Senin, 29 Jun 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengingatkan bahwa di balik pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan sistem pembayaran nasional, ancaman serangan siber semakin meningkat dan perlu diwaspadai oleh seluruh pihak. Menurut Perry, perkembangan teknologi digital di Indonesia saat ini menjadi salah satu yang tercepat di dunia. Namun, semakin canggih teknologi, semakin tinggi pula risiko keamanannya, terutama terhadap potensi serangan siber yang dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan dan kepercayaan publik.

“Kita harus tahu bahwa digital mengandung risiko. Semakin maju digital, semakin besar pula risiko serangan siber,” ujar Perry dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia & Indonesia Fintech Summit & Expo 2025, Kamis (30/10/2025).

BI mencatat, pertumbuhan sistem pembayaran digital Indonesia saat ini termasuk paling cepat secara global. Namun, Perry menegaskan bahwa perlu keseimbangan antara inovasi dan perlindungan konsumen agar kemajuan tersebut tidak menimbulkan kerentanan baru di sektor keuangan.

Ia juga menyoroti peningkatan kasus phishing, yaitu upaya penipuan dengan mencuri data pribadi seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau informasi perbankan dengan berpura-pura sebagai lembaga resmi. Praktik semacam ini, katanya, semakin marak seiring peningkatan aktivitas digital masyarakat.

Untuk itu, BI terus memperkuat sistem keamanan digital dan mengajak seluruh pelaku industri, termasuk perbankan dan fintech, agar bersama-sama meningkatkan edukasi dan perlindungan terhadap masyarakat pengguna layanan digital.

Selain keamanan siber, Perry juga menegaskan pentingnya penerapan prinsip Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) guna menghindari penyalahgunaan teknologi finansial untuk aktivitas ilegal.

“Kita harus memastikan ekonomi dan keuangan digital maju untuk rakyat, tapi juga aman, terlindungi, dan bebas dari praktik pencucian uang serta pendanaan terorisme,” tegas Perry.

Sebelumnya, BI memproyeksikan volume transaksi ekonomi digital Indonesia akan meningkat signifikan hingga 147 miliar transaksi pada 2030, mencerminkan potensi besar yang harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur keamanan digital yang mumpuni.

Dengan langkah-langkah tersebut, Bank Indonesia berkomitmen menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan konsumen agar transformasi digital dapat berjalan secara inklusif, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Logan Paul Jual Kartu Pokémon Langka Rp 278 Miliar, Pecahkan Rekor Dunia

    Logan Paul Jual Kartu Pokémon Langka Rp 278 Miliar, Pecahkan Rekor Dunia

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – YouTuber sekaligus pengusaha asal Amerika Serikat, Logan Paul, kembali mencatatkan rekor dunia setelah berhasil menjual satu kartu Pokémon langka dengan nilai fantastis. Kartu tersebut terjual seharga USD 16,49 juta atau setara Rp 278 miliar, menjadikannya kartu trading termahal yang pernah dilepas ke publik. Kartu yang dijual merupakan Pikachu Illustrator, salah satu kartu Pokémon […]

  • Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

    Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah langkah pemerintah melakukan nasionalisasi kebun sawit ilegal, pelaku usaha dan petani sawit meminta kepastian hukum agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang merugikan masyarakat. Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) menilai penertiban lahan sawit ilegal perlu disertai mekanisme hukum yang jelas, transparan, dan membuka ruang dialog antara pemerintah […]

  • Harga Tiket Pesawat Jeddah-Jakarta Melonjak, Puluhan Ribu Jemaah Umrah RI Terancam Tertahan

    Harga Tiket Pesawat Jeddah-Jakarta Melonjak, Puluhan Ribu Jemaah Umrah RI Terancam Tertahan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tiket pesawat rute Jeddah-Jakarta melonjak tajam imbas eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Kondisi ini memicu risiko tertahannya puluhan ribu jemaah umrah asal Indonesia di Tanah Suci, sekaligus menambah beban biaya perjalanan. Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Anggawira, mengatakan, lonjakan harga tiket terjadi di tengah pembatalan sejumlah penerbangan […]

  • Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Dunia Berpeluang Tembus 4.700 Dolar

    Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Dunia Berpeluang Tembus 4.700 Dolar

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi. Saat ini sudah di level 4.591 dolar AS per troy ounce dan berpeluang melanjutkan penguatan dalam sepekan ke depan. Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuabi mengatakan kenaikan ini dipicu kombinasi faktor politik Amerika Serikat (AS), kebijakan bank sentral, hingga memanasnya tensi geopolitik global. Kenaikan ini […]

  • Eropa Tolak Permintaan Trump Kirim Militer ke Selat Hormuz, Jerman dan Inggris Pilih Jalur Diplomasi

    Eropa Tolak Permintaan Trump Kirim Militer ke Selat Hormuz, Jerman dan Inggris Pilih Jalur Diplomasi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah pemimpin Eropa menolak permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengerahkan kekuatan militer dalam menjaga keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz yang tengah memanas akibat konflik Timur Tengah. Dalam pertemuan Uni Eropa di Brussels, Belgia, Senin (16/3/2026), Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menegaskan bahwa negaranya belum memiliki rencana untuk terlibat dalam […]

  • Bank Sampoerna Gandeng Fintech, Permudah Akses Kredit untuk UMKM di Seluruh Indonesia

    Bank Sampoerna Gandeng Fintech, Permudah Akses Kredit untuk UMKM di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Komitmen itu diwujudkan lewat kerja sama strategis dengan sejumlah perusahaan teknologi finansial (fintech) untuk memperluas jangkauan penyaluran kredit hingga ke pelosok daerah. Direktur Bank Sampoerna, Hendra Rahardja, mengatakan bahwa sinergi antara perbankan dan fintech […]

expand_less