Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

  • account_circle Deddy Rachmawan
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Mereka yang mengamati pergerakan harga emas dalam setahun terakhir tentu mendapati, betapa cepatnya harga emas beranjak naik.

Siapa nyana rilis inflasi 2025 oleh BPS mendapati, emas punya andil dalam angjka inflasi tahunan. Memang, ia tidak seperti komoditas lainnya semisal cabai merah, rokok yang acap menyumbang inflasi. Dua yang disebut terakhir, boleh disebut konsumsi harian banyak masyarakat kita. Lha emas?

BPS menyebut emas perhiasan memuncaki posisi komoditas dengan andil inflasi tahunan terbesar, yakni 0,79 persen. Sepanjang tahun lalu, emas tercatat menjadi penyumbang inflasi bulanan sebanyak 11 kali. Anda mungkin bertanya, fenomena apa ini?

Mengutip Kompas.com, secara tahunan, harga emas mengalami inflasi hingga 58,98 persen pada Desember 2025. Secara bulanan, inflasi emas perhiasan pada Desember 2025 masih berada di level tinggi, yakni 3,4 persen, dengan andil inflasi 0,07 persen. Dari angka itu terjawab mengapa emas bisa menjadi faktor penentu inflasi.

Kita merujuk pada harga emas logam mulia Antam. Rekor tertinggi tercapai pada Senin (26/1/2026). Rp 2.917.000 per gram. Padahal di awal tahun 2026, harganya masih Rp 2.488.000 per gram. Kurang sebulan kenaikannya mencapai Rp 429.000.

Secara global, harga emas dunia per Selasa (27/1/2026) bahkan kembali mencetak rekor. Harga emas spot naik ke level sekitar 5.060,36 dollar AS per ounce. Sehari sebelumnya, logam mulia tersebut sempat menembus rekor tertinggi sepanjang masa di 5.110,50 dollar AS per ounce.

Dinamika tatanan global turut memicu kenaikan emas di seluruh dunia. dinamika politik domestik AS, pelemahan nilai tukar dolar termasuk konflik yang Rusia-Ukraina memberi andil.

“Begitu terjadi perang Rusia dan Ukraina, simpanan dolar Rusia dibekukan oleh negara Barat. Karena itu, mereka beralih mencari cadangan yang lebih aman, yaitu emas, dan pembelian besar-besaran pun terjadi.” Begitu Mendagri Tito Karnavian mengomentari fenomena demam emas ini.

Ia menjelaskan lonjakan harga emas tak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan dampak lanjutan dari perang Rusia-Ukraina yang mengubah pola keuangan global. Sebelum perang, Rusia dikenal sebagai pemasok utama minyak dan gas ke Eropa, dengan transaksi menggunakan dolar AS.

Menurutnya, efek domino pun muncul. China, India, dan sejumlah negara lain turut mengalihkan cadangan devisanya dari dolar ke emas, bahkan hingga membeli tambang emas di berbagai wilayah dunia. Fenomena ini mendorong lonjakan tajam harga emas secara global.

Rentetan panjang itulah yang juga memicu demam emas modern di tanah air. Masyarakat berlomba membeli emas sebagai instrumen lindung nilai, sehingga semakin memperkuat tekanan harga. Dan, seperti kata BPS, emas turut menyumbang inflasi.

Fenomena ini terbaca pula, bahwa masyarakat kelas menengah memiliki peran karena emas menambah bobot signifikan dalam keranjang konsumsi sebagian masyarakat. Entah itu emas perhiasan maupun emas logam mulia.

Kini, yang perlu dilihat pemerintah adalah bagaimana agar angka inflas tidak terus naik. Pasalnya secara tahunan, inflasi Desember 2025 berada di level 2,92 persen. Angka itu mendekati ambang batas pemerintah sebesar 3,5 persen. Ujung-ujungnya, bila inflasi terus meroket, kita tahu siapa yang paling terdampak. Yap, masyarakat berpenghasilan rendah.

  • Penulis: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percasi Kota Jambi Reformasi Pengurus, Bidik Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov 2026

    Percasi Kota Jambi Reformasi Pengurus, Bidik Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov 2026

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Percasi Kota Jambi resmi melakukan penyegaran struktur pengurus sebagai langkah memperkuat tata kelola organisasi sekaligus pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Percasi 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Reformasi kepengurusan ini juga ditujukan untuk memperkuat regenerasi atlet muda yang kini mulai menunjukkan prestasi signifikan. Ketua Percasi Kota Jambi, Purnawirawan AKBP Yuslizar, menegaskan […]

  • OJK, PPATK, dan BSSN Sepakati Sinergi Penguatan Integritas dan Keamanan Sektor Jasa Keuangan

    OJK, PPATK, dan BSSN Sepakati Sinergi Penguatan Integritas dan Keamanan Sektor Jasa Keuangan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) terpisah untuk memperkuat sinergi dalam menjaga integritas serta keamanan sektor jasa keuangan. PKS antara OJK dan PPATK meliputi penguatan koordinasi pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tindak Pidana […]

  • Luhut Bantah Punya Saham di PT Toba Pulp Lestari, Tegaskan Tak Terafiliasi dan Tak Terlibat

    Luhut Bantah Punya Saham di PT Toba Pulp Lestari, Tegaskan Tak Terafiliasi dan Tak Terlibat

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan membantah tegas tuduhan yang menyebutkan dirinya memiliki atau terafiliasi dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL). Melalui juru bicaranya, Jodi Mahardi, Luhut memastikan informasi yang beredar di ruang publik dan media sosial tersebut tidak benar. “Informasi tersebut adalah tidak benar,” kata Jodi dalam keterangan tertulis di […]

  • Rupiah Tumbang Lagi, Dolar AS Tembus Rp18.109

    Rupiah Tumbang Lagi, Dolar AS Tembus Rp18.109

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah belum bisa keluar dari tekanan. Rupiah kembali ditutup melemah pada perdagangan Senin (13/7/2026), seiring masih kuatnya posisi dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global. Mengutip Antara, kurs rupiah pada penutupan pasar sore ini turun 44 poin atau 0,24 persen ke level Rp18.109 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan […]

  • Harga Perak Antam Merosot Tajam

    Harga Perak Antam Merosot Tajam

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terpantau merosot tajam pada Kamis (26/3/2026). Harga perak Antam hari ini susut Rp850 menjadi Rp45.700 per gram dari sebelumnya Rp46.550 per gram. Penurunan ini terjadi setelah sehari sebelumnya harga perak sempat melonjak cukup tajam. Pada Rabu (25/3/2026), harga perak Antam naik Rp2.100 hingga mencapai Rp46.550 per gram dari posisi […]

  • Merosot Lagi, Segini Harga Perak Antam yang Terbaru

    Merosot Lagi, Segini Harga Perak Antam yang Terbaru

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terus merosot. Pada perdagangan Jumat (24/4/2026), ambles sebesar Rp650 ke level Rp48.300 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam dibanderol Rp48.950. Hal itu diketahui dari daftar harga perak yang tertera dari laman logam mulia yang sebagai acuan Jambisnis.com. Pergerakan harga perak Antam ini mengikuti harga perak dunia. Antam […]

expand_less