Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Regional » Pengamat: Penurunan Pengangguran Awal 2026 Jadi Sinyal Positif, Risiko Inflasi Tetap Harus Diwaspadai

Pengamat: Penurunan Pengangguran Awal 2026 Jadi Sinyal Positif, Risiko Inflasi Tetap Harus Diwaspadai

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tren penurunan angka pengangguran di Indonesia pada awal 2026 mendapat apresiasi dari pengamat ekonomi, Noviardi Ferzi. Meski demikian, ia mengingatkan pemerintah agar tetap mewaspadai potensi meningkatnya inflasi di tengah membaiknya kondisi pasar tenaga kerja.

Berdasarkan data terbaru, jumlah pengangguran di Indonesia turun dari 7,46 juta orang pada Agustus 2025 menjadi 7,24 juta orang pada Februari 2026. Sejalan dengan itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menurun dari 4,85 persen menjadi 4,68 persen.

Menurut Noviardi, penurunan tersebut menunjukkan meningkatnya kemampuan pasar kerja dalam menyerap tenaga kerja, terutama pada sektor-sektor strategis yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Secara riil terlihat adanya geliat baru di sektor industri, ekonomi digital, UMKM, serta meningkatnya arus investasi. Faktor-faktor inilah yang menjadi penggerak utama penyerapan tenaga kerja pada awal tahun ini,” ujar Noviardi, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut sejalan dengan teori ekonomi Keynesian yang menempatkan permintaan agregat sebagai faktor utama yang mendorong aktivitas ekonomi. Ketika permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa meningkat, pelaku usaha akan memperluas kapasitas produksi sehingga membutuhkan tambahan tenaga kerja.

“Pasar tenaga kerja bergerak ke arah yang lebih produktif karena kebutuhan terhadap pekerja meningkat. Namun, capaian ini belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, kualitas pekerjaan yang tercipta masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius,” katanya.

Di balik tren positif tersebut, Noviardi mengingatkan adanya tantangan yang harus diantisipasi pemerintah. Menurutnya, peningkatan permintaan masyarakat berpotensi memicu inflasi apabila tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas produksi.

Ia menjelaskan, ketika daya beli masyarakat meningkat sementara pasokan barang dan jasa belum mampu memenuhi permintaan, maka tekanan terhadap harga akan sulit dihindari.

“Hubungan antara pengangguran dan inflasi ibarat dua sisi mata uang. Ketika ekonomi tumbuh dan pengangguran menurun, daya beli masyarakat ikut meningkat. Persoalannya muncul ketika laju permintaan lebih cepat dibanding kemampuan sektor produksi menyediakan barang dan jasa. Dalam kondisi seperti itu, tekanan harga akan sulit dihindari,” jelasnya.

Karena itu, Noviardi menilai pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada penurunan angka pengangguran. Menurutnya, tantangan pada paruh kedua 2026 adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan stabilitas harga.

Ia menyarankan agar stimulus untuk mendorong konsumsi masyarakat dibarengi dengan penguatan sektor produksi sehingga pasokan tetap terjaga dan inflasi dapat dikendalikan.

“Pemerintah harus mampu menjaga keseimbangan secara presisi. Stimulus terhadap sisi permintaan harus dibarengi penguatan sektor produksi agar pasokan tetap terjaga. Jika kapasitas produksi tidak ditingkatkan, perbaikan pasar kerja yang saat ini terjadi berpotensi memicu inflasi yang lebih tinggi dan pada akhirnya menggerus daya beli masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Mandiri Salurkan Kredit Mikro ke Debitur Perempuan Rp53,7 Triliun

    Bank Mandiri Salurkan Kredit Mikro ke Debitur Perempuan Rp53,7 Triliun

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendorong inklusivitas ekonomi melalui penyaluran kredit mikro kepada lebih dari 654 ribu perempuan pelaku usaha di berbagai daerah sebesar Rp53,7 triliun hingga kuartal II 2025. Outstanding pembiayaan tersebut meningkat 13,5 persen (year on year/yoy) jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah tersebut setara 53 persen dari total […]

  • Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Angso Duo Naik hingga 25 Persen

    Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Angso Duo Naik hingga 25 Persen

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil menjelang bulan Ramadhan 2026. Namun, beberapa komoditas hortikultura, khususnya cabai, mulai mengalami kenaikan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per 12 Februari 2026, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil naik 25 persen menjadi Rp […]

  • rilis BPS Provinsi Jambi Play Button

    Ekonomi Jambi Triwulan III 2025 Tumbuh 4,77 Persen, Ini Kabupaten dengan Kontribusi Pertumbuhan Tertinggi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi pada triwulan III 2025 tumbuh 4,77 persen. Angka itu disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo pada rilis bersama Berita Resmi Statistik Rabu (5/11). Menurut Agus, meski tumbuh 4,77 persen (yoy), walakin angka ini melambat dibanding pertumbuhan pada triwulan II tahun 2025. “Triwulan lalu pertumbuhan di angka 4,99 persen. […]

  • debt collector

    Awas, Data 18 Ribu Kendaraan Bocor di Dewa Matel

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah harus mengambil tindakan terhadap aplikasi yang membuka akses data pribadi ke publik. Belakangan ramai perbicangan aplikasi salah satunya Dewa Matel. Siapa nyana, aplikasi itu memuat lebih dari 18.000 data kendaraan bermotor milik masyarakat Indonesia. Aplikasi tersebut diduga kuat digunakan oleh agen lapangan atau mata elang (matel) untuk melacak kendaraan dengan kredit bermasalah. […]

  • 7 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Kecil agar Tetap Berpeluang Cuan Besar

    7 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Kecil agar Tetap Berpeluang Cuan Besar

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memulai bisnis tidak selalu harus dengan modal besar. Banyak pelaku usaha justru berhasil membangun bisnis dari skala kecil hingga berkembang pesat berkat perencanaan matang dan strategi yang tepat. Bagi calon wirausaha dengan keterbatasan modal, kunci utama bukan hanya soal uang, tetapi juga ketekunan, kreativitas, dan kemampuan membaca peluang pasar. Berikut sejumlah tips yang […]

  • Tingkatkan Prestasi Pecatur Junior, Pengprov Percasi Jambi Gelar Coaching Clinic Bersama FM Rian Kapiraga

    Tingkatkan Prestasi Pecatur Junior, Pengprov Percasi Jambi Gelar Coaching Clinic Bersama FM Rian Kapiraga

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam upaya meningkatkan prestasi dan kualitas pecatur junior di Provinsi Jambi, Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi bekerja sama dengan Rumah Catur Jambi menggelar program coaching clinic bersama FIDE Master (FM) Rian Kapiraga, pecatur terbaik regional Sumatra. Ketua Umum Pengprov Percasi Jambi, Mario Liberty Siregar, mengatakan bahwa kegiatan coaching clinic […]

expand_less