Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » BRI Peduli Latih Warga Bogor Ubah Minyak Jelantah Jadi Sabun Ramah Lingkungan

BRI Peduli Latih Warga Bogor Ubah Minyak Jelantah Jadi Sabun Ramah Lingkungan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli – Yok Kita Gas kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Kali ini, BRI menggelar pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah di Bank Sampah Azalea, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini melibatkan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta pengurus dan anggota bank sampah setempat. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara mengolah minyak jelantah menjadi sabun cuci tangan dan sabun cuci piring yang bernilai jual dan ramah lingkungan.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya BRI dalam mendorong masyarakat agar lebih bijak dan kreatif mengelola limbah rumah tangga.

“Proses ini tidak hanya mengurangi potensi pencemaran lingkungan, tetapi juga mendukung prinsip ekonomi sirkular, di mana limbah diolah kembali menjadi produk yang berguna,” ujar Dhanny.

Selain memberikan manfaat lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi baru, terutama bagi ibu rumah tangga dan pelaku UMKM. Produk sabun hasil olahan dari minyak bekas dapat dikembangkan menjadi usaha kecil yang bernilai jual dan berkelanjutan.

Dhanny menambahkan, program BRI Peduli Yok Kita Gas tidak hanya menciptakan lingkungan bersih dan penguatan ekonomi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran sosial masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Pengurus Bank Sampah Azalea, Endah Diana, turut mengapresiasi pelatihan tersebut.

“Pelatihan dari BRI memberikan manfaat besar bagi kami. Sekarang kami bisa mengolah minyak jelantah sendiri menjadi sabun yang bisa digunakan atau dijual kembali,” ungkapnya.

Program BRI Peduli  Yok Kita Gas telah berjalan sejak tahun 2021 dan kini sudah diterapkan di 41 lokasi di seluruh Indonesia, baik di pasar tradisional maupun di lingkungan masyarakat. Program ini juga telah menggandeng 38 bank sampah dengan total tabungan mencapai Rp 1,79 miliar.

Melalui inisiatif ini, BRI berhasil menyalurkan dampak nyata berupa pengolahan lebih dari 197 ribu kilogram sampah organik dan anorganik, sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca hingga miliaran kilogram setara karbon dioksida (CO₂e).

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia perbankan dan masyarakat dapat menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendorong ekonomi hijau dan berkelanjutan di Indonesia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Stabil, Rupiah masih Tersungkur Hari Ini!

    Belum Stabil, Rupiah masih Tersungkur Hari Ini!

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Selasa (12/5/2026). Mata uang Garuda melemah cukup tajam seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global. Pada perdagangan pagi ini, rupiah tercatat turun 69 poin atau 0,40 persen menjadi Rp17.483 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level […]

  • Rp 161 Miliar Dana Korban Scam Dikembalikan

    Rp 161 Miliar Dana Korban Scam Dikembalikan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) berhasil mengembalikan Rp161 miliar yang merupakan dana dari 1.070 masyarakat korban scam/penipuan digital yang berhasil diblokir IASC dari 14 bank yang digunakan pelaku kejahatan penipuan. Data merupakan catatan sejak IASC mulai beroperasi, 22 November 2024 hingga 12 Januari 2026. Penyerahan pengembalian dana korban scam secara simbolis digelar Otoritas Jasa […]

  • Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Realisasi investasi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai Rp 498,8 triliun. Meski tetap tumbuh, lajunya melambat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan pertumbuhan investasi hanya sebesar 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy), turun dari capaian 15,9 persen pada kuartal I 2025. […]

  • Inilah Motif Iran Ngebom Negara Arab, Bukan Israel dan AS

    Inilah Motif Iran Ngebom Negara Arab, Bukan Israel dan AS

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Serangan besar-besaran Iran ke negara-negara Arab memicu tanda tanya global. Mengapa Teheran justru menghantam kawasan Teluk, bukan langsung fokus ke Israel atau Amerika Serikat sebagai musuh utamanya? Sejumlah analis menilai langkah ini bukan salah sasaran, melainkan strategi militer dan politik yang disengaja. 1. Target Utama: Pangkalan AS di Negara Arab Iran sebenarnya membidik aset […]

  • Produk Unggulan Pegadaian: Emas UBS dan Galeri24 Kompak Anjlok

    Produk Unggulan Pegadaian: Emas UBS dan Galeri24 Kompak Anjlok

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang ditawarkan oleh PT Pegadaian mencatatkan tren negatif pada perdagangan penghujung tahun, Rabu (31/12/2025). Berdasarkan pantauan terbaru, emas batangan cetakan Galeri 24 dan UBS mengalami penurunan harga secara bersamaan. Harga jual emas Galeri24 turun Rp72.000, kini menjadi Rp2.546.000 per gram dari awalnya Rp2.618.000. Sedangkan emas UBS merosot Rp74.000 membuat harganya […]

  • Pengamat: Penurunan Pengangguran Awal 2026 Jadi Sinyal Positif, Risiko Inflasi Tetap Harus Diwaspadai

    Pengamat: Penurunan Pengangguran Awal 2026 Jadi Sinyal Positif, Risiko Inflasi Tetap Harus Diwaspadai

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren penurunan angka pengangguran di Indonesia pada awal 2026 mendapat apresiasi dari pengamat ekonomi, Noviardi Ferzi. Meski demikian, ia mengingatkan pemerintah agar tetap mewaspadai potensi meningkatnya inflasi di tengah membaiknya kondisi pasar tenaga kerja. Berdasarkan data terbaru, jumlah pengangguran di Indonesia turun dari 7,46 juta orang pada Agustus 2025 menjadi 7,24 juta orang […]

expand_less