Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Awas, Data 18 Ribu Kendaraan Bocor di Dewa Matel

Awas, Data 18 Ribu Kendaraan Bocor di Dewa Matel

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah harus mengambil tindakan terhadap aplikasi yang membuka akses data pribadi ke publik. Belakangan ramai perbicangan aplikasi salah satunya Dewa Matel.

Siapa nyana, aplikasi itu memuat lebih dari 18.000 data kendaraan bermotor milik masyarakat Indonesia. Aplikasi tersebut diduga kuat digunakan oleh agen lapangan atau mata elang (matel) untuk melacak kendaraan dengan kredit bermasalah.

Melansir Kompas.com, pengamat keamanan siber menilai, praktik tersebut bukan sekadar kelalaian, melainkan pelanggaran serius terhadap prinsip perlindungan data pribadi. “Kalau ada di aplikasi dan bisa diakses orang awam, itu sudah pelanggaran luar biasa,” ujar pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya pekan lalu.

Menurut Alfons, keberadaan aplikasi seperti Dewa Matel secara jelas melanggar Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Hanya dengan memasukkan nomor polisi kendaraan, pengguna dapat mengakses berbagai data sensitif, mulai dari nomor mesin, nomor rangka, nama pemilik, lembaga pembiayaan, hingga status kredit kendaraan.

“Dari sisi privasi data, ini jelas melanggar UU PDP. Data kendaraan itu data pribadi. Plat nomor, nomor mesin, nomor rangka, nama pemilik, nama leasing, tahun kendaraan semuanya bisa diakses hanya dengan instal aplikasi. Itu tidak dibenarkan,” kata Alfons.

Menurutnya persoalan ini tidak bisa dilepaskan dari praktik penagihan kredit bermasalah di industri pembiayaan. “Soal bocornya data, itu harus ditelusuri sumbernya dari mana. Apakah dari lembaga pembiayaan atau pihak lain. Data digital itu sifatnya sekali bocor akan bocor selamanya dan tidak bisa dibatalkan. Tapi tetap harus dicari siapa yang membocorkan, dan pihak itulah yang harus ditindak,” kata Alfons.

Ia menduga kebocoran data bisa terjadi dalam rantai panjang penagihan kredit, termasuk melalui penggunaan jasa outsourcing oleh perusahaan pembiayaan. Dalam praktiknya, antarpenyedia jasa penagihan dimungkinkan saling berbagi data, lalu data tersebut dikompilasi menjadi basis data aplikasi seperti Dewa Matel.

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Swiss-Belhotel Jambi Nusantara Feast, Sensasi Bersantap All You Can Eat dari Ketinggian Kota

    Swiss-Belhotel Jambi Nusantara Feast, Sensasi Bersantap All You Can Eat dari Ketinggian Kota

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Swiss-Belhotel Jambi menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda melalui program makan siang bertema “Nusantara Feast”. Berlokasi di The View, restoran di lantai rooftop Swiss-Belhotel Jambi dengan panorama Kota Jambi, promo ini berlangsung setiap hari Senin hingga Jumat, pukul 12.00-15.00 WIB, mulai 20 Oktober hingga 28 November 2025. Dengan konsep all-you-can-eat, pengunjung dapat menikmati beragam […]

  • Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo Jambi Relatif Terkendali

    Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo Jambi Relatif Terkendali

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per Rabu (14/1/2026). Dari sejumlah komoditas utama, mayoritas bahan pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan. Beras medium hingga premium masih dipasarkan pada kisaran harga sebelumnya, di antaranya beras Belido Rp 15.000 […]

  • Rupiah Loyo Lagi! Segini Kurs Jual-Beli di 4 Bank Besar

    Rupiah Loyo Lagi! Segini Kurs Jual-Beli di 4 Bank Besar

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap rupiah belum hilang. Mata uang Indonesia kembali tidak berdaya menghadapi dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (15/9/2026). Mengutip Antara, rupiah dibuka di level Rp17.670 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 1 poin atau 0,01 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.669 per dolar AS. Pelemahan memang terbilang tipis. […]

  • Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

    Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,35 juta orang pada November 2025. Angka tersebut menurun dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 7,46 juta orang. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, dari total 155,27 juta angkatan kerja, sebanyak 147,91 juta orang telah bekerja, sementara sisanya belum terserap pasar tenaga kerja. “Angkatan […]

  • Rupiah Keok Lagi! Dolar AS Bertahan di Atas Rp17.600

    Rupiah Keok Lagi! Dolar AS Bertahan di Atas Rp17.600

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah masih tak berdaya menghadapi dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia kembali melemah pada awal perdagangan Senin (14/9/2026). Mengutip Antara, rupiah dibuka di level Rp17.614 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 3 poin atau 0,2 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.611 per dolar AS. Terkait pelemahan yang terjadi itu, […]

  • Borong Emas Sekarang? Harga Antam, UBS, hingga Galeri24 di Pegadaian Kompak Turun

    Borong Emas Sekarang? Harga Antam, UBS, hingga Galeri24 di Pegadaian Kompak Turun

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ada kabar baik bagi masyarakat Jambi yang tengah berburu logam mulia. Harga emas di Pegadaian kompak mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Koreksi terjadi pada seluruh produk emas, mulai dari Antam, UBS hingga Galeri24. Mengutip laman Sahabat Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram kini menjadi Rp2.736.000. Turun sebesar Rp15.000 dibandingkan hari sebelumnya. […]

expand_less