Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Purbaya Respons Mundurnya Dirut BEI: Kesalahannya Fatal!

Purbaya Respons Mundurnya Dirut BEI: Kesalahannya Fatal!

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara tentang pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman. Ia mengatakan langkah Iman Rachman tersebut merupakan bentuk tanggung jawab atas terjadinya kekisruhan di pasar modal dalam beberapa hari terakhir.

“Saya pikir ini positif sebagai bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang terjadi di bursa kemarin,” ujar Purbaya kepada awak media,Jumat(30/1/2026).

Purbaya berpendapat BEI tidak bergerak cepat mengatasi kekisruhan yang ada. Khususnya terkait penanganan terhadap laporan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Bila permasalahan di pasar modal dapat berimbas ke pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dia tidak follow-up masukan atau pertanyaan dari MSCI. Itu kesalahan dia yang fatal disitu, sehingga kita mengalami koreksi yang dalam,” terangnya.

Di sisi lain, pemerintah tetap konsisten menjaga fundamental perekonomian. Untuk membenahi kelangsungan fiskal maka pemerintah sedang melakukan rotasi terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

“Kemarin pegawai DJBC saya ganti 35 orang. Minggu depan mungkin sekitar 70 orang pegawai DJP saya ganti,” kata Purbaya.

Dia menegaskan rotasi ini dilakukan untuk pegawai-pegawai yang terindikasi melakukan penyelewengan. Mengingat penerimaan negara tidak mencapai target pada akhir tahun 2025 yang berimbas pada pelebaran defisit hingga mencapai 2,92% dari produk domestik bruto (PDB) atau nyaris mendekati ambang batas sebesar 3% dari PDB.

“Pegawai yang ketahuan main- main saya akan putar ke tempat yang lebih sepi. Jadi kita melakukan perbaikan yang sungguh-sungguh,” tutur Purbaya.

Pemerintah juga menugaskan Satuan Tugas (Satgas) Debottlenecking agar investasi bisa berjalan maksimal. Satgas tersebut bertugas menyelesaikan permasalahan yang menghambat investasi. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pemerintah juga bekerja sama dengan otoritas terkait agar sumber-sumber pertumbuhan ekonomi dalam negeri bisa tumbuh maksimal.

“Jadi perbaikan fondasi perekonomian betul-betul dilakukan dan betul-betul sedang terjadi. Kami juga sudah berkomunikasi lebih dekat dengan bank sentral sehingga likuidasi pasar juga cukup untuk ekonomi tumbuh 6% tahun ini,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Usaha Chandra Daya Investasi (CDIA) Beli Tanah Rp 240 Miliar di Cilegon untuk Ekspansi Gudang

    Anak Usaha Chandra Daya Investasi (CDIA) Beli Tanah Rp 240 Miliar di Cilegon untuk Ekspansi Gudang

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mengumumkan bahwa anak usahanya, PT Chandra Warehouse Cilegon (CWC), telah melakukan pembelian lahan senilai Rp 240 miliar di Kawasan Industri Krakatau I, Cilegon, Banten, untuk mendukung ekspansi bisnis pergudangan. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), disebutkan bahwa pembelian tanah tersebut dilakukan pada 30 Oktober 2025 […]

  • Bursa Asia Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga China, Nikkei & Kospi Melonjak

    Bursa Asia Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga China, Nikkei & Kospi Melonjak

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia-Pasifik kompak menguat pada perdagangan Senin (22/12/2025), seiring sikap wait and see investor menjelang pengumuman keputusan suku bunga acuan China yang dijadwalkan rilis hari ini. Penguatan pasar terjadi di tengah harapan stimulus lanjutan dari Beijing guna menopang pemulihan ekonomi. Suku bunga pinjaman satu tahun (Loan Prime Rate/LPR) menjadi acuan bagi sebagian […]

  • Mendag Budi Santoso Tegaskan Bisnis Online Tak Ganggu Toko Offline

    Mendag Budi Santoso Tegaskan Bisnis Online Tak Ganggu Toko Offline

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan bahwa bisnis daring atau online tidak mengganggu keberlangsungan perdagangan di toko-toko offline. Ia menilai, penjualan online justru membuka ruang lebih besar bagi pedagang untuk memperluas pasar. Menurut Budi, banyak pelaku UMKM yang terbantu dengan hadirnya bisnis online karena model usaha ini selaras dengan perkembangan zaman dan tidak […]

  • Prabowo dan Macron Sepakati Penguatan Kerja Sama RI–Prancis di Sektor Energi hingga Investasi

    Prabowo dan Macron Sepakati Penguatan Kerja Sama RI–Prancis di Sektor Energi hingga Investasi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Selasa (14/4/2026). Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis di berbagai sektor. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, pertemuan empat mata antara kedua kepala negara berlangsung selama lebih dari dua jam dalam suasana […]

  • Terkoreksi, Perak Antam Dijual Rp50.500 per Gram

    Terkoreksi, Perak Antam Dijual Rp50.500 per Gram

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terkoreksi hari ini. Akibat penurunan tersebut perak Antam kini menjadi Rp50.500 per gram. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, Senin (20/4/2026), perak Antam turun harga sebesar Rp900. Sementara itu, sehari sebelumnya perak Antam melesat sebesar Rp1.300 ke level Rp51.400 per gram. Komoditas logam mulia pada perdagangan hari ini kompak […]

  • Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

    Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri properti nasional kembali menunjukkan dinamika penyehatan finansial yang strategis. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melanjutkan strategi efisiensi dan penguatan fundamental dengan melakukan divestasi aset non-produktif di Bali. Pada 11 Desember 2025, APLN menyelesaikan penjualan seluruh kepemilikan saham Perseroan dan entitas anak PT Kencana Unggul Sukses (KUS) di PT Karya Pratama Propertindo […]

expand_less