagai respons atas tarif 50% yang diberlakukan AS terhadap barang impor asal India. Kondisi ini telah memicu sentimen anti-Amerika di kalangan pelaku bisnis dan pendukung pemerintahan India.

Meski demikian, Google dalam pernyataannya menegaskan bahwa proyek ini akan membawa manfaat ekonomi dan sosial bagi kedua negara, tanpa menyinggung isu tarif tersebut.

Menurut sumber Reuters, pejabat India secara tertutup telah bertemu dengan sejumlah eksekutif perusahaan AS untuk meyakinkan bahwa India tetap berkomitmen menciptakan iklim bisnis yang kondusif, meskipun terdapat ketegangan dagang dengan Amerika Serikat.

India kini menjadi pasar kunci bagi infrastruktur digital global, dengan hampir 1 miliar pengguna internet aktif. Microsoft dan Amazon telah lebih dulu menggelontorkan dana miliaran dolar untuk membangun pusat data di negara tersebut.

Selain itu, dua konglomerat besar India — Gautam Adani dan Mukesh Ambani — juga mengumumkan rencana investasi besar di sektor serupa. Dalam proyek Google ini, Adani Group dan Airtel akan menjadi mitra lokal dalam membangun infrastruktur, termasuk pembangunan jalur kabel bawah laut internasional baru (subsea gateway).

Pusat data AI memerlukan daya komputasi super besar untuk menghubungkan ribuan chip dalam satu kluster. Oleh karena itu, pembangunan fasilitas seperti ini menjadi krusial untuk mendukung percepatan transformasi digital berbasis AI.

Pemerintah Andhra Pradesh sebelumnya memperkirakan investasi Google ini dapat menciptakan sekitar 188.000 lapangan kerja baru di wilayah tersebut.

India merupakan pasar penting bagi Alphabet Inc., induk perusahaan Google, dengan layanan seperti YouTube yang memiliki jumlah pengguna terbanyak di dunia, serta dominasi sistem operasi Android pada ponsel pintar di negara itu.

Namun, di sisi lain, Google masih menghadapi tantangan regulasi dan gugatan hukum di India. Perusahaan ini tengah berhadapan dengan sejumlah kasus antitrust terkait praktik bisnisnya, dan baru-baru ini juga digugat oleh pasangan selebritas Bollywood yang mempermasalahkan kebijakan AI YouTube.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ke-3 Longsor Cisarua, 2.129 Personel Dikerahkan Cari 80-an Korban Hilang

    Hari Ke-3 Longsor Cisarua, 2.129 Personel Dikerahkan Cari 80-an Korban Hilang

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki hari ketiga operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Tim SAR Gabungan mengerahkan 2.129 personel untuk mencari sekitar 80-an korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Operasi pencarian difokuskan pada dua sektor utama, yakni sektor A di bagian timur dan sektor B di bagian […]

  • Kementan Replanting Kakao 248.500 Hektare Gunakan Dana APBN, Produksi Siap Meningkat

    Kementan Replanting Kakao 248.500 Hektare Gunakan Dana APBN, Produksi Siap Meningkat

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan langkah strategis untuk mengembalikan produktivitas kakao nasional yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Program peremajaan tanaman kakao (replanting) akan dilakukan secara besar-besaran dengan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta tambahan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Ketua Tim Kerja Perkebunan dan […]

  • Operasi Medis Pakai Robot Sudah Ada di Indonesia, Ini Keunggulan dan Jenisnya

    Operasi Medis Pakai Robot Sudah Ada di Indonesia, Ini Keunggulan dan Jenisnya

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perkembangan teknologi di dunia kesehatan terus melaju pesat. Salah satu inovasi yang kini mulai diterapkan di Indonesia adalah bedah robotik (robotic surgery), sebuah teknologi operasi modern yang mengandalkan sistem robot untuk membantu dokter melakukan tindakan medis dengan presisi tinggi. Spesialis Bedah Digestif, Dr. dr. Wifanto Saditya Jeo, Sp.B-KBD, menjelaskan bahwa penggunaan robot dalam […]

  • Kiprah Hans Patuwo yang Bakal Jadi CEO GOTO, Pernah di Sinarmas Group

    Kiprah Hans Patuwo yang Bakal Jadi CEO GOTO, Pernah di Sinarmas Group

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyebut nama Hans Patuwo dalam keterangan pengunduran diri Sugito Walujo sebagai CEO GOTO, Senin (24/11). Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen GOTO menyampaikan bahwa sejumlah anggota Direksi dan Komisaris mengajukan pengunduran diri pada 24 November 2025, termasuk Direktur Utama Sugito Walujo. “Bapak Sugito Walujo […]

  • Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

    Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Selama bertahun-tahun, rumus sukses dianggap sederhana: kuliah, dapat gelar, lalu kerja di perusahaan besar. Namun bagi banyak anak muda Gen Z, rumus itu kini terasa usang. Biaya kuliah yang melambung, utang mahasiswa yang menumpuk, dan pasar kerja yang tak pasti membuat banyak dari mereka mencari jalan yang lebih cepat dan murah menuju karier […]

  • Bulog Siapkan Skema Tunjangan Beras untuk ASN hingga TNI-Polri

    Bulog Siapkan Skema Tunjangan Beras untuk ASN hingga TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog tengah menyiapkan proposal terkait usulan pemberian tunjangan beras bagi aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, dan Polri. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembahasan program dukungan pangan yang dirancang pemerintah. Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita mengatakan proposal yang disusun saat ini berkaitan dengan kesiapan anggaran yang nantinya akan dialokasikan pemerintah […]

expand_less