Kamis, 14 Mei 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengingatkan bahwa di balik pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan sistem pembayaran nasional, ancaman serangan siber semakin meningkat dan perlu diwaspadai oleh seluruh pihak. Menurut Perry, perkembangan teknologi digital di Indonesia saat ini menjadi salah satu yang tercepat di dunia. Namun, semakin canggih teknologi, semakin tinggi pula risiko keamanannya, terutama terhadap potensi serangan siber yang dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan dan kepercayaan publik.

“Kita harus tahu bahwa digital mengandung risiko. Semakin maju digital, semakin besar pula risiko serangan siber,” ujar Perry dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia & Indonesia Fintech Summit & Expo 2025, Kamis (30/10/2025).

BI mencatat, pertumbuhan sistem pembayaran digital Indonesia saat ini termasuk paling cepat secara global. Namun, Perry menegaskan bahwa perlu keseimbangan antara inovasi dan perlindungan konsumen agar kemajuan tersebut tidak menimbulkan kerentanan baru di sektor keuangan.

Ia juga menyoroti peningkatan kasus phishing, yaitu upaya penipuan dengan mencuri data pribadi seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau informasi perbankan dengan berpura-pura sebagai lembaga resmi. Praktik semacam ini, katanya, semakin marak seiring peningkatan aktivitas digital masyarakat.

Untuk itu, BI terus memperkuat sistem keamanan digital dan mengajak seluruh pelaku industri, termasuk perbankan dan fintech, agar bersama-sama meningkatkan edukasi dan perlindungan terhadap masyarakat pengguna layanan digital.

Selain keamanan siber, Perry juga menegaskan pentingnya penerapan prinsip Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) guna menghindari penyalahgunaan teknologi finansial untuk aktivitas ilegal.

“Kita harus memastikan ekonomi dan keuangan digital maju untuk rakyat, tapi juga aman, terlindungi, dan bebas dari praktik pencucian uang serta pendanaan terorisme,” tegas Perry.

Sebelumnya, BI memproyeksikan volume transaksi ekonomi digital Indonesia akan meningkat signifikan hingga 147 miliar transaksi pada 2030, mencerminkan potensi besar yang harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur keamanan digital yang mumpuni.

Dengan langkah-langkah tersebut, Bank Indonesia berkomitmen menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan konsumen agar transformasi digital dapat berjalan secara inklusif, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Tembus US5 AS per Barel

    Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Tembus US$105 AS per Barel

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali melonjak pada Senin (16/3/2026) seiring meningkatnya ketegangan konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Lonjakan tersebut mendorong harga minyak mentah global menembus level 105 dollar AS per barel. Kontrak berjangka minyak mentah Brent tercatat naik 2,01 dollar AS atau sekitar 1,95 persen menjadi 105,15 dollar AS per barel. […]

  • Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 15 Persen

    Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 15 Persen

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri, sejumlah harga bahan pokok di Kota Jambi mulai menunjukkan pergerakan. Berdasarkan pantauan terbaru, kenaikan harga terutama terjadi pada komoditas cabai di Pasar Rakyat Talang Banjar. Data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKO) dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 13 Maret 2026 menunjukkan sebagian besar harga sembako masih […]

  • Menkeu Purbaya: Ekonomi China Masih Kuat, Tak Percaya Akan Hancur dalam Waktu Dekat

    Menkeu Purbaya: Ekonomi China Masih Kuat, Tak Percaya Akan Hancur dalam Waktu Dekat

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya tidak percaya bahwa ekonomi China akan hancur dalam waktu dekat. Menurutnya, meski menunjukkan tanda-tanda perlambatan, fundamental ekonomi Negeri Tirai Bambu masih kuat dengan dukungan kebijakan pemerintah yang efektif. Purbaya menyampaikan hal itu dalam Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Selasa […]

  • Harga Tiket Mudik Naik Tajam, Pemudik di Terminal Jatijajar Depok Mengeluh

    Harga Tiket Mudik Naik Tajam, Pemudik di Terminal Jatijajar Depok Mengeluh

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga tiket bus menjelang arus mudik Lebaran 2026 dikeluhkan para calon penumpang di Terminal Jatijajar. Kenaikan tarif yang signifikan dinilai memberatkan, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Sejak Selasa (17/3/2026) pagi, terminal tersebut mulai dipadati pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Salah satu pemudik, […]

  • BKPM: Belum Ada Investor Asing yang Berkomitmen Konkret di Proyek DME Batu Bara Indonesia

    BKPM: Belum Ada Investor Asing yang Berkomitmen Konkret di Proyek DME Batu Bara Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mengungkapkan hingga saat ini belum ada perusahaan asing yang menunjukkan minat konkret untuk berinvestasi dalam proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) di Indonesia. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan mengatakan, pihaknya belum mencatat adanya investor asing yang secara resmi menyatakan komitmen untuk […]

  • Laba Bersih Bank Danamon Indonesia Tembus Rp1,1 Triliun, Kredit dan CASA Tumbuh di Kuartal I-2026

    Laba Bersih Bank Danamon Indonesia Tembus Rp1,1 Triliun, Kredit dan CASA Tumbuh di Kuartal I-2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Danamon Indonesia mencatat kinerja positif pada awal 2026. Laba bersih konsolidasian mencapai Rp 1,1 triliun pada kuartal I-2026, tumbuh 35 persen secara tahunan. Kinerja ini ditopang pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, serta perbaikan kualitas aset. Laba operasional bank tercatat sebesar Rp 1,6 triliun, didorong efisiensi biaya kredit yang membaik 13 persen. Direktur Utama […]

expand_less