Rabu, 16 Sep 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Kenapa Harga Properti di Jambi Terus Bergerak? Ini Faktor yang Mempengaruhinya

Kenapa Harga Properti di Jambi Terus Bergerak? Ini Faktor yang Mempengaruhinya

  • account_circle say say
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga properti di Kota Jambi menjadi salah satu indikator yang menarik untuk diperhatikan seiring dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi dan investasi di daerah tersebut. Pergerakan harga properti pada dasarnya tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi bangunan atau luas tanah. Lokasi, aksesibilitas, aktivitas ekonomi, tingkat permintaan, hingga perkembangan kawasan turut menentukan nilai sebuah properti.

Berdasarkan data Bank Indonesia, perekonomian Provinsi Jambi tumbuh 4,15 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan II 2026. Bank Indonesia juga memproyeksikan ekonomi Jambi sepanjang 2026 tumbuh pada kisaran 4,20-5,00 persen.

Pertumbuhan ekonomi tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan aktivitas investasi. Pemerintah Kota Jambi mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai sekitar Rp399 miliar, atau meningkat sekitar 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bagi pasar properti, pertumbuhan ekonomi dan investasi dapat menciptakan kebutuhan terhadap ruang usaha, perkantoran, hunian, maupun fasilitas pendukung aktivitas masyarakat.

Namun, pertumbuhan ekonomi tidak serta-merta membuat seluruh harga properti meningkat dengan tingkat yang sama.

Lokasi tetap menjadi salah satu faktor penting. Properti yang berada di kawasan dengan akses jalan yang baik, tingkat aktivitas tinggi, fasilitas lengkap, serta dekat dengan pusat perdagangan dan jasa memiliki karakteristik permintaan yang berbeda dibandingkan properti di kawasan dengan aktivitas ekonomi lebih rendah.

Selain itu, investor juga perlu melihat potensi kawasan dalam jangka panjang. Kehadiran pusat perdagangan, fasilitas publik, jaringan jalan, serta perkembangan bisnis di sekitar lokasi dapat memengaruhi daya tarik suatu kawasan.

Dengan demikian, membaca harga properti di Jambi tidak cukup hanya dengan melihat harga per meter persegi. Kondisi ekonomi, aktivitas bisnis, akses, permintaan, dan arah perkembangan kawasan menjadi bagian penting dalam menilai nilai sebuah properti.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah sedang merancang usulan insentif baru bagi sektor otomotif yang akan diajukan dalam kebijakan fiskal 2026. Agus menekankan bahwa dukungan fiskal bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan karena sektor otomotif memiliki efek berganda (multiplier effect) lewat keterkaitan rantai pasok hulu-hilir (backward dan forward linkage). “Sekarang kita sedang susun. […]

  • Saksikan! Perebutan Gelar Bergengsi Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 di Pavilin JBC

    Saksikan! Perebutan Gelar Bergengsi Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 di Pavilin JBC

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 memasuki babak terakhir ada 3 babak yang akan menjadi penentu siapa yang akan keluar sebagai juara , ini adalah babak yang paling seru rugi rasanya kita jika tidak menonton pertandingan ini karan para master catur salung adu pukul dan saling mengeluarkan seuruh keampuan untuk menang , […]

  • Rp6,59 Triliun Belum Bergerak, Bendungan Merangin Masih Sebatas Rencana

    Rp6,59 Triliun Belum Bergerak, Bendungan Merangin Masih Sebatas Rencana

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Di atas kertas, Bendungan Merangin merupakan salah satu proyek infrastruktur terbesar yang pernah direncanakan di Provinsi Jambi. Nilai investasinya mencapai Rp6,59 triliun, menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta diproyeksikan menjadi bendungan multiguna yang mampu mengendalikan banjir, mengairi ribuan hektare sawah, menyediakan air baku, hingga menghasilkan listrik. Namun hingga pertengahan […]

  • Persaingan Otomotif Dimulai, Bea Masuk Mobil Eropa 0 Persen

    Persaingan Otomotif Dimulai, Bea Masuk Mobil Eropa 0 Persen

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Industri otomotif nasional bersiap menghadapi babak baru setelah Indonesia resmi menandatangani perjanjian dagang Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Pasalnya, berdasarkan dokumen European Commision, bea masuk mobil asal Eropa yang tadinya 50 persen akan dihilangkan dalam lima tahun ke depan. Sehingga membuka jalan bagi merek seperti Ferrari, BMW, Mercedes-Benz, dan Audi untuk masuk […]

  • B50 Resmi Berlaku Juli 2026, 3,5 Juta Ton CPO Disiapkan untuk Biofuel

    B50 Resmi Berlaku Juli 2026, 3,5 Juta Ton CPO Disiapkan untuk Biofuel

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah akan mulai menerapkan program biodiesel 50 persen (B50) pada 1 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam kebijakan ini, sekitar 3,5 juta ton crude palm oil (CPO) dialokasikan sebagai bahan baku utama biofuel. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk […]

  • Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

    Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini, Selasa (27/1/2026). Dikutip dari Antara, rupiah dibuka bergerak menguat 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi nilai tukar rupiah hari ini akan menguat […]

expand_less