Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menkeu Purbaya Bahas TKD dan DBH, Sejumlah Gubernur Minta Potongan Dana Daerah Dikaji Ulang

Menkeu Purbaya Bahas TKD dan DBH, Sejumlah Gubernur Minta Potongan Dana Daerah Dikaji Ulang

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dalam pertemuan dengan para gubernur dari berbagai provinsi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya keseimbangan fiskal nasional. Namun, sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat meninjau kembali pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) karena berpotensi menekan pembangunan di tingkat daerah.

Pertemuan yang digelar di Jakarta, Selasa (7/10/2025), ini dihadiri perwakilan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Agenda utama membahas mekanisme penyaluran TKD dan DBH untuk tahun anggaran 2026, sekaligus menampung aspirasi kepala daerah terkait kebijakan fiskal pusat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos mengungkapkan dana transfer ke provinsinya turun signifikan, dari Rp10 triliun pada 2025 menjadi Rp6,7 triliun pada 2026. Ia menilai pemotongan tersebut akan membuat ruang fiskal daerah makin sempit karena sebagian besar anggaran hanya cukup untuk belanja rutin dan gaji pegawai.

Senada dengan Sherly, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) juga berharap pemotongan TKD dapat dikaji ulang agar pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik tidak terhambat. Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengusulkan agar gaji pegawai negeri daerah dibiayai langsung oleh pemerintah pusat untuk meringankan beban fiskal daerah.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Menkeu Purbaya menegaskan bahwa kebijakan TKD dan DBH akan disesuaikan dengan kondisi keuangan nasional agar tercipta keseimbangan fiskal yang adil dan berkelanjutan. Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas tata kelola anggaran di daerah.

“Semua tergantung pada kepala daerahnya. Kualitas tata kelola dan kinerja birokrasi sangat menentukan efektivitas dana transfer,” ujar Purbaya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat tetap membuka ruang dialog agar sinergi antara pusat dan daerah dapat mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • WIKA Rugi Rp3,21 Triliun pada Q3 2025, Anggaran Infrastruktur Turun Jadi Sorotan

    WIKA Rugi Rp3,21 Triliun pada Q3 2025, Anggaran Infrastruktur Turun Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Wijaya Karya (WIKA) mencatat kerugian Rp3,21 triliun pada kuartal III/2025, berbalik dari laba Rp741 miliar di periode yang sama tahun lalu. Penurunan anggaran infrastruktur nasional menjadi faktor utama merosotnya kinerja perusahaan pelat merah tersebut. Pendapatan WIKA turun tajam 27,5% menjadi Rp9,09 triliun, sehingga laba kotor ikut terkoreksi 28,4%. Direktur Utama WIKA, Agung […]

  • Harga Emas Antam Stagnan, Buyback Turun Rp17.000

    Harga Emas Antam Stagnan, Buyback Turun Rp17.000

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terpantau stagnan pada Kamis (26/3/2026). Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam tak bergerak atau tetap di angka Rp2.850.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam turun dari semula Rp2.507.000 menjadi Rp2.490.000 per gram. Harga tersebut merosot Rp17.000. Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah. Transaksi harga […]

  • Update Harga Emas Pegadaian: Bergerak Variatif!

    Update Harga Emas Pegadaian: Bergerak Variatif!

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang diperjualbelikan di Pegadaian terpantau mengalami pergerakan yang bervariasi pada setiap jenisnya. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian. Berdasarkan data terbaru hari ini, Rabu (22/4/2026), emas cetakan Antam dibanderol seharga Rp2.996.000 per gram. Sementara itu, emas produksi UBS berada di angka Rp2.902.000 per […]

  • Bank Mandiri Salurkan Kredit Mikro ke Debitur Perempuan Rp53,7 Triliun

    Bank Mandiri Salurkan Kredit Mikro ke Debitur Perempuan Rp53,7 Triliun

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendorong inklusivitas ekonomi melalui penyaluran kredit mikro kepada lebih dari 654 ribu perempuan pelaku usaha di berbagai daerah sebesar Rp53,7 triliun hingga kuartal II 2025. Outstanding pembiayaan tersebut meningkat 13,5 persen (year on year/yoy) jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah tersebut setara 53 persen dari total […]

  • Baterai Motor Listrik Lebih Awet hingga 8 Tahun, Ini Cara Perawatan yang Tepat

    Baterai Motor Listrik Lebih Awet hingga 8 Tahun, Ini Cara Perawatan yang Tepat

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    Baterai Motor Listrik Lebih Awet hingga 8 Tahun, Ini Cara Perawatan yang Tepat Penggunaan motor listrik kian meningkat seiring dorongan efisiensi biaya dan isu lingkungan. Namun, komponen utama yang menjadi perhatian pengguna adalah baterai, terutama karena biaya penggantiannya relatif mahal. Mayoritas motor listrik modern menggunakan baterai berbasis Lithium-ion battery. Jenis ini dikenal memiliki daya tahan […]

  • Arus Peti Kemas Tembus 6,42 Juta TEUs, Sinyal Ekonomi Indonesia Menguat di Awal 2026

    Arus Peti Kemas Tembus 6,42 Juta TEUs, Sinyal Ekonomi Indonesia Menguat di Awal 2026

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan ekonomi nasional pada awal 2026 menunjukkan akselerasi yang kian nyata. Indikasinya terlihat dari meningkatnya arus barang yang melintasi pelabuhan pelabuhan utama di Indonesia, dengan lonjakan signifikan pada volume peti kemas. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat, hingga April 2026, arus peti kemas mencapai 6,42 juta Twenty-foot Equivalent Units (TEUs). Angka ini […]

expand_less