Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tersungkur Pagi Ini! Sentuh Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Tersungkur Pagi Ini! Sentuh Rp17.859 per Dolar AS

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali membuka perdagangan dengan tekanan. Pada Selasa (2/6/2026) pagi, rupiah tercatat melemah 54,50 poin atau 0,31 persen ke level Rp17.859 per dolar AS setelah sehari sebelumnya mencatat penguatan signifikan. Penutupan sebelumnya rupiah diposisi pada level Rp17.805 per dolar AS.

Pelemahan ini memperpanjang tren fluktuasi rupiah di tengah sentimen global yang masih belum stabil. Salah satu faktor yang turut menekan adalah penguatan tipis indeks dolar AS yang naik 0,01 persen ke level 99,21.

Dikutip dari TradingView, mata uang Asia cenderung bergerak konsolidatif terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (2/6/2026), seiring pelaku pasar mencermati perkembangan terbaru konflik di Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump pada Senin berupaya meredakan ketegangan yang meningkat antara Israel dan Hizbullah, yang dikhawatirkan dapat mengganggu proses perundingan damai antara AS dan Iran.

Ekonom Senior sekaligus Strategis Mata Uang Senior Commonwealth Bank of Australia (CBA), Kristina Clifton, memperkirakan AS dan Iran berpotensi mencapai kesepakatan dalam waktu dekat terkait pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap serta perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari guna melanjutkan negosiasi mengenai program pengayaan uranium Iran.

“Kami memperkirakan AS dan Iran akan sepakat membuka kembali Selat Hormuz secara bertahap dan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari untuk melanjutkan perundingan mengenai pengayaan uranium Iran dalam pekan ini,” ujar Clifton dalam risetnya.

Menurut Clifton, kabar positif mengenai berakhirnya konflik berpotensi menekan dolar AS karena mata uang tersebut selama ini mendapat dukungan dari statusnya sebagai aset safe haven.

“Berita baik mengenai berakhirnya perang akan membebani dolar AS karena mata uang tersebut merupakan aset lindung nilai saat ketidakpastian meningkat,” tambahnya.

Data LSEG menunjukkan dolar AS bergerak relatif stabil di level 159,67 yen Jepang. Sementara terhadap won Korea Selatan, dolar melemah sekitar 0,1% ke posisi 1.511,50 won.(*)

 

 

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp 161 Miliar Dana Korban Scam Dikembalikan

    Rp 161 Miliar Dana Korban Scam Dikembalikan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) berhasil mengembalikan Rp161 miliar yang merupakan dana dari 1.070 masyarakat korban scam/penipuan digital yang berhasil diblokir IASC dari 14 bank yang digunakan pelaku kejahatan penipuan. Data merupakan catatan sejak IASC mulai beroperasi, 22 November 2024 hingga 12 Januari 2026. Penyerahan pengembalian dana korban scam secara simbolis digelar Otoritas Jasa […]

  • UPTD Samsat Batang Hari Tutup Sementara Selama Libur Nyepi dan Lebaran

    UPTD Samsat Batang Hari Tutup Sementara Selama Libur Nyepi dan Lebaran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Kabupaten Batang Hari, Jambi menutup sementara pelayanan administrasi kendaraan selama tujuh hari pada masa libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026. Kepala UPTD Samsat Batang Hari Hilda Susanti mengatakan penutupan pelayanan tersebut berlangsung mulai 18 hingga 24 Maret 2026 dan akan kembali dibuka pada 25 Maret […]

  • Harga Mobil Listrik Naik Akhir Januari 2026, BYD Atto 1 Tembus Rp199 Juta

    Harga Mobil Listrik Naik Akhir Januari 2026, BYD Atto 1 Tembus Rp199 Juta

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga mobil listrik di Indonesia mulai mengalami penyesuaian pada akhir Januari 2026. Sejumlah produsen seperti BYD, Wuling, dan Changan tercatat menaikkan banderol beberapa model andalannya, menyusul dinamika biaya produksi dan strategi bisnis masing-masing merek. Salah satu model yang mengalami kenaikan adalah BYD Atto 1, mobil listrik terlaris sepanjang 2025. Varian termurah Atto 1 […]

  • BBM E10: Campuran Etanol 10 Persen Siap Diterapkan di Indonesia

    BBM E10: Campuran Etanol 10 Persen Siap Diterapkan di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam beberapa minggu terakhir, publik Indonesia, khususnya para pemilik kendaraan bermotor, ramai memperbincangkan wacana kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang akan menerapkan campuran etanol 10 persen dalam bahan bakar minyak (BBM) atau disebut E10 mulai tahun 2027. Wacana ini memunculkan kekhawatiran di masyarakat. Banyak yang khawatir kendaraan akan kurang bertenaga (ngempos) dan lebih […]

  • Harga Perak Antam Turun Rp1.500: Lesu!

    Harga Perak Antam Turun Rp1.500: Lesu!

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau melemah hari ini, Senin (17/11/2025). Mengutip laman Logam Mulia, harga perak Antam turun Rp 1.500 menjadi Rp30.675 per gram dari sebelumnya Rp 32.175 per gram. Adanya harga terbaru membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram menjadi Rp 8.468.750, dengan harga […]

  • Pemerintah Ubah Skema Pembayaran Subsidi Energi, Pertamina dan PLN Bernapas Lega

    Pemerintah Ubah Skema Pembayaran Subsidi Energi, Pertamina dan PLN Bernapas Lega

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi mengumumkan perubahan skema pembayaran kompensasi subsidi energi untuk PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kebijakan baru ini akan mulai berlaku Januari 2026, dan diharapkan dapat mempercepat arus kas perusahaan energi nasional sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi. Dalam skema terbaru, pemerintah akan membayar 70 persen kompensasi […]

expand_less