Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Badan Bank Tanah dan Desa Kutuh Kembangkan Kawasan Pariwisata Berbasis UMKM di Bali

Badan Bank Tanah dan Desa Kutuh Kembangkan Kawasan Pariwisata Berbasis UMKM di Bali

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Bank Tanah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali, untuk mengembangkan kawasan penunjang pariwisata berbasis UMKM lokal. Kerja sama ini dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan Tanah seluas 5.000 meter persegi yang berada di bawah Hak Pengelolaan (HPL) Badan Bank Tanah.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala Desa Kutuh I Wayan Mudana dan Deputi Bidang Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, pada acara Landbank Strategic Partnership Forum di Menara BNI, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Deputi Bidang Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat menegaskan, kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan lahan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat desa.

“Pemanfaatan lahan di Desa Kutuh ini bukan hanya untuk mendukung sektor pariwisata, tetapi juga memperkuat peran masyarakat dan UMKM sebagai bagian penting dalam rantai ekonomi lokal,” ujar Hakiki.

Menurutnya, pengelolaan Tanah Negara harus dimaknai bukan sekadar penguasaan aset fisik, tetapi juga bagaimana lahan tersebut dapat menjadi sumber pendapatan yang memberi nilai tambah ekonomi.

“Melalui kerja sama dengan pemerintah desa, kami ingin memastikan pengelolaan tanah membawa dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Kepala Desa Kutuh, I Wayan Mudana, menyambut positif inisiatif Badan Bank Tanah ini. Ia menilai program tersebut akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

“Kerja sama ini akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, sekaligus membuka lapangan kerja dan peluang usaha baru bagi masyarakat kami,” kata Wayan Mudana.

Ia berharap pengembangan kawasan wisata berbasis UMKM ini dapat menjadi model percontohan nasional untuk kolaborasi antara desa dan lembaga pengelola aset negara. Desa Kutuh sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu desa wisata sukses di Bali, dengan berbagai inisiatif ekonomi kreatif seperti wisata pantai, atraksi budaya, serta produk olahan lokal yang dikelola oleh masyarakat desa.

Badan Bank Tanah melalui berbagai kerja samanya tengah memperkuat ekosistem pengelolaan Tanah Negara yang berdaya guna bagi masyarakat. Konsep pengelolaan lahan di Kutuh diharapkan menjadi contoh sinergi antara pemerintah pusat, lembaga pengelola aset, dan masyarakat desa dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif.

“Pemanfaatan tanah harus memberi dampak nyata, tidak hanya bagi pembangunan infrastruktur, tetapi juga kesejahteraan masyarakat,” jelas Hakiki.

Selain dengan Desa Kutuh, Badan Bank Tanah juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai daerah lain di Indonesia, terutama yang memiliki potensi wisata dan ekonomi kreatif tinggi. Bali sebagai destinasi wisata utama Indonesia terus didorong untuk melakukan transformasi menuju pariwisata berkelanjutan. Kolaborasi Bank Tanah dengan Desa Kutuh menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Pengembangan kawasan 5.000 meter persegi di Desa Kutuh ini direncanakan untuk dimanfaatkan sebagai pusat ekonomi kreatif dan UMKM pariwisata, termasuk fasilitas pelatihan, pusat promosi produk lokal, serta area wisata tematik berbasis budaya dan lingkungan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bolehkah Penderita Asam Lambung Makan Nanas? Ini Penjelasan Medisnya

    Bolehkah Penderita Asam Lambung Makan Nanas? Ini Penjelasan Medisnya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nanas kerap dianggap sebagai buah yang harus dihindari oleh penderita asam lambung karena rasanya yang asam. Namun, secara medis, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Penderita GERD tetap diperbolehkan mengonsumsi nanas, selama dalam jumlah terbatas dan tidak dikonsumsi saat perut kosong. Nanas mengandung enzim bromelain yang memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu proses pencernaan. […]

  • Pertamina NRE Gandeng Bank Mandiri Luncurkan “AKU NET-ZERO HERO”

    Pertamina NRE Gandeng Bank Mandiri Luncurkan “AKU NET-ZERO HERO”

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya mendorong partisipasi publik dalam pengurangan emisi karbon terus diperkuat. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jejakin, dan IDXCarbon meluncurkan kampanye bertajuk “AKU NET-ZERO HERO”. Peluncuran inisiatif tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Bumi sebagai respons atas semakin nyata dampak perubahan iklim yang dirasakan masyarakat. Kampanye […]

  • Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Belum Cukup Menahan Laju Utang Pemerintah

    Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Belum Cukup Menahan Laju Utang Pemerintah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 5,1 persen pada 2026 dinilai belum cukup kuat untuk menahan laju peningkatan utang pemerintah. Laporan Analisis Kritis Keberlanjutan Utang Indonesia 2026 yang disusun Institute for Strategic and Economic Action Indonesia menyebutkan, kondisi fiskal Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius, terutama karena biaya utang lebih tinggi dibandingkan laju […]

  • Harga Sembako Jambi H-1 Idul Adha 2026: Daging Sapi Naik, Cabai Merah Turun di Pasar Angso Duo

    Harga Sembako Jambi H-1 Idul Adha 2026: Daging Sapi Naik, Cabai Merah Turun di Pasar Angso Duo

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga sembako di Kota Jambi mengalami pergerakan bervariasi. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (Siharko) dan pantauan di Pasar Angso Duo per 26 Mei 2026, mayoritas bahan pokok masih relatif stabil meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Kenaikan paling mencolok terjadi pada daging sapi murni yang mencapai […]

  • Transaksi Digital Perbankan Tumbuh 28%, Mobile Banking Jadi Motor Utama

    Transaksi Digital Perbankan Tumbuh 28%, Mobile Banking Jadi Motor Utama

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas transaksi digital perbankan di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat hingga September 2025, terutama lewat layanan mobile banking yang kini menjadi kanal utama nasabah. Menurut data Bank Indonesia (BI), volume transaksi mobile banking sepanjang delapan bulan pertama 2025 mencapai 15,91 miliar, naik 28,62% dibanding periode yang sama tahun lalu. Nilai transaksinya juga melonjak […]

  • Rupiah Tidak Loyo Lagi,  Berpeluang ke Level Ini

    Rupiah Tidak Loyo Lagi,  Berpeluang ke Level Ini

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat hari ini, Kamis (22/1/2026). Rupiah dibuka bergerak menguat 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.929 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah berada di level Rp 16.936 per dolar AS. Pada saat bersamaan, greenback terpantau bergerak di tempat alias stagnan. Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman […]

expand_less