Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pertamina NRE Terbitkan 35.475 Ton Kredit Karbon Baru, 90% Langsung Terserap Pasar

Pertamina NRE Terbitkan 35.475 Ton Kredit Karbon Baru, 90% Langsung Terserap Pasar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) kembali menerbitkan kredit karbon dengan total volume 35.475 ton CO2e yang bersumber dari pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. Kredit karbon tersebut langsung mendapatkan respons positif dari pasar, dengan 90,4% atau 32.060 ton CO2e sudah terjual kepada perusahaan nasional lintas sektor.

Menurut Pertamina NRE, pemanfaatan karbon dari PLTBg Sei Mangkei setara dengan pengurangan emisi lebih dari 8.000 mobil berbahan bakar bensin, atau setara penanaman 570.000 pohon per tahun. Respons cepat pasar menunjukkan meningkatnya kebutuhan industri terhadap instrumen offset karbon seiring pengetatan standar emisi.

CEO Pertamina NRE, John Anis, mengakui penyerapan pasar terjadi lebih cepat dari ekspektasi. “Ini menunjukkan permintaan kredit karbon di Indonesia sangat tinggi. Kami optimistis perdagangan karbon nasional akan tumbuh pesat seiring regulasi yang semakin matang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (15/11/2025).

Kredit karbon dari PLTBg Sei Mangkei dihitung dari pemanfaatan limbah cair kelapa sawit (palm oil mill effluent/POME) yang diolah menggunakan teknologi covered lagoon, menghasilkan energi terbarukan sekaligus menurunkan emisi dari limbah industri sawit.

Pertamina NRE juga mengapresiasi langkah pemerintah yang menandatangani mutual recognition agreement (MRA) dengan lembaga standar karbon internasional seperti Verra dan Gold Standard. Kebijakan tersebut membuka peluang lebih besar bagi kredit karbon Indonesia untuk masuk pasar global.

Sebelumnya, Pertamina NRE telah sukses menjual habis kredit karbon perdana dengan volume 864.209 ton CO2e dari PLTP Lahendong Unit 5 dan 6. Selanjutnya, perusahaan akan segera menerbitkan Volume 3 kredit karbon dari proyek yang sama dengan estimasi 465.131 ton CO2e.

Sebagai pemain besar di sektor energi bersih, Pertamina NRE menegaskan komitmennya untuk terus memperluas portofolio energi terbarukan dan mendukung operasional bursa karbon nasional (IDXCarbon) yang diluncurkan pada 2023.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat kinerja keuangan yang terus tumbuh positif pada semester I 2025. Emiten sektor energi terintegrasi ini membukukan pendapatan sebesar USD 127,6 juta, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat di segmen downstream serta kontribusi stabil dari segmen midstream, yang selama […]

  • Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa Indonesia telah siap untuk mengekspor beras. Namun, pemerintah lebih memilih untuk memperkuat stok terlebih dahulu, sebelum dapat mengirimnya ke negara lain. Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia pada dasarnya telah mencapai swasembada beras. Mengingat stok cadangan beras telah menembus empat juta ton. “Kalau ekspor saja, hari […]

  • Mengenal Rio Christiawan, Pendiri PUM yang Dorong Reforestasi & Perdagangan Karbon

    Mengenal Rio Christiawan, Pendiri PUM yang Dorong Reforestasi & Perdagangan Karbon

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rio Christiawan, Co-Founder sekaligus CEO Pagatan Usaha Makmur (PUM), tengah menjadi sorotan berkat perannya dalam mengembangkan ekonomi hijau dan perdagangan karbon di Indonesia. Melalui pendekatan reforestasi dan nature-based solutions, Rio dinilai sukses membawa PUM menjadi perusahaan yang berfokus pada restorasi ekosistem dan pengurangan emisi karbon. Keyakinan Rio terhadap potensi pasar karbon semakin kuat […]

  • Menperin: Pengangguran Masih 5%, Pemerintah Ambil Langkah Proaktif

    Menperin: Pengangguran Masih 5%, Pemerintah Ambil Langkah Proaktif

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia tengah berada dalam momentum bonus demografi terbesar, dengan penduduk usia produktif mencapai lebih dari 218 juta jiwa. Kondisi ini disebut menjadi kesempatan emas untuk mempercepat pertumbuhan industri nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Agus pada kegiatan Wisuda Bersama Politeknik dan Akademi Komunitas Kementerian Perindustrian 2025 di […]

  • Industri Keramik Nasional Melesat, Importir Ramai-Ramai Beralih ke Skema OEM Lokal

    Industri Keramik Nasional Melesat, Importir Ramai-Ramai Beralih ke Skema OEM Lokal

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebangkitan industri keramik nasional sepanjang 2025 semakin terasa kuat. Setelah pemerintah menerapkan kebijakan Antidumping, Safeguard, dan Standar Nasional Indonesia (SNI) Wajib, sektor keramik dalam negeri kini menunjukkan pemulihan nyata di pasar domestik. Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki), Edy Suyanto, mengungkapkan bahwa kombinasi tiga kebijakan strategis tersebut menciptakan efek berantai yang sangat […]

  • Harga Sembako di Jambi Hari Ini: Cabai Turun, Daging dan Beras Tetap Stabil

    Harga Sembako di Jambi Hari Ini: Cabai Turun, Daging dan Beras Tetap Stabil

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar rakyat di Kota Jambi masih terpantau stabil pada Kamis, 9 Oktober 2025. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga, seperti cabe dan daging ayam broiler, sementara komoditas utama lainnya relatif tidak bergerak. Di Pasar Rakyat Talang […]

expand_less