Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » PADA Gandeng Grup WIFI, Dorong Pendapatan Berulang Lewat Internet Rakyat

PADA Gandeng Grup WIFI, Dorong Pendapatan Berulang Lewat Internet Rakyat

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Personel Alih Daya Tbk. (PADA) menjalin kemitraan strategis dengan PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge, untuk memperluas distribusi layanan Internet Rakyat (IRA). Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan berulang (recurring income) perseroan.

PADA, yang bergerak di bidang jasa teknikal dan pemeliharaan peralatan telekomunikasi, call center, layanan perkantoran, keamanan, serta penyediaan SDM, menandatangani kontrak kemitraan strategis sebagai Mitra Distributor Internet Rakyat.

Direktur Utama Personel Alih Daya, Cahyanul Uswah, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian strategis dari perluasan bisnis PADA di sektor jasa teknikal dan telekomunikasi.

“Kami menyambut baik kemitraan dengan Telemedia sebagai Mitra Distributor IRA. Langkah ini sejalan dengan strategi perseroan untuk fokus pada layanan jasa technical services serta mempertahankan pertumbuhan di lini bisnis lainnya,” ujarnya.

Cahyanul juga menegaskan bahwa kerja sama tersebut memberi dua keuntungan sekaligus. Selain memperoleh pendapatan dari instalasi dan distribusi, PADA akan mendapatkan recurring income dari pemeliharaan dan dukungan teknis terhadap layanan IRA.

“Hal ini memberikan stabilitas finansial dan prospek pertumbuhan jangka panjang yang solid bagi perusahaan,” tambahnya.

PADA memiliki ribuan tenaga kerja profesional serta puluhan kantor perwakilan di berbagai wilayah, sehingga mampu mendukung percepatan distribusi dan instalasi IRA. Dengan sinergi bersama Telemedia yang fokus pada infrastruktur digital, kualitas layanan dan pemeliharaan IRA di lapangan diharapkan semakin optimal.

Kerja sama ini juga diproyeksikan mempercepat penetrasi layanan Internet Rakyat di daerah-daerah yang membutuhkan akses internet yang terjangkau dan stabil. Selain itu, kemitraan ini memperkuat posisi PADA sebagai penyedia jasa outsourcing terkemuka di industri telekomunikasi nasional.

Sebagai informasi tambahan, PADA saat ini tengah dalam proses akuisisi oleh PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET). Rencana pelepasan 1,68 miliar saham milik Koperasi Pegawai PT Indosat (Kopindosat) diperkirakan membuka peluang sinergi bisnis lebih luas di segmen outsourcing telekomunikasi dan digital. Ekspansi tersebut diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan bisnis PADA dan memperluas jangkauan layanan di masa mendatang.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Kota Jambi Cenderung Stabil, Hanya Cabe dan Daging Ayam Alami Kenaikan Tipis

    Harga Sembako di Kota Jambi Cenderung Stabil, Hanya Cabe dan Daging Ayam Alami Kenaikan Tipis

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi masih relatif stabil menjelang akhir Oktober 2025. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per tanggal 30 Oktober 2025, sebagian besar komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur tidak mengalami perubahan harga yang signifikan. Pemantauan dilakukan […]

  • Jelang Ramadan, Harga Cabai Tembus Rp100.000 per Kg di Sejumlah Daerah

    Jelang Ramadan, Harga Cabai Tembus Rp100.000 per Kg di Sejumlah Daerah

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan penyebab kenaikan harga cabai di sejumlah daerah yang bahkan menembus Rp100.000 per kilogram menjelang Ramadan. Menurut dia, lonjakan harga lebih dipicu oleh terganggunya distribusi akibat faktor cuaca, terutama hujan yang terjadi terus-menerus di sejumlah sentra produksi. “Jadi kami sudah koordinasi dengan asosiasi petani, karena hujannya terus-terusan. Sebenarnya […]

  • Loyo! Rupiah Melemah 0,26% ke Rp 16.605

    Loyo! Rupiah Melemah 0,26% ke Rp 16.605

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah masih melemah. Siang ini rupiah ada di level Rp 16.605 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,26% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.561 per dolar AS. Mayoritas mata uang negara Asia melemah terhadap dolar AS siang ini. Won Korea mencatat pelemahan terdalam 0,41%, disusul yen Jepang yang melemah 0,29%, dolar […]

  • Harga Kelapa Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.434 per Kilogram

    Harga Kelapa Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.434 per Kilogram

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar kelapa sawit Provinsi Jambi kembali naik. Kenaikannya jauh lebih tinggi dari periode sebelumnya. Hasil rapat Dinas Perkebunan Provinsi Jambi bersama asosiasi petani kelapa sawit dan pengusaha kelapa sawit, Kamis (12/) harga TBS kelapa sawit Jambi periode 5-11 Desember Rp 3.434,25 untuk umur tanam 10-20 tahun. Dengan harga itu, kenaikan […]

  • Mastercard Strive Dorong Pertumbuhan UMKM Garut lewat Kolaborasi dengan Mitra Lokal

    Mastercard Strive Dorong Pertumbuhan UMKM Garut lewat Kolaborasi dengan Mitra Lokal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program Mastercard Strive dari Mastercard Center for Inclusive Growth terus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra lokal, program ini membantu pelaku UMKM di Kabupaten Garut, Jawa Barat, agar bisa naik kelas dan berdaya saing di era digital. Program ini dijalankan bersama Mercy […]

  • Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China melalui Kementerian Keuangan (Ministry of Finance/ MOF) resmi membentuk departemen baru khusus pengelolaan utang daerah kepada pemerintah China. Ini menjadi langkah terbaru untuk mengendalikan risiko utang daerah di tengah perlambatan ekonomi nasional. Dalam pernyataannya pada Senin (3/11/2025) yang dilansir Reuters, Kementerian Keuangan China menyebutkan Departemen Manajemen Utang ini akan bertanggung jawab […]

expand_less