Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Rp6,59 Triliun Belum Bergerak, Bendungan Merangin Masih Sebatas Rencana

Rp6,59 Triliun Belum Bergerak, Bendungan Merangin Masih Sebatas Rencana

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Di atas kertas, Bendungan Merangin merupakan salah satu proyek infrastruktur terbesar yang pernah direncanakan di Provinsi Jambi. Nilai investasinya mencapai Rp6,59 triliun, menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta diproyeksikan menjadi bendungan multiguna yang mampu mengendalikan banjir, mengairi ribuan hektare sawah, menyediakan air baku, hingga menghasilkan listrik.

Namun hingga pertengahan 2026, megaproyek yang dirancang sejak beberapa tahun lalu itu masih belum memasuki tahap pembangunan fisik. Status proyek masih berada pada tahapan penyiapan dan proses pengadaan melalui skema KPBU.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kapan proyek benar-benar dimulai, mengingat manfaat ekonomi yang dijanjikan sangat besar bagi Kabupaten Merangin maupun Provinsi Jambi.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum, Bendungan Merangin berada di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin.

Proyek ini menggunakan skema Design, Build, Finance, Operate, Maintenance and Transfer (DBFOMT) dengan masa konsesi 36 tahun. Nilai investasi indikatif mencapai Rp6,59 triliun, sedangkan nilai konstruksinya diperkirakan sekitar Rp5,14 triliun. Skema pengembalian investasi dilakukan melalui Availability Payment (AP) dari pemerintah.

Artinya, pemerintah tidak membayar seluruh pembangunan di awal. Badan usaha terlebih dahulu membangun dan mengoperasikan infrastruktur, kemudian pemerintah melakukan pembayaran sesuai tingkat layanan yang diberikan.

Pemerintah merancang Bendungan Merangin bukan sekadar sebagai tampungan air. Dalam dokumen proyek, bendungan tersebut diproyeksikan memiliki berbagai fungsi strategis, antara lain:

  • Mengurangi risiko banjir di wilayah Merangin
  • Menyediakan air irigasi sekitar 5.244 hektare lahan pertanian (sejumlah dokumen awal menyebut hingga 12.000 hektare berdasarkan desain awal)
  • Menyediakan air baku bagi sistem penyediaan air minum
  • Mendukung pembangunan PLTA berkapasitas sekitar 95–107 MW
  • Mengembangkan kawasan wisata dan budidaya perikanan air tawar

Apabila seluruh manfaat tersebut terealisasi, Bendungan Merangin diperkirakan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Provinsi Jambi.

Meski telah lama masuk daftar proyek prioritas KPBU nasional, perkembangan di lapangan belum menunjukkan dimulainya konstruksi.

Dokumen resmi Simpul KPBU mencatat proyek telah melalui berbagai tahapan studi kelayakan, penyusunan Final Business Case, hingga persiapan transaksi. Namun target-target awal yang pernah dipasang, seperti konstruksi mulai 2025, belum tampak terealisasi. Status proyek pada portal KPBU pemerintah masih menunjukkan proses penyiapan dan transaksi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Merangin mengungkapkan bahwa sejumlah pekerjaan pendahuluan harus diselesaikan terlebih dahulu, mulai dari penetapan lokasi (penlok), penyelesaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), hingga pengadaan lahan bagi area bendungan dan wilayah terdampak genangan.

Berbeda dengan bendungan yang sepenuhnya dibiayai APBN, Bendungan Merangin mengandalkan skema KPBU.

Skema ini memungkinkan pemerintah menggandeng investor swasta untuk membiayai pembangunan. Namun prosesnya jauh lebih kompleks karena harus melalui studi kelayakan, penjaminan pemerintah, penyusunan dokumen transaksi, pemilihan badan usaha, financial close, hingga kepastian pembiayaan.

Dalam proyek ini, pemerintah juga menyiapkan berbagai bentuk dukungan, antara lain fasilitasi pengadaan tanah melalui LMAN, penjaminan oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII), serta pendampingan Project Development Facility (PDF) dari Kementerian Keuangan bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI).

Selain meningkatkan produktivitas pertanian melalui pasokan air irigasi, bendungan juga berpotensi menyediakan listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT), memperkuat ketahanan air bersih, mengurangi risiko banjir tahunan, hingga membuka peluang sektor pariwisata dan perikanan.

Bagi Kabupaten Merangin yang selama ini bertumpu pada sektor pertanian dan perkebunan, keberadaan bendungan tersebut diyakini dapat menjadi infrastruktur pengungkit pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

 

Sumber: Simpul KPBU Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum Kementerian Pekerjaan Umum

 

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Mati Lampu Mendadak, UMKM Menjerit dan Rugi Produksi

    Sering Mati Lampu Mendadak, UMKM Menjerit dan Rugi Produksi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemadaman listrik tanpa pemberitahuan menuai keluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah pengusaha roti mengaku mengalami kerugian karena produksi gagal. Keluhan ini ramai di media sosial. Salah satunya disampaikan akun Threads @safirayundap yang mengunggah video adonan roti gagal dipanggang karena listrik tiba-tiba padam. “Gagal ngembang, gagal ngoven, gagal dijual,” tulisnya, Jumat, […]

  • Investasi Batang Hari Menguat, Perkebunan dan Hilirisasi Jadi Sektor Strategis

    Investasi Batang Hari Menguat, Perkebunan dan Hilirisasi Jadi Sektor Strategis

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas investasi di Kabupaten Batang Hari, Jambi, menunjukkan perkembangan pada awal 2026. Sektor perkebunan dan industri pengolahan menjadi bagian penting dari investasi yang masuk, sejalan dengan karakter ekonomi daerah yang masih kuat berbasis sumber daya alam. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batang Hari mencatat realisasi investasi pada triwulan I […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Jambi Turun 16,67 Persen, Ini Daftar Lengkapnya

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Jambi Turun 16,67 Persen, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo Kota Jambi terpantau stabil pada Kamis (25/6/2026). Namun, beberapa komoditas strategis mengalami penurunan harga, terutama kelompok cabai dan ikan. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah menjadi komoditas dengan penurunan terbesar. Harga cabai rawit merah saat ini berada di level […]

  • Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

    Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memastikan bahwa Danantara Indonesia akan ikut terlibat dalam proyek pengembangan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah Fase 2. Proyek strategis nasional yang menjadi tulang punggung hilirisasi aluminium itu membutuhkan investasi besar, yakni antara USD 700–800 juta atau setara Rp 11,6–13,3 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Direktur […]

  • FIFA Perkenalkan FIFA Peace Prize, Diberikan Desember 2025

    FIFA Perkenalkan FIFA Peace Prize, Diberikan Desember 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memperkenalkan “FIFA Peace Prize-Football Unites the World”. Penghargaan FIFA bagi individu yang dianggap berjasa dalam menjaga perdamaian dan persatuan melalui sepak bola. Rencananya, penghargaan tersebut mulai diberikan FIFA pada Desember 2025. “Sepak bola selalu tentang perdamaian. Maka FIFA atas nama seluruh komunitas sepak bola global memberikan FIFA Peace […]

  • Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah untuk Kawal MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

    Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah untuk Kawal MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP). Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, Satgas P2SP bertujuan untuk mengkoordinasikan, mengkonsolidasikan, dan menyelaraskan […]

expand_less