Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month Rab, 29 Okt 2025
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Nilai tukar rupiah melemah tipis 0,03 persen menjadi Rp16.613 per dolar AS.(F:Ist)
JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (29/10/2025). Rupiah melemah sebesar 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.613 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.608 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,08%. Selanjutnya ada won Korea Selatan yang tertekan 0,06% dan dolar Singapura yang tergelincir 0,04%. Disusul, yuan China yang turun 0,02%.
Berikutnya, peso Filipina yang terlihat melemah tipis 0,003% terhadap the greenback di pagi ini.
Sementara itu, ringgit Malaysia dan dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah menanjak 0,14%.
Diikuti, yen Jepang yang naik 0,12% dan dolar Hongkong menguat tipis 0,003%.
Dikutip Trading View, nilai tukar mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS menjelang keputusan rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan malam ini.
Pasar keuangan saat ini telah memperhitungkan kemungkinan besar pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin, menurut laporan riset Joseph Capurso, Head of Foreign Exchange, International & Geoeconomics di Commonwealth Bank of Australia (CBA).
“Ketidakpastian utama adalah apakah FOMC akan mengumumkan penghentian penyusutan neraca keuangannya, atau dengan kata lain, mengakhiri kebijakan quantitative tightening,” ujar Capurso dalam risetnya.
Capurso menambahkan, jika The Fed benar-benar menghentikan quantitative tightening atau jika Ketua The Fed Jerome Powell menyampaikan nada dovish dalam konferensi pers setelah rapat, maka hal itu bisa memberikan tekanan ringan terhadap dolar AS.(*)
- Penulis: darmanto zebua



Saat ini belum ada komentar