Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Cabai Merah, Daging Ayam, hingga Bensin Jadi Biang Kerok Inflasi Jambi Juni 2026

Cabai Merah, Daging Ayam, hingga Bensin Jadi Biang Kerok Inflasi Jambi Juni 2026

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga sejumlah komoditas pangan dan energi menjadi penyebab utama inflasi di Provinsi Jambi pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat inflasi tahunan mencapai 3,85 persen, dengan kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang terbesar terhadap kenaikan harga secara keseluruhan.

Kelompok makanan mengalami inflasi 6,65 persen dan memberikan andil 2,10 persen terhadap inflasi Provinsi Jambi. Artinya, lebih dari separuh laju inflasi berasal dari kenaikan harga kebutuhan pangan yang setiap hari dikonsumsi masyarakat.

BPS mencatat cabai merah menjadi komoditas dengan kontribusi inflasi terbesar. Selain cabai merah, kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam ras, minyak goreng, jeruk, bawang merah, ikan serai, bayam, kangkung, tomat, telur ayam ras, daging sapi, dan cabai rawit. Komoditas-komoditas tersebut menjadi faktor dominan yang mendorong naiknya biaya hidup masyarakat selama Juni 2026.

Tak hanya bahan pangan, sektor transportasi juga memberikan kontribusi cukup besar terhadap inflasi. Kelompok transportasi mengalami inflasi 3,93 persen, dipicu kenaikan harga bensin, mobil, pelumas atau oli mesin, angkutan udara, sepeda motor, hingga tarif kendaraan travel. Kelompok ini memberikan andil 0,48 persen terhadap inflasi tahunan Provinsi Jambi.

Di sektor jasa makanan, harga nasi dengan lauk, sate, ayam goreng, tekwan atau model, hingga ketupat/lontong sayur juga mengalami kenaikan. Kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran mencatat inflasi 4,33 persen, dengan andil sebesar 0,40 persen terhadap inflasi tahunan.

Selain itu, kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya mengalami inflasi 6,60 persen. Menariknya, kenaikan harga emas perhiasan menjadi penyumbang terbesar pada kelompok ini dengan kontribusi hampir 0,49 persen, diikuti tarif gunting rambut dan sejumlah produk perawatan pribadi lainnya.

Meski sebagian besar kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga, terdapat beberapa komoditas yang justru membantu menahan laju inflasi. Di antaranya beras, kentang, ikan nila, kelapa, tahu mentah, petai, udang basah, dan nanas yang memberikan andil terhadap deflasi pada kelompok makanan.

Melihat komposisi penyumbang inflasi tersebut, tantangan terbesar pemerintah daerah ke depan adalah menjaga stabilitas harga pangan dan kelancaran distribusi barang. Penguatan stok pangan, operasi pasar, hingga koordinasi antardaerah menjadi langkah penting agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tidak terus tergerus.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jambi Punya 2,55 Juta Kendaraan, Kota Jambi Jadi Pusat Mobilitas Ekonomi

    Jambi Punya 2,55 Juta Kendaraan, Kota Jambi Jadi Pusat Mobilitas Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mobilitas masyarakat di Provinsi Jambi sepanjang 2025 menunjukkan skala yang cukup besar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat terdapat sekitar 2,56 juta kendaraan bermotor yang tersebar di 11 kabupaten/kota. Angka ini terdiri atas 2,16 juta sepeda motor, 223.099 mobil penumpang, 143.077 truk, dan 32.391 bus. Kota Jambi menjadi pusat mobilitas terbesar. […]

  • 470 SPBU Australia Kehabisan BBM, Alarm Krisis Energi Kian Nyata

    470 SPBU Australia Kehabisan BBM, Alarm Krisis Energi Kian Nyata

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Krisis energi global mulai berdampak langsung. Sekitar 470 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Australia dilaporkan kehabisan stok, setidaknya untuk satu jenis bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah merespons dengan menyiapkan rapat darurat kabinet nasional. Perdana Menteri Anthony Albanese dijadwalkan kembali menggelar pertemuan dengan para pemimpin negara bagian dan teritori untuk memperkuat koordinasi […]

  • Pemprov Jambi Soroti Arus TBS ke Luar Daerah, DBH Tinggal Rp7 Miliar

    Pemprov Jambi Soroti Arus TBS ke Luar Daerah, DBH Tinggal Rp7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ada persoalan yang mulai disorot Pemerintah Provinsi Jambi di balik komoditas kelapa sawit. Tandan buah segar (TBS) asal Jambi disebut mengalir ke pabrik pengolahan kelapa sawit di luar provinsi. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Jambi kini menelusuri informasi tersebut, terutama TBS yang berasal dari wilayah perbatasan. Dugaan sementara, perbedaan harga menjadi […]

  • 15 Tempat Nongkrong Paling Populer di Jambi 2026

    15 Tempat Nongkrong Paling Populer di Jambi 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kota Jambi kini tidak hanya dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa, tetapi juga semakin berkembang menjadi destinasi favorit bagi pencinta kuliner dan kopi. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan kafe dan ruang publik membuat pilihan tempat nongkrong semakin beragam. Mulai dari mahasiswa yang mengerjakan tugas, pekerja yang memilih work from cafe (WFC), hingga komunitas […]

  • Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (29/10/2025). Rupiah melemah sebesar 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.613 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.608 per dolar AS. Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,08%. Selanjutnya […]

  • Bupati Samosir Terbitkan SE Larangan Terima Bantuan CSR dari Perusahaan Perusak Lingkungan

    Bupati Samosir Terbitkan SE Larangan Terima Bantuan CSR dari Perusahaan Perusak Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, Sumatera Utara, menerbitkan surat edaran (SE) yang mengimbau seluruh jajarannya untuk tidak menerima bantuan, termasuk bantuan penanganan bencana, dari perusahaan atau lembaga yang kegiatan usahanya berpotensi merusak lingkungan. Kepala Dinas Kominfo Samosir, Immanuel Sitanggang, membenarkan adanya SE tersebut. Surat bernomor 23 Tahun 2025 itu ditandatangani Bupati Samosir, Vandiko T […]

expand_less