Jumat, 26 Jun 2026
light_mode
Beranda » Regional » Pengamat: Penurunan Pengangguran Awal 2026 Jadi Sinyal Positif, Risiko Inflasi Tetap Harus Diwaspadai

Pengamat: Penurunan Pengangguran Awal 2026 Jadi Sinyal Positif, Risiko Inflasi Tetap Harus Diwaspadai

  • account_circle say say
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tren penurunan angka pengangguran di Indonesia pada awal 2026 mendapat apresiasi dari pengamat ekonomi, Noviardi Ferzi. Meski demikian, ia mengingatkan pemerintah agar tetap mewaspadai potensi meningkatnya inflasi di tengah membaiknya kondisi pasar tenaga kerja.

Berdasarkan data terbaru, jumlah pengangguran di Indonesia turun dari 7,46 juta orang pada Agustus 2025 menjadi 7,24 juta orang pada Februari 2026. Sejalan dengan itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menurun dari 4,85 persen menjadi 4,68 persen.

Menurut Noviardi, penurunan tersebut menunjukkan meningkatnya kemampuan pasar kerja dalam menyerap tenaga kerja, terutama pada sektor-sektor strategis yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Secara riil terlihat adanya geliat baru di sektor industri, ekonomi digital, UMKM, serta meningkatnya arus investasi. Faktor-faktor inilah yang menjadi penggerak utama penyerapan tenaga kerja pada awal tahun ini,” ujar Noviardi, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut sejalan dengan teori ekonomi Keynesian yang menempatkan permintaan agregat sebagai faktor utama yang mendorong aktivitas ekonomi. Ketika permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa meningkat, pelaku usaha akan memperluas kapasitas produksi sehingga membutuhkan tambahan tenaga kerja.

“Pasar tenaga kerja bergerak ke arah yang lebih produktif karena kebutuhan terhadap pekerja meningkat. Namun, capaian ini belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, kualitas pekerjaan yang tercipta masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius,” katanya.

Di balik tren positif tersebut, Noviardi mengingatkan adanya tantangan yang harus diantisipasi pemerintah. Menurutnya, peningkatan permintaan masyarakat berpotensi memicu inflasi apabila tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas produksi.

Ia menjelaskan, ketika daya beli masyarakat meningkat sementara pasokan barang dan jasa belum mampu memenuhi permintaan, maka tekanan terhadap harga akan sulit dihindari.

“Hubungan antara pengangguran dan inflasi ibarat dua sisi mata uang. Ketika ekonomi tumbuh dan pengangguran menurun, daya beli masyarakat ikut meningkat. Persoalannya muncul ketika laju permintaan lebih cepat dibanding kemampuan sektor produksi menyediakan barang dan jasa. Dalam kondisi seperti itu, tekanan harga akan sulit dihindari,” jelasnya.

Karena itu, Noviardi menilai pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada penurunan angka pengangguran. Menurutnya, tantangan pada paruh kedua 2026 adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan stabilitas harga.

Ia menyarankan agar stimulus untuk mendorong konsumsi masyarakat dibarengi dengan penguatan sektor produksi sehingga pasokan tetap terjaga dan inflasi dapat dikendalikan.

“Pemerintah harus mampu menjaga keseimbangan secara presisi. Stimulus terhadap sisi permintaan harus dibarengi penguatan sektor produksi agar pasokan tetap terjaga. Jika kapasitas produksi tidak ditingkatkan, perbaikan pasar kerja yang saat ini terjadi berpotensi memicu inflasi yang lebih tinggi dan pada akhirnya menggerus daya beli masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layanan Bank 9 Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Klaim Dana Nasabah Rp5,5 Miliar Terkuras

    Layanan Bank 9 Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Klaim Dana Nasabah Rp5,5 Miliar Terkuras

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gangguan layanan perbankan Bank Jambi atau Bank 9 Jambi masih berlanjut hingga hari ini. Tidak hanya layanan e-banking yang tak bisa diakses, sejumlah nasabah juga melaporkan kartu ATM mereka tidak dapat digunakan untuk menarik uang. Situasi ini memicu kepanikan, ditandai dengan antrean panjang di sejumlah mesin ATM di Kota Jambi dan sekitarnya. Di […]

  • Puluhan Gubernur Temui Menkeu Purbaya, Protes Pemotongan Dana Transfer ke Daerah Rp226 Triliun

    Puluhan Gubernur Temui Menkeu Purbaya, Protes Pemotongan Dana Transfer ke Daerah Rp226 Triliun

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Puluhan gubernur dan wakil gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia mendatangi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/10/2025). Pertemuan itu berlangsung panas setelah para kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (Appsi) menyampaikan protes keras atas kebijakan pemotongan transfer ke daerah (TKD) dalam APBN […]

  • Airlangga Hartarto Bahas Kerja Sama Mobil Nasional  dengan Hyundai

    Airlangga Hartarto Bahas Kerja Sama Mobil Nasional  dengan Hyundai

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Presiden Hyundai Motor Group, Amb. Sung Kim, di Gyeongju, Republik Korea, saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Indonesia dan Hyundai, terutama di sektor investasi otomotif, pengembangan mobil nasional, serta kendaraan berteknologi masa […]

  • Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian global pada 2026 diperkirakan menghadapi tekanan serius akibat meningkatnya eskalasi geopolitik internasional. Ketegangan politik di Iran serta manuver agresif Amerika Serikat di berbagai kawasan dinilai berpotensi menekan nilai tukar Rupiah dan memperberat beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menyampaikan bahwa meski […]

  • Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

    Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia menilai dampak kebijakan global Amerika Serikat (AS) termasuk kebijakan tarif, terhadap kinerja ekspor Indonesia relatif terbatas. Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Aaditya Mattoo menjelaskan total tarif yang dihadapi Indonesia saat ini masih di bawah 20 persen, sebanding dengan Vietnam, meski sedikit lebih tinggi dibanding Malaysia dan Thailand. […]

  • Harga Minyak Tembus US1,78 per Barel

    Harga Minyak Tembus US$111,78 per Barel

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali menanjak tajam pada Rabu, 29 April 2026, memperpanjang reli lebih dari sepekan terakhir. Kenaikan ini didorong eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan energi global. Mengutip laporan Reuters, minyak mentah Brent kontrak Juni naik 0,47 persen menjadi US$111,78 per barel. Penguatan ini menandai kenaikan selama delapan hari berturut-turut, […]

expand_less