Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Melemah, Investor Tunggu Data PDB Indonesia

Rupiah Melemah, Investor Tunggu Data PDB Indonesia

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah merosot lagi. Dibuka saat mengawali perdagangan Kamis (5/2/2026), rupiah bergerak melemah 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.805 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.777 per dolar AS.

Pelemahan rupiah terjadi seiring rilis data ekonomi AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,04% ke 97,65.

Bersamaan dengan rupiah, beberapa mata uang kawasan Asia Pasifik dibuka bervariasi. Yen Jepang melemah 0,03%, dolar Hong Kong menguat 0,03%, dolar Singapura melemah 0,02%, dolar Taiwan melemah 0,20%, dan won Korea Selatan turun 0,19%.

Lalu, yuan China melemah 0,04%, ringgit Malaysia turun 0,26%, dan baht Thailand melemah 0,05% di hadapan dolar AS.

Riset Trading Economics menyebut rupiah berbalik melemah, seiring sentimen pasar yang menjadi lebih hati-hati jelang rilis data domestik penting.

Pada hari ini, Kamis (5/2/2026), pasar menantikan rilis PDB Indonesia kuartal IV/2026, dengan pertumbuhan ekonomi diperkirakan kembali melambat akibat dampak lanjutan dari bencana Sumatra tahun lalu. Sementara itu, data cadangan devisa bulan Januari juga akan dirilis dalam beberapa hari ke depan setelah pada Desember mencapai level tertinggi dalam sembilan bulan.

Di sisi lain, ekspektasi pelonggaran moneter lebih lanjut meningkat setelah pemangkasan suku bunga sebesar 150 bps sejak September 2024, karena Bank Indonesia memprioritaskan pertumbuhan tahun ini di tengah output yang masih di bawah potensi.

Meski demikian, pelemahan rupiah tertahan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan nilai wajar rupiah berada di kisaran Rp16.500.

Secara terpisah, dikonfirmasi bahwa kesepakatan tarif timbal balik antara AS–Indonesia telah diselesaikan dan tinggal menunggu penandatanganan.

Adapun, pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi sebelumnya memperkirakan rupiah akan ditutup melemah pada rentang Rp16.770-Rp16.800 per saham.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Negara Laporkan Kasus Hantavirus, Wabah Bermula dari Kapal MV Hondius

    7 Negara Laporkan Kasus Hantavirus, Wabah Bermula dari Kapal MV Hondius

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah negara melaporkan kasus positif Hantavirus yang diduga terkait dengan penyebaran di kapal pesiar MV Hondius. Data otoritas kesehatan internasional menunjukkan sedikitnya tujuh negara telah mengonfirmasi atau mengidentifikasi kasus suspek infeksi virus tersebut. World Health Organization menyebutkan, dari sejumlah pasien yang terdeteksi, tujuh kasus telah dikonfirmasi dan satu lainnya masih berstatus probable atau […]

  • 27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mengonfirmasi bahwa sekitar 27.000 hektare lahan padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terdampak banjir besar yang terjadi sejak akhir November 2025. Dari total tersebut, 385 hektare dipastikan mengalami kerusakan berat atau puso, sementara sekitar 200 hektare lahan jagung turut terdampak. Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan angka tersebut berasal […]

  • Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

    Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kembalinya investor asing ke pasar saham domestik sebagai sinyal positif, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada perdagangan Senin (2/2/2026). Penjabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK yang juga Wakil Ketua DK OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp […]

  • Hyundai Tawarkan Mobil Desain Penumpang untuk Proyek Mobnas

    Hyundai Tawarkan Mobil Desain Penumpang untuk Proyek Mobnas

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) ingin turut berkontribusi dalam proyek mobil nasional (Mobnas). Proposal sudah diajukan dan kabarnya sedang dalam tahap peninjauan. Pemerintah telah mengusulkan program mobil nasional untuk ditetapkan sebagai proyek strategis nasional (PSN). Langkah ini sejalan dengan keinginan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut bahwa Indonesia mampu memproduksi mobil buatan sendiri […]

  • Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian global pada 2026 diperkirakan menghadapi tekanan serius akibat meningkatnya eskalasi geopolitik internasional. Ketegangan politik di Iran serta manuver agresif Amerika Serikat di berbagai kawasan dinilai berpotensi menekan nilai tukar Rupiah dan memperberat beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menyampaikan bahwa meski […]

  • Stok BBM Disebut Tinggal 23 Hari, Al Haris Panggil Pertamina

    Stok BBM Disebut Tinggal 23 Hari, Al Haris Panggil Pertamina

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, menyoroti isu nasional mengenai ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) yang disebut-sebut hanya cukup untuk sekitar 23 hari ke depan. Isu tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat saat mendekati Hari Raya Idul Fitri. Menurut Al Haris, pemerintah provinsi akan segera menggelar rapat koordinasi bersama Forum […]

expand_less