Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Batasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Maksimal 13 Persen

Pemerintah Batasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Maksimal 13 Persen

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi membatasi kenaikan harga tiket pesawat domestik maksimal sebesar 13 persen di tengah lonjakan biaya bahan bakar penerbangan (avtur) global. Kebijakan ini diambil setelah pemerintah menyetujui kenaikan fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar hingga 38 persen bagi maskapai penerbangan nasional.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan keputusan tersebut telah melalui koordinasi dengan maskapai dan tidak ditetapkan secara sepihak.

“Kenaikan fuel surcharge sebesar 38 persen ini merupakan hasil pembahasan bersama dengan maskapai, berdasarkan struktur biaya operasional mereka,” ujar Dudy dalam konferensi pers.

Ia menjelaskan, maskapai sebelumnya mengusulkan kenaikan hingga 50 persen. Namun, setelah dilakukan evaluasi terhadap berbagai komponen biaya, pemerintah menilai angka 38 persen merupakan batas yang paling ideal.

Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif berupa pembebasan bea masuk suku cadang pesawat menjadi nol persen. Langkah ini diharapkan dapat membantu menekan biaya operasional maskapai.

Di sisi lain, pemerintah tetap berupaya menjaga daya beli masyarakat dengan membatasi kenaikan harga tiket pesawat pada kisaran 9 persen hingga 13 persen.

“Kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlanjutan industri penerbangan dan perlindungan daya beli masyarakat,” kata Dudy.

Kenaikan biaya avtur menjadi salah satu faktor utama yang meningkatkan beban operasional maskapai, seiring tren kenaikan harga energi global dalam beberapa waktu terakhir.

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat menjaga stabilitas sektor penerbangan nasional tanpa memberikan tekanan berlebihan kepada masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi udara.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluang Kerja Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jambi 2026, Kuliner hingga Konten Digital Berpotensi Berkembang

    Peluang Kerja Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jambi 2026, Kuliner hingga Konten Digital Berpotensi Berkembang

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berpotensi menjadi sumber peluang kerja dan usaha baru di Provinsi Jambi. Mulai dari kuliner, akomodasi, kerajinan lokal, hingga fotografi, videografi, dan pemasaran digital, berbagai bidang tersebut dapat berkembang seiring meningkatnya aktivitas wisata dan promosi destinasi daerah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi kreatif menyerap 27,40 juta tenaga kerja […]

  • Bahaya Minuman Bersoda saat Idul Fitri: Risiko Diabetes hingga Obesitas

    Bahaya Minuman Bersoda saat Idul Fitri: Risiko Diabetes hingga Obesitas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perayaan Idul Fitri identik dengan berbagai hidangan lezat dan minuman manis, termasuk minuman bersoda atau minuman bergas. Meski terasa menyegarkan, konsumsi minuman bersoda secara berlebihan saat Lebaran dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Minuman bersoda umumnya mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi serta zat asam yang jika dikonsumsi terus-menerus dapat memicu berbagai masalah […]

  • Rupiah Bangkit! Data Buruh Amerika Bikin Dolar Tersungkur

    Rupiah Bangkit! Data Buruh Amerika Bikin Dolar Tersungkur

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah beberapa hari berada di bawah tekanan, nilai tukar rupiah akhirnya bangkit. Mata uang Indonesia berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (3/7/2026), didorong melemahnya data ketenagakerjaan Negeri Paman Sam yang jauh dari ekspektasi pasar. Pada perdagangan Jumat pagi, rupiah terapresiasi 45 poin atau 0,25 persen ke level Rp17.950 per […]

  • Bersama Seres Grup, TikTok Buat Mobil Listrik Baru, Ini Namanya

    Bersama Seres Grup, TikTok Buat Mobil Listrik Baru, Ini Namanya

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banyak perusahaan teknologi di China yang terjun ke dunia otomotif, khususnya kendaraan listrik. Setelah Xiaomi dan Huawei, kini induk perusahaan TikTok juga dikabarkan tertarik. Dikutip dari Carnewschina.com, Selasa (2/6/2026), Bytedance selaku induk perusahaan TikTok, beserta platform cloud Volcano Engine, akan berkolaborasi dengan Seres Group. Ketiga perusahaan raksasa di China ini akan melahirkan merek […]

  • KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Sejumlah Perjalanan Kereta Bandung–Jakarta Dibatalkan

    KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Sejumlah Perjalanan Kereta Bandung–Jakarta Dibatalkan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung membatalkan sejumlah perjalanan kereta api (KA) sebagai dampak dari insiden anjloknya KA Purwojaya di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (25/10/2025). Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas adanya pembatalan sejumlah perjalanan […]

  • PLN Mobile Jadi “Kantor Mini” Digital, 69 Juta Pengguna Urus Listrik dan SPKLU Lewat Satu Aplikasi

    PLN Mobile Jadi “Kantor Mini” Digital, 69 Juta Pengguna Urus Listrik dan SPKLU Lewat Satu Aplikasi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT PLN (Persero) terus mempercepat transformasi digital layanan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi tersebut kini berkembang menjadi super app yang disebut sebagai “kantor mini” PLN karena menghadirkan berbagai layanan dalam satu platform digital. Executive Vice President Pelayanan Pelanggan Retail PLN Joni mengatakan, perubahan ini menandai pergeseran layanan dari sistem konvensional berbasis loket […]

expand_less