Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Terkait Redenominasi Rupiah, Pelaku Usaha Perlu Pembaruan Sistem Akuntasi dan Teknologi Informasi

Terkait Redenominasi Rupiah, Pelaku Usaha Perlu Pembaruan Sistem Akuntasi dan Teknologi Informasi

  • account_circle Deddy Rachmawan
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Wacana redenominasi rupiah yang sudah sejak lama diapungkan ke publik, kembali diseriusi oleh pemerintah. Hal ini diketahui mulai diseriusi pemerintah setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029

Dimintai pendapatnya mengenai rencana ini, Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, meminta pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) menyusun jadwal transisi redenominasi rupiah. “Pemerintah bersama Bank Indonesia dan otoritas lain perlu menyiapkan jadwal transisi bertahap,” ujar Josua dilansir Kompas.com.

Yang tak kalah penting adalah, bagaimana pemerintah dan BI harus memastikan pasokan dan distribusi uang baru dilakukan dengan baik. Selain itu, sosialisasi dan edukasi tentang perubahan nominal rupiah juga harus dilakukan sampai pelosok negeri.

“Agar tidak terjadi salah paham antara redenominasi dan pemotongan nilai,” kata Josua. Lebih lanjut, ekonom itu juga mengingatkan para pelaku usaha dan keuangan harus memetakan pembaruan sistem akuntansi dan teknologi informasi (IT) jauh-jauh hari dari pelaksanaan redenominasi rupiah.

“Karena bank dan perusahaan butuh waktu untuk menyesuaikan sistem,” jelas Josua. Tidak hanya itu, pemerintah juga harus mengawasi harga komoditas harian berbasis data selama periode penandaan harga ganda. Tujuannya, untuk mencegah pihak tertentu melakukan pembulatan uang secara berlebihan.

“Perluasan transaksi nontunai dapat membantu menekan biaya logistik uang fisik di lapangan,” kata dia. Rencana redenominasi rupiah Sebelumnya, rencana pemerintah melakukan redenominasi rupiah yang sudah bergulir bertahun-tahun kini semakin terlihat jelas. Melalui redenominasi nilai uang tidak berkurang, namun uang yang sebelumnya Rp 1.000 akan menjadi Rp 1 tanpa mengurangi nilainya di lapangan.

  • Penulis: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • 115 Desa di Aceh Masih Terisolasi hingga Hari ke-21 Pascabencana

    115 Desa di Aceh Masih Terisolasi hingga Hari ke-21 Pascabencana

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBINIS.COM – Sebanyak 115 desa di Provinsi Aceh masih terisolasi hingga hari ke-21 pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. Kondisi ini disebabkan oleh akses jalur darat yang terputus dan belum sepenuhnya pulih. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, keterbatasan akses darat membuat penyaluran bantuan logistik ke wilayah terdampak harus dioptimalkan melalui jalur […]

  • Rupiah Tidak Melawan! Segini Harga Dolar AS di BCA hingga BNI

    Rupiah Tidak Melawan! Segini Harga Dolar AS di BCA hingga BNI

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tak berkutik di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia kembali melemah pada pembukaan perdagangan Rabu (16/9/2026), menandakan tekanan terhadap rupiah belum mereda. Mengutip Antara, rupiah dibuka di level Rp17.730 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 36 poin atau 0,20 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.694 per […]

  • Penjualan Eceran Agustus 2025 Tumbuh Lagi, Dipicu Momen HUT RI

    Penjualan Eceran Agustus 2025 Tumbuh Lagi, Dipicu Momen HUT RI

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah dua bulan berturut-turut melemah, penjualan eceran nasional akhirnya tumbuh lagi pada Agustus 2025. Bank Indonesia (BI) mencatat peningkatan sebesar 0,6% secara bulanan (month to month/MtM), berbalik arah dari kontraksi -4,1% di Juli dan -0,2% di Juni. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa kenaikan ini bersifat musiman karena adanya […]

  • Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Poso dan Maluku, Luruskan Polemik Ceramah di UGM

    Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Poso dan Maluku, Luruskan Polemik Ceramah di UGM

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jusuf Kalla mengumpulkan sejumlah tokoh agama dan pelaku sejarah perdamaian dari Poso dan Maluku untuk memberikan penjelasan terkait ceramahnya yang disampaikan di Universitas Gadjah Mada dan belakangan menimbulkan polemik. Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta, Selasa (21/4/2026), dan dihadiri tokoh lintas agama yang terlibat dalam proses perdamaian Poso dan Maluku, termasuk perwakilan pemerintah. JK […]

  • Cara Cek Desil DTSEN untuk Bansos hingga Pertalite, Bisa Lewat HP

    Cara Cek Desil DTSEN untuk Bansos hingga Pertalite, Bisa Lewat HP

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menggunakan data desil ekonomi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu dasar untuk menentukan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran bantuan sosial (bansos). Data desil juga menjadi perhatian seiring rencana pemerintah melakukan pengaturan penyaluran BBM bersubsidi, termasuk Pertalite, berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Masyarakat yang masuk desil 1 hingga 4 merupakan […]

  • Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Nasional Aman hingga Akhir 2026

    Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Nasional Aman hingga Akhir 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman hingga akhir 2026. Kepastian tersebut terlihat dari meningkatnya stok beras pemerintah serta pasokan minyak goreng yang tetap terjaga di pasar.Berdasarkan data Perum BULOG, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) per 9 Maret 2026 telah mencapai sekitar 3,74 juta ton. Jumlah tersebut diproyeksikan masih akan terus […]

expand_less