Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » UU HKPD Jadi “Jalur PHK Massal” PPPK, Ribuan Pegawai Terancam Dirumahkan

UU HKPD Jadi “Jalur PHK Massal” PPPK, Ribuan Pegawai Terancam Dirumahkan

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nasib ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh Indonesia berada di ujung tanduk. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal berpotensi terjadi usai Lebaran 2026.

Ancaman ini muncul seiring penerapan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (UU HKPD) yang mewajibkan pemerintah daerah membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD pada 2027.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Giri Ramanda Kiemas, mendesak pemerintah menunda penerapan aturan tersebut.

Menurutnya, kebijakan ini berpotensi memicu langkah ekstrem dari pemerintah daerah, termasuk memangkas tenaga PPPK demi menyesuaikan anggaran.

“Kalau dipaksakan, ini bisa jadi bom waktu. Daerah akan memangkas pegawai, terutama PPPK paruh waktu,” ujarnya.

Fakta di lapangan menunjukkan banyak daerah sudah melampaui batas aman belanja pegawai. Bahkan, sebagian daerah mengalokasikan lebih dari 40 persen APBD untuk gaji dan tunjangan.

Kondisi ini membuat ruang fiskal daerah semakin sempit, terutama bagi wilayah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) rendah.

Situasi kian rumit akibat tekanan ekonomi global. Lonjakan harga energi dan konflik di Timur Tengah berpotensi menekan APBN, yang berdampak pada berkurangnya dana transfer ke daerah.

Jika transfer pusat menyusut, pemerintah daerah diprediksi akan melakukan efisiensi besar-besaran, termasuk memangkas jumlah pegawai.

Dalam skenario terburuk, PPPK menjadi kelompok paling rentan terdampak. Terutama mereka yang berstatus paruh waktu atau tidak berada di sektor pelayanan langsung.

Sementara ASN yang berhubungan langsung dengan layanan publik diperkirakan tetap dipertahankan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan dari Malaysia dan China Masuk ke Aceh, Gubernur Mualem: Mereka Datang untuk Tolong

    Bantuan dari Malaysia dan China Masuk ke Aceh, Gubernur Mualem: Mereka Datang untuk Tolong

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyebut bantuan kemanusiaan dari Malaysia dan China mulai masuk ke Aceh pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah dalam sepekan terakhir. Menurut Mualem, bantuan dari luar negeri sah-sah saja dilakukan karena saat ini kebutuhan masyarakat penyintas bencana masih sangat mendesak, terutama obat-obatan dan layanan kesehatan. Mualem mencontohkan […]

  • Modifikasi Cuaca di Jakarta Digelar hingga Lima Hari, BNPB Antisipasi Banjir dan Cuaca Ekstrem

    Modifikasi Cuaca di Jakarta Digelar hingga Lima Hari, BNPB Antisipasi Banjir dan Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta selama lima hari ke depan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi banjir dan bencana hidrometeorologi menyusul cuaca ekstrem yang melanda Ibu Kota dalam beberapa hari terakhir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan OMC resmi […]

  • Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

    Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima aspirasi dari asosiasi produsen perhiasan yang mengeluhkan praktik produksi ilegal di industri perhiasan. Produsen ilegal tersebut disebut menjual produk tanpa membayar pajak, sehingga menimbulkan ketimpangan aturan pajak bagi pelaku usaha resmi. Pertemuan antara Purbaya dan asosiasi produsen perhiasan berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis (23/10/2025). Dalam kesempatan itu, […]

  • 6 Benda Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Wajib Disingkirkan dari Rumah

    6 Benda Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Wajib Disingkirkan dari Rumah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam feng shui, keseimbangan energi di dalam rumah sangat dipengaruhi oleh benda-benda yang kita simpan. Meski tampak sepele, sejumlah objek dipercaya dapat membawa energi negatif dan sebaiknya disingkirkan agar keberuntungan tidak terhambat. Berikut enam benda yang dianggap paling sial menurut feng shui, dikutip dari Homes and Gardens. 1. Tanaman Kering atau Mati Tanaman […]

  • UMP 2026 Belum Jelas, Indeks Penghitungan Dinilai Terlalu Kecil

    UMP 2026 Belum Jelas, Indeks Penghitungan Dinilai Terlalu Kecil

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang pengumuman upah minimum provinsi atau UMP 2026, beredar kabar ada perubahan nilai indeks dalam penghitungan rumus UMP. Indeks yang disebut dengan indeks tertentu tersebut sejatinya merupakan hak prerogatif Presiden. “Indeks tertentu adalah hak prerogatif presiden, bukan diputuskan oleh sekumpulan orang di luar mandat konstitusi. Jika indeks tertentu diturunkan, artinya Menaker justru melindungi […]

  • Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026 Dibuka, 361 Pelajar Ikut Ambil Bagian

    Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026 Dibuka, 361 Pelajar Ikut Ambil Bagian

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Sebanyak 361 pelajar tingkat SMA/SMK sederajat dari seluruh wilayah Kota Jambi mengikuti tahapan seleksi tersebut. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wali Kota Jambi, Maulana, di lapangan tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi, Senin (13/4/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah […]

expand_less