Rabu, 16 Sep 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Jambi Makin Meluas, Properti Ikut Bergeser: Kawasan Mana yang Paling Menarik?

Jambi Makin Meluas, Properti Ikut Bergeser: Kawasan Mana yang Paling Menarik?

  • account_circle say say
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketika penduduk bertambah dan aktivitas ekonomi menyebar, kebutuhan terhadap ruang ikut berubah. Rumah, ruko, pergudangan hingga pusat komersial tidak lagi hanya mencari lokasi di pusat kota. Fenomena itu mulai terlihat di Kota Jambi. Pengembangan properti perlahan bergerak ke kawasan pinggiran yang masih memiliki ketersediaan lahan, akses jalan dan ruang untuk membangun kawasan baru.

Data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Jambi menunjukkan 95 persen pembangunan perumahan masih didominasi rumah subsidi. Hingga April 2026, terdapat enam lokasi pembangunan rumah subsidi dengan sekitar 350 unit yang sedang dikembangkan.

Menariknya, pengembang mulai mengarahkan pembangunan ke Alam Barajo dan Paal Merah, khususnya Bagan Pete, Pinang Merah dan Eka Jaya. Pemerintah menyebut ketersediaan lahan yang masih luas serta harga tanah yang relatif terjangkau menjadi salah satu pendorong utama. Alam Barajo juga memiliki posisi strategis karena berada di sisi barat kota dan dekat dengan akses tol Pijoan.

Pergeseran tersebut bukan sekadar fenomena pengembang. Data pembiayaan perumahan menunjukkan permintaan hunian masih cukup kuat. Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Jambi mencatat penyaluran FLPP mencapai 3.287 unit rumah dengan nilai Rp391,5 miliar hingga pertengahan Juli 2026. Hunian tersebut tersebar di 367 lokasi pada sembilan kabupaten/kota, melibatkan sekitar 420 pengembang dan delapan bank penyalur.

Artinya, pasar properti Jambi tidak hanya bergerak pada segmen rumah menengah dan atas. Kebutuhan hunian terjangkau masih menjadi mesin utama pertumbuhan kawasan permukiman.

Namun, menariknya, perubahan lokasi hunian juga dapat menciptakan efek ekonomi lanjutan. Ketika populasi baru masuk, kebutuhan minimarket, kuliner, sekolah, layanan kesehatan, bengkel hingga ruang usaha ikut tumbuh.

Pertumbuhan properti juga tidak bisa dilepaskan dari perkembangan ekonomi Jambi secara keseluruhan. Pemerintah Provinsi Jambi mencatat investasi hingga triwulan II 2026 mencapai Rp4,2 triliun. Investasi terbesar berasal dari tanaman pangan, perkebunan dan peternakan sebesar Rp1,006 triliun, disusul industri makanan Rp795 miliar serta transportasi, pergudangan dan telekomunikasi Rp411 miliar.

Sementara itu, Bank Indonesia mencatat ekonomi Jambi tumbuh 4,15 persen secara tahunan pada triwulan II 2026. Struktur ekonomi Jambi masih ditopang pertanian, pertambangan, perdagangan dan industri pengolahan, tetapi sektor akomodasi dan makan-minum serta perdagangan juga menjadi penopang pertumbuhan.

Kondisi tersebut menciptakan kebutuhan terhadap berbagai jenis ruang ekonomi. Karena itu, kawasan seperti Alam Barajo dan Paal Merah menarik untuk dicermati. Bukan berarti keduanya otomatis menjadi kawasan properti terbaik di Jambi, tetapi data pembangunan menunjukkan keduanya sedang berada dalam radar pengembang.

Harga tanah pun mulai menunjukkan variasi yang semakin lebar. Data listing pasar pada 2026 memperlihatkan penawaran tanah di sejumlah titik Paal Merah berada mulai sekitar Rp500 ribu per meter persegi, sementara listing tertentu di Alam Barajo mencapai belasan juta rupiah per meter persegi. Angka tersebut merupakan harga penawaran, bukan harga transaksi resmi, sehingga tidak dapat digunakan sebagai patokan kenaikan harga tanah secara keseluruhan.

Pada akhirnya, pertanyaan terbesar bukan sekadar di mana rumah baru dibangun.

Yang lebih menarik adalah di mana aktivitas ekonomi berikutnya akan tumbuh.

Sebab, ketika perumahan bergerak ke pinggiran, pusat perdagangan biasanya ikut mencari pasar baru. Dan ketika akses, populasi, investasi serta fasilitas bertemu dalam satu kawasan, harga tanah bukan satu-satunya yang berubah peta bisnis kota pun ikut bergeser.

 

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM E10: Campuran Etanol 10 Persen Siap Diterapkan di Indonesia

    BBM E10: Campuran Etanol 10 Persen Siap Diterapkan di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam beberapa minggu terakhir, publik Indonesia, khususnya para pemilik kendaraan bermotor, ramai memperbincangkan wacana kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang akan menerapkan campuran etanol 10 persen dalam bahan bakar minyak (BBM) atau disebut E10 mulai tahun 2027. Wacana ini memunculkan kekhawatiran di masyarakat. Banyak yang khawatir kendaraan akan kurang bertenaga (ngempos) dan lebih […]

  • 5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa sangka, di balik kesibukan para pejabat tinggi negara, mereka juga punya menu kuliner sederhana yang selalu menggoda: sate. Olahan daging bakar yang disiram bumbu kacang atau kecap ini ternyata jadi favorit banyak tokoh penting Tanah Air. Dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), masing-masing punya tempat langganan sate andalan. […]

  • Harga Pertamax Green 95 Naik Jadi Rp19.150 per Liter

    Harga Pertamax Green 95 Naik Jadi Rp19.150 per Liter

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax Green 95 kembali naik. PT Pertamina Patra Niaga menetapkan harga baru sebesar Rp19.150 per liter mulai 2 September 2026, naik Rp2.550 dari harga sebelumnya Rp16.600 per liter. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari kebijakan perusahaan terhadap […]

  • Industri Tekstil RI Masih Tertekan, Menperin Ungkap Dampak Impor Bahan Baku dan Geopolitik Global

    Industri Tekstil RI Masih Tertekan, Menperin Ungkap Dampak Impor Bahan Baku dan Geopolitik Global

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menghadapi tekanan berat di tengah dinamika global. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, tantangan utama berasal dari ketergantungan bahan baku impor serta disrupsi rantai pasok global. Menurutnya, ketergantungan terhadap bahan baku impor membuat industri tekstil nasional rentan terhadap gangguan pasokan. Selain itu, perubahan permintaan pasar […]

  • Bagian dalam kantor OJK

    OJK Buka Rekrutmen PCAM 9 dan MLE 2025, Ini Syarat, Kualifikasi, dan Link Pendaftaran

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi membuka rekrutmen Pendidikan Calon Asisten Manajer (PCAM) Angkatan 9 dan Multi Level Entry (MLE) tahun 2025. Pendaftaran telah dibuka pada 21–27 November 2025 secara daring melalui laman resmi lembaga tersebut. Pembukaan lowongan ini menjadi bagian dari strategi OJK dalam memperkuat kapasitas pengawasan sektor jasa keuangan melalui rekrutmen talenta […]

  • Sinyal Positif! Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.944.000 per Gram

    Sinyal Positif! Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.944.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terpantau naik pada perdagangan Jumat (20/2/2026). Dilansir dari laman Logam Mulia, harga emas Antam sudah dibanderol Rp 2.944.000 per gram. Artinya, Emas Antam naik Rp 28.000 jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (19/2/2026) yang berada di level Rp 2.916.000 per gram. Begitu pula untuk harga beli kembali (buyback) emas Antam […]

expand_less