Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Simak Tren Pencarian di Google 2025, Kamu Mungkin Pernah Mencarinya

Simak Tren Pencarian di Google 2025, Kamu Mungkin Pernah Mencarinya

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sejumlah fenomena yang terjadi di tanah air tercermin pula di mesin pencari Google. Tren pencarian di berbagai bidang itu kemarin (4/12) dirilis oleh Google Indonesia. Simak listnya, sepertinya kamu juga pernah mencari kata tersebut di search engine Google.

Melalui laporan tahunan Year in Search 2025, setidaknya ada empat pola tren pencarian terbesar. Dan itu mencerminkan dinamika budaya, minat, hingga gaya hidup digital masyarakat Indonesia sepanjang tahun.

Mengutip Katadata.co.id, Communication Manager Google Indonesia, Feliciana Wienatan, menjelaskan bahwa penambahan kategori khusus itu dilakukan karena minat publik terhadap dua olahraga tersebut bukan lagi sekadar fenomena sesaat. “Tahun ini yang spesial, kami perdalami dua kategori khusus dari cabang olahraga lari dan padel. Banyak sekali pencarian yang related, dan masyarakat ingin benar-benar memahami olahraga ini,” ujarnya dalam Google Year in Search 2025, di Jakarta Selatan, Kamis (4/12).

Adapun empat pola tren pencarian terbesar tersebut sebagai berikut:

1. Apresiasi terhadap Kebudayaan Indonesia Semakin Terarah

Kecintaan publik terhadap budaya lokal selalu muncul setiap tahun di Year in Search. Namun 2025 menunjukkan arah yang lebih spesifik: suara dari Indonesia Timur semakin menonjol. “Kita melihat suara Indonesia Timur semakin meningkat, semakin banyak diapresiasi. Tandanya, kebanggaan kedaerahan semakin meluas ke nasional,” kata Feliciana. Google mencatat budaya Timur mendominasi berbagai daftar top trending.

Ini mengingatkan pada lagu-lagu dengan nuansa Timur yang viral seperti Tabola Bale.

2. Niat Belajar, tetapi Fokus pada Kendali di Era Digital
Pencarian terkait pembelajaran tetap kuat, namun direction–nya berubah. Masyarakat tidak sekadar ingin tahu, tetapi ingin menguasai dan mengambil kendali terhadap hal-hal yang dibutuhkan di era digital. Contoh yang banyak dicari termasuk cara menyebut istilah tertentu seperti “kris” atau “cortex”, hingga pengetahuan teknis dan finansial yang relevan dengan perkembangan teknologi.

“Belajar itu selalu ada, tapi tahun ini orang ingin benar-benar memegang kendali di era digital,” ujar Feliciana.

3. Indonesia “Terpadel-padel”: Lari & Padel Jadi Bintang Baru
Olahraga padel, kombinasi tenis dan squash, mencuri perhatian besar sepanjang tahun. Fenomena padel tidak hanya muncul sebagai tren olahraga musiman, tetapi melahirkan pencarian turunan seperti cara bermain, lokasi lapangan, hingga peralatan yang dibutuhkan.
“Makanya kami sediakan khusus satu list untuk lari dan padel. Karena keduanya bukan cuma tren, tapi aktivitas yang benar-benar ingin didalami masyarakat,” jelas Feliciana.

4. AI Menyatu dengan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia
Tren terakhir yang paling mencolok adalah kecenderungan penggunaan AI yang kian matang. Masyarakat tidak lagi memandang kecerdasan buatan sebagai tren sesaat. Contoh paling banyak dicari antara lain cara mengedit foto dengan AI dan eksplorasi kreativitas instan menggunakan model-model mutakhir. Yang mengejutkan, kata Feliciana, justru minat massif terhadap produk AI Google sendiri.
“Gemini AI trending sepanjang tahun. Semangat pengguna untuk berkreasi dalam satu ketukan itu memang nyata,” ia menambahkan.

Berikut tren pencarian Google terpopuler sepanjang 2025:
Top Tren
Jumbo
Gemini AI
Purbaya Yudhi Sadewa
Titiek Pusp
Coretax
Timnas Indonesia
Film Pabrik Gula
Danantara
Diogo Jota
Brave Pink Hero Green

Apa
Apa itu Stecu
Apa itu Velocity
Apa itu Yapping
Apa itu Padel
Apa itu Coretax
Apa itu MBG
Apa manfaat jalan kaki
Apa itu abolisi
Apa itu SPPI
Apa itu Danantara

Gimana
Gimana cara bikin foto AI
Gimana Sih cara mulai main padel
Gimana cara baca QRIS
Gimana rasa wasabi
Gimana cara isi token listrik
Gimana cara mengedit foto
Bagaimana cara membuat blog
Gimana cara membuat artikel
Gimana cara daftar BSU
Gimana cara membuat surat undangan resmi

 

Siapa
Siapa Kenny Austin
Siapa Gustiwiw
Siapa Purbaya
Siapa Ahmad Sahroni
Siapa Alyssa Daguise
Siapa Aloy
Siapa penemu Sound Horeg
Siapa Menpora sekarang
Siapa pencipta AI
Siapa pencipta lagu Tabola Bale

 

Film & Serial
Film Jumbo
Film Sore: Istri dari Masa Depan
Film Komang
Film Pangku
Film Pabrik Gula
Film Pengepungan di Bukit Duri
Film Perayaan Mati Rasa
Film Final Destination
Film Norma
Film Qodrat 2

Lirik Lagu
Lirik Garam Madu
Lirik Tabola Bale
Lirik Terserah — Raisa
Lirik Pica-Pica
Lirik Memori Baik
Lirik Terbuang Dalam Waktu
Lirik Alamak
Lirik Nina
Lirik Kita Usahakan Lagi
Lirik Bunga Maaf

 

Resep
Resep Matcha
Resep Rempeye Kacang Tanah
Resep Cabe Gendot
Resep Es Teler Creamy
Resep Udang Keju
Resep Bolu Kukus Ketan Hitam
Resep Sop Buntut Sapi
Resep Ayam Goreng Kipas
Resep Coto Makassar
Resep Dendeng Batokok

Olahraga
Marathon
Olahraga Pilates
Olahraga Squash
Olahraga Hyrox
Jalan Kaki
Olahraga Sambo
Olahraga Barre
Padel Pickleball
Olahraga Kardio

 

Lari
PB lari
Event lari
Cara menghitung pace lari
Shuttle run
Outfit lari wanita
Lari trail
Lari marathon
Aplikasi lari
Sepatu lari
Elevasi lari

 

Padel
Raket padel
Aturan main padel
Sewa lapangan padel
Perbedaan padel dan tenis
Harga raket padel
Sepatu padel
Outfit padel wanita
Padel vs pickleball
Tas padel
Net padel

 

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China melalui Kementerian Keuangan (Ministry of Finance/ MOF) resmi membentuk departemen baru khusus pengelolaan utang daerah kepada pemerintah China. Ini menjadi langkah terbaru untuk mengendalikan risiko utang daerah di tengah perlambatan ekonomi nasional. Dalam pernyataannya pada Senin (3/11/2025) yang dilansir Reuters, Kementerian Keuangan China menyebutkan Departemen Manajemen Utang ini akan bertanggung jawab […]

  • Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Tembus US5 AS per Barel

    Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Tembus US$105 AS per Barel

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali melonjak pada Senin (16/3/2026) seiring meningkatnya ketegangan konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Lonjakan tersebut mendorong harga minyak mentah global menembus level 105 dollar AS per barel. Kontrak berjangka minyak mentah Brent tercatat naik 2,01 dollar AS atau sekitar 1,95 persen menjadi 105,15 dollar AS per barel. […]

  • BRI Salurkan KPR Subsidi Rp17,13 Triliun hingga Maret 2026, Jangkau 125 Ribu Debitur

    BRI Salurkan KPR Subsidi Rp17,13 Triliun hingga Maret 2026, Jangkau 125 Ribu Debitur

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya dalam mendukung program perumahan nasional melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi. Hingga akhir Maret 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp17,13 triliun kepada lebih dari 125 ribu debitur di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan dalam memperluas akses kepemilikan rumah, […]

  • Promosikan Indonesia Kemenpar Gandeng GIPI di Ajang MICE Global

    Promosikan Indonesia Kemenpar Gandeng GIPI di Ajang MICE Global

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus berupaya meningkatkan citra Indonesia di mata dunia sebagai salah satu destinasi utama wisata dan kegiatan MICE (meetings, incentives, conferences, exhibitions). Untuk itu upaya yang akan dilakukan diantaranya melalui kolaborasi dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) dalam penyelenggaraan Southeast Asia Business Forum (Seabef) dan Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2025. […]

  • Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa menanam kelapa saat ini lebih  menguntungkan dibandingkan kelapa sawit. Pernyataan ini muncul seiring lonjakan permintaan kelapa dari China yang memicu kenaikan harga komoditas tersebut di tingkat petani. Zulhas mengungkapkan harga kelapa di tingkat petani melonjak dari Rp2.000 menjadi Rp12.000 per butir. Kenaikan signifikan ini […]

  • Daftar Pinjol Resmi OJK Terbaru November 2025

    Daftar Pinjol Resmi OJK Terbaru November 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali merilis daftar lengkap perusahaan penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi atau peer-to-peer (P2P) lending yang berizin dan terdaftar secara resmi. Pembaruan data dilakukan per 7 November 2025, dengan total 95 perusahaan pinjol legal yang dinyatakan memenuhi standar dan boleh beroperasi di Indonesia. Di tengah pesatnya pertumbuhan layanan […]

expand_less