Senin, 9 Nov 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Bank Indonesia Yakin Rupiah Tetap Stabil, Didukung Fundamental Ekonomi

Bank Indonesia Yakin Rupiah Tetap Stabil, Didukung Fundamental Ekonomi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) optimistis nilai tukar rupiah akan tetap stabil terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke depan. Keyakinan ini ditopang oleh fundamental ekonomi Indonesia yang solid, inflasi yang terkendali, serta stabilitas sistem keuangan yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa rupiah berpotensi bergerak stabil dengan kecenderungan menguat, seiring dukungan imbal hasil aset domestik yang menarik dan prospek pertumbuhan ekonomi yang membaik pada awal 2026.

“Ke depan, nilai tukar diperkirakan akan stabil dengan kecenderungan menguat, didukung inflasi yang rendah, imbal hasil menarik, serta prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” ujar Perry dalam konferensi pers KSSK, Selasa (27/1/2026).

BI mencatat ketahanan eksternal Indonesia masih berada pada level yang kuat, tercermin dari cadangan devisa yang tinggi dan berada di atas standar kecukupan internasional. Meski rupiah sempat mengalami tekanan akibat dinamika arus modal global, bank sentral menilai kondisi tersebut masih terkendali dan sejalan dengan perkembangan pasar global.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, BI terus memperkuat bauran kebijakan moneter dan stabilisasi, antara lain melalui intervensi di pasar valas, optimalisasi transaksi Non-Delivery Forward (NDF), serta penguatan operasi moneter yang pro-pasar.

Selain itu, BI juga mengintensifkan transaksi spot dan swap dalam mata uang mitra dagang utama seperti yuan China dan yen Jepang, guna mendukung penguatan local currency transaction.

Di sisi domestik, inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran, dengan inflasi inti yang rendah dan ekspektasi harga yang stabil. BI juga melanjutkan kebijakan makroprudensial longgar untuk mendorong penyaluran kredit dan mendukung pemulihan sektor riil.

Analis menilai pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh sentimen global, terutama arah kebijakan moneter AS dan kondisi pasar keuangan internasional. Melemahnya dolar AS serta membaiknya selera risiko global memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat.

Di dalam negeri, pasar juga mencermati konsistensi kebijakan dan kredibilitas otoritas moneter. Kepercayaan terhadap BI dalam menjaga stabilitas dinilai menjadi faktor utama yang menopang pergerakan rupiah, terlepas dari dinamika internal dan sentimen jangka pendek.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi VinFast! Buka Pabrik Mobil Listrik di Subang

    Investasi VinFast! Buka Pabrik Mobil Listrik di Subang

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – VinFast resmi membuka fasilitas manufaktur terbarunya di Subang, Jawa Barat, pada Senin (15/12/2025). Peresmian ini menandai langkah strategis produsen kendaraan listrik asal Vietnam tersebut dalam memperkuat eksistensinya di pasar global, sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. “17 bulan yang lalu, kami memulai pembangunan pabrik ini dengan misi […]

  • 54 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Tanah Suci

    54 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekitar 54.000 jemaah umrah asal Indonesia yang saat ini berada di Tanah Suci berpotensi mengalami keterlambatan kepulangan akibat meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan antara Iran dengan Israel yang didukung Amerika Serikat dilaporkan berdampak pada aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah udara kawasan tersebut. Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira meminta […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Loyo Lagi, Saatnya Warga Jambi Borong?

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Loyo Lagi, Saatnya Warga Jambi Borong?

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam belum menunjukkan tanda-tanda bangkit. Pada perdagangan Selasa (8/9/2026), harga logam mulia tersebut kembali merosot dan semakin menjauh dari level psikologis Rp2,7 juta per gram. Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini berada di posisi Rp2.627.000 per gram. Angka tersebut turun Rp10.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang masih bertengger […]

  • Bukan Cuma Jumlah Usaha, Infrastruktur Desa Jadi Kunci Membaca Potensi Bisnis Jambi 2026

    Bukan Cuma Jumlah Usaha, Infrastruktur Desa Jadi Kunci Membaca Potensi Bisnis Jambi 2026

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Membaca potensi bisnis desa di Jambi pada 2026 tidak cukup hanya melihat jumlah pelaku usaha. Infrastruktur, akses pasar, konektivitas dan karakter ekonomi wilayah menjadi bagian penting untuk memahami bagaimana aktivitas bisnis dapat berkembang. Hal ini semakin relevan seiring pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Provinsi Jambi. BPS Jambi resmi mencanangkan SE2026 pada 26 […]

  • Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.660 Triliun, BI Sebut Pertumbuhan Mulai Melambat

    Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.660 Triliun, BI Sebut Pertumbuhan Mulai Melambat

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada kuartal I 2026 tercatat mencapai US$433,4 miliar atau setara Rp7.660 triliun dengan asumsi kurs Rp17.674 per dolar AS. Meski nilainya masih besar, pertumbuhan utang tercatat mulai melambat dibanding periode sebelumnya. Bank Indonesia (BI) dalam laporan terbarunya menyebutkan, secara kuartalan atau quarter to quarter (qtq), ULN Indonesia […]

  • Profil Aceh Tamiang: Letak, Karakter Geografi, dan Dampaknya Setelah Banjir Besar 2025

    Profil Aceh Tamiang: Letak, Karakter Geografi, dan Dampaknya Setelah Banjir Besar 2025

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak banjir besar yang melanda Sumatra dalam beberapa hari terakhir. Sebelum bencana terjadi, daerah ini dikenal sebagai pintu masuk lintas darat menuju Provinsi Aceh serta memiliki kawasan pesisir dengan ekosistem mangrove terbesar di Aceh. Secara geografis, Aceh Tamiang berada pada koordinat 03°53’18,81”–04°32’56,76” LU dan […]

expand_less