Jumat, 7 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Daftar Harga Pupuk Subsidi dan Non Subsidi Juni 2026: Urea hingga NPK

Daftar Harga Pupuk Subsidi dan Non Subsidi Juni 2026: Urea hingga NPK

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah menetapkan daftar harga pupuk subsidi dan non subsidi per Juni 2026 dengan ketentuan baru yang menyesuaikan sektor komoditas serta kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah diperbarui sejak Oktober 2025.

Pupuk subsidi saat ini hanya diberikan untuk komoditas padi, jagung, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kakao, kopi, serta ubi kayu yang baru ditetapkan menggantikan kedelai. Sementara itu, komoditas seperti kelapa sawit dan karet tidak lagi mendapatkan pupuk subsidi dan wajib menggunakan pupuk non subsidi.

Kebijakan ini merujuk pada Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tentang perubahan atas aturan sebelumnya terkait jenis, harga, dan alokasi pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun anggaran 2025.

Dalam ketentuan terbaru, harga pupuk subsidi ditetapkan sebagai berikut:

  • Urea: Rp1.800 per kilogram
  • NPK: Rp1.840 per kilogram
  • NPK khusus (NPK Kakao): Rp2.640 per kilogram
  • ZA khusus tebu: Rp1.360 per kilogram
  • Pupuk organik: Rp640 per kilogram
  • Harga pupuk non subsidi

Sementara itu, pupuk non subsidi mengalami penyesuaian harga di pasaran (kemasan 50 kilogram), antara lain:

  • Urea: Rp500.000 (naik dari Rp460.000)
  • KCL: sekitar Rp450.000 (naik dari Rp430.000)
  • NPK: Rp750.000–Rp850.000 (naik dari sebelumnya Rp730.000)

Kenaikan harga pupuk non subsidi ini menambah beban biaya produksi bagi sektor perkebunan seperti kelapa sawit dan karet yang tidak lagi masuk skema subsidi pemerintah. Di tingkat daerah, termasuk Kota Jambi, pemerintah memastikan alokasi pupuk subsidi 2026 disesuaikan dengan kebutuhan petani berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Pemerintah Kota Jambi mencatat alokasi pupuk subsidi tahun 2026 terdiri dari lebih dari 49 ton urea, lebih dari 91 ton NPK, serta tambahan lebih dari 13 ton pupuk organik. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Evridal Asri, menyebutkan bahwa kebijakan ini bertujuan memastikan pupuk tepat sasaran dan mendukung produktivitas pertanian.

“Alokasi pupuk bersubsidi disesuaikan dengan kebutuhan petani, terutama hortikultura dan palawija sesuai usulan kelompok tani,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengawasan penyaluran pupuk terus dilakukan melalui Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP) untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.

Secara umum, pupuk bersubsidi berperan menekan biaya produksi, menjaga stabilitas harga pangan, serta mendukung ketahanan pangan nasional di tengah dinamika biaya produksi pertanian.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Redam Aksi Protes, Presiden Bolivia pangkas gajinya dan kabinet

    Redam Aksi Protes, Presiden Bolivia pangkas gajinya dan kabinet

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Bolivia Rodrigo Paz mengumumkan pemotongan gaji sebesar 50 persen untuk dirinya dan seluruh anggota kabinet di tengah tekanan besar akibat blokade nasional yang menuntut pengunduran dirinya. Langkah tersebut merupakan upaya langsung untuk meredakan tekanan dari serikat pekerja dan organisasi masyarakat adat yang telah melumpuhkan ibu kota administratif La Paz. Pengumuman itu disampaikan […]

  • Pertamina Hulu Energi Gelar Upstream Force 2025 di Universitas Pertamina

    Pertamina Hulu Energi Gelar Upstream Force 2025 di Universitas Pertamina

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama Emtek Digital menggelar acara bertajuk “Upstream Force: We Are The Energy” di Universitas Pertamina, Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia energi, khususnya sektor hulu minyak dan gas (migas), serta mendorong semangat mewujudkan kemandirian energi nasional. Acara yang berlangsung di […]

  • Pemerintah Sita 4.000 Ton Monasit Bernilai Rp300 Triliun

    Pemerintah Sita 4.000 Ton Monasit Bernilai Rp300 Triliun

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia menyita ribuan ton mineral tanah jarang jenis monasit dari tambang ilegal di Bangka. Presiden Prabowo Subianto menyebut nilai ekonominya bisa mencapai Rp300 triliun, menjadikannya salah satu penyelamatan sumber daya alam terbesar dalam sejarah Indonesia. Saat meninjau enam smelter sitaan negara di PT Tinindo Internusa, Kecamatan Bukitintan, Kota Pangkalpinang, Senin (6/10/2025), Prabowo […]

  • Rupiah Tak Berdaya! Pagi Ini Melemah ke Rp17.845 per Dolar AS

    Rupiah Tak Berdaya! Pagi Ini Melemah ke Rp17.845 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah jeblok lagi. Pada perdagangan Jumat (19/6/2026) pagi, kurs rupiah dibuka bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kini rupiah di level Rp17.845 per dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, mata uang Indonesia melemah 51 poin atau tergerus 0,29 persen menjadi Rp17.845 per dolar AS. Penutupan sebelumnya rupiah diposisi Rp17.794 per […]

  • Harga Beras Premium Naik 10 Persen, BPS Ungkap Kondisi Harga di Penggilingan hingga Eceran

    Harga Beras Premium Naik 10 Persen, BPS Ungkap Kondisi Harga di Penggilingan hingga Eceran

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga beras premium di tingkat penggilingan melonjak signifikan sepanjang Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras premium naik 10,02 persen secara tahunan (year on year/yoy). Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan kenaikan harga tersebut terjadi bersamaan dengan peningkatan harga beras pada kualitas lainnya. Secara keseluruhan, rata-rata harga […]

  • Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menjadi salah satu peserta World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris, mulai 2026 mendatang. Program tersebut akan berlangsung selama satu tahun dan diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki masa transisi karier publik. Sri Mulyani sebelumnya menyelesaikan masa tugas sebagai […]

expand_less