Rabu, 24 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Tiket Mudik Naik Tajam, Pemudik di Terminal Jatijajar Depok Mengeluh

Harga Tiket Mudik Naik Tajam, Pemudik di Terminal Jatijajar Depok Mengeluh

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga tiket bus menjelang arus mudik Lebaran 2026 dikeluhkan para calon penumpang di Terminal Jatijajar. Kenaikan tarif yang signifikan dinilai memberatkan, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Sejak Selasa (17/3/2026) pagi, terminal tersebut mulai dipadati pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Salah satu pemudik, Mohammad Halim, mengaku harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli tiket bus tujuan Pariaman, Sumatera Barat.

“Harga tiket sekarang naik. Biasanya Rp600 ribu, sekarang jadi Rp800 ribu,” ujar Halim saat ditemui di lokasi.

Ia menuturkan, tiket tersebut bahkan sudah dipesan sejak sepekan sebelumnya karena khawatir kehabisan. Meski demikian, harga yang didapat tetap lebih tinggi dari tarif normal.

Menurut Halim, kenaikan harga tiket menjadi beban tersendiri bagi masyarakat yang setiap tahun melakukan perjalanan mudik.

“Kalau untuk masyarakat seperti saya cukup berat, karena tiap tahun naik,” katanya.

Kondisi ini mencerminkan tingginya permintaan transportasi darat menjelang Lebaran, yang kerap diikuti lonjakan harga tiket, terutama pada rute-rute favorit menuju Sumatera dan Jawa Tengah.

Di sisi lain, fenomena unik juga terlihat di area terminal. Seorang pemudik bernama Lisa berusaha membawa kucing peliharaannya untuk ikut mudik ke Purwokerto, Jawa Tengah.

Lisa mengaku terpaksa membawa kucing Persia miliknya karena tidak ada yang menjaga selama ia pulang kampung. Biaya penitipan hewan di tempat perawatan dinilai cukup mahal untuk durasi dua pekan.

“Kalau dititipkan di pet shop lumayan mahal, jadi saya bawa saja,” ujarnya.

Namun, pihak bus tidak mengizinkan hewan dibawa ke dalam kabin penumpang. Akhirnya, kucing tersebut ditempatkan di bagasi kendaraan, meski menimbulkan kekhawatiran bagi pemiliknya.

Fenomena ini menunjukkan beragam tantangan yang dihadapi masyarakat saat musim mudik, mulai dari kenaikan biaya transportasi hingga keterbatasan fasilitas bagi penumpang.

Sejumlah kalangan berharap pemerintah dapat mengantisipasi lonjakan harga tiket dengan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, agar tradisi mudik tetap dapat dijalani tanpa beban berlebih.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BYD Atto 3 Terbaru Hadir dengan Pengisian 5 Menit dan Jarak Tempuh 630 Km

    BYD Atto 3 Terbaru Hadir dengan Pengisian 5 Menit dan Jarak Tempuh 630 Km

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD kembali memperbarui SUV listrik andalannya, BYD Atto 3 atau yang dikenal sebagai Yuan Plus di pasar China. Model terbaru ini hadir dengan peningkatan signifikan, terutama pada sektor baterai dan teknologi pengisian daya cepat. Salah satu pembaruan utama adalah penggunaan Blade Battery generasi kedua, yang tersedia dalam dua pilihan kapasitas, yakni 57,545 kWh […]

  • Tambang batubara

    Cuan, Harga Batubara Acuan Naik untuk Semua Kategori

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga batubara acuan atau HBA untuk periode kedua Desember 2025 mengalami kenaikan. Kenaikan ini terjadi untuk semua kategori. Kenaikan tertinggi terjadi pada batubara dengan kandungan kalori tertinggi (6.322 GAR), yakni naik 2,55 dolar AS. Dengan kenaikan ini, harga batubara acuan 6.322 GAR di angka 100,81 dolar AS. Berdasarkan SK Kemen ESDM berikut harga […]

  • Oktober 2025, Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$ 423,9 Miliar

    Oktober 2025, Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$ 423,9 Miliar

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 menurun. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso membeberkan, posisi ULN Indonesia pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$ 423,9 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi ULN pada September 2025 sebesar US$ 425,6 miliar. Meski demikian, secara tahunan ULN Indonesia tercatat tumbuh. […]

  • Prabowo Subianto Wajibkan Ekspor Sawit dan Batu Bara Lewat BUMN

    Prabowo Subianto Wajibkan Ekspor Sawit dan Batu Bara Lewat BUMN

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mewajibkan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN). Kebijakan ini menyasar komoditas utama seperti kelapa sawit, batu bara, dan ferro alloy. Dalam pidatonya di DPR, Prabowo menyinggung praktik lama yang merugikan penerimaan negara mulai dari underinvoicing, transfer pricing, hingga pelarian devisa hasil ekspor […]

  • Pemkot Jambi Usulkan Tambahan 50.000 Jaringan Gas Rumah Tangga pada 2026

    Pemkot Jambi Usulkan Tambahan 50.000 Jaringan Gas Rumah Tangga pada 2026

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi kembali mengusulkan perluasan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) kepada pemerintah pusat. Pada 2026, Pemkot Jambi mengajukan tambahan sekitar 50.000 sambungan rumah (SR) sebagai bagian dari upaya memperluas akses energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat. Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Jambi, saat melakukan audiensi […]

  • Rupiah Tak Berdaya! Ditutup Melemah ke Rp17.762 per Dolar AS

    Rupiah Tak Berdaya! Ditutup Melemah ke Rp17.762 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Rabu (17/6/2026) sore. Mata uang Indonesia melemah 37 poin atau 0,21 persen menjadi Rp17.762 per dolar AS, dari posisi penutupan sebelumnya Rp17.725 per dolar AS. Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen eksternal dan domestik yang masih menjadi perhatian pelaku pasar. Dari eksternal, […]

expand_less