Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bos BGN Tegaskan Status Ahli Gizi di Program MBG Usai Pernyataan Cucun Viral

Bos BGN Tegaskan Status Ahli Gizi di Program MBG Usai Pernyataan Cucun Viral

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya angkat suara terkait status ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah pernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal viral dan menuai kritik. Cucun sebelumnya menyebut MBG tidak memerlukan ahli gizi, melainkan cukup pengawas gizi yang bisa direkrut dari lulusan SMA dan diberi pelatihan selama tiga bulan. Pernyataan itu memicu kontroversi luas, terutama di kalangan tenaga gizi.

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan profesi yang menjadi tonggak utama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG tetap minimal bergelar sarjana. Ia mengakui saat ini jumlah sarjana gizi belum mencukupi kebutuhan program MBG yang terus berkembang.

“Prioritas pertama di tahap awal adalah sarjana gizi, tetapi kita tahu bahwa produksi sarjana gizi itu terbatas, sementara program ini terus berjalan. Jadi, ketika terjadi kelangkaan sarjana gizi, BGN harus mencari jalan keluar,” kata Dadan, Senin (17/11) dikutip Antara.

Untuk mengisi kekurangan tersebut, BGN membuka peluang bagi lulusan dari bidang yang relevan dengan pengetahuan gizi, seperti kesehatan masyarakat atau teknologi pangan.

“Program ini dirancang dengan tidak menetapkan menu standar nasional. Oleh karena itu di setiap SPPG, harus ada orang yang paham tentang gizi. Kalau bukan sarjana gizi, misalnya sarjana kesehatan masyarakat, itu kan pasti ada pelajaran gizi di dalamnya. Teknologi pangan, itu kan ada pengetahuan gizi di dalamnya,” ujarnya.

Pernyataan Cucun sebelumnya ramai dikecam setelah ia memotong penjelasan seorang peserta forum dalam kegiatan Konsolidasi SPPG di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Peserta itu meminta agar istilah ‘ahli gizi’ tidak digunakan jika tenaga yang direkrut berasal dari non-gizi.

Cucun kemudian meminta maaf dan mengklarifikasi bahwa usulan perubahan istilah ‘ahli gizi’ menjadi ‘quality control’ atau ‘Pengawas Makanan Bergizi’ masih hanya sebatas wacana. Ia menegaskan belum ada keputusan apa pun.

“Usulan perubahan dari ‘ahli gizi’ menjadi ‘quality control’ atau ‘Pengawas Makanan Bergizi’ masih sebatas wacana dan belum tentu diberlakukan,” ujarnya melalui akun Instagram Cucun Center, Senin (17/11).

Cucun juga menggelar pertemuan dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) dan BGN di kompleks parlemen. Ia menyebut pemerintah dan DPR sepakat untuk tetap mengoptimalkan profesi ahli gizi dalam program MBG.

“Tapi tadi saya sampaikan aspirasi di sini dengan BGN, maksimalkan yang ada profesinya adalah ahli gizi,” kata Cucun.

Ia menambahkan wacana perubahan nomenklatur itu muncul di rapat Komisi IX DPR sebagai opsi mengatasi kekurangan ahli gizi. Namun, ia menilai perubahan istilah justru berisiko menghilangkan peran profesi ahli gizi dan membuka ruang bagi tenaga yang tidak kompeten.

“Kita respons, kita akan bawa, kalau memang misalkan seperti ini, nanti justru profesinya yang akan tereliminir sama yang profesi-profesi lain,” tegasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • KSPM Universitas Jambi Dorong Literasi Investasi, Cetak Generasi Muda Cerdas Finansial

    KSPM Universitas Jambi Dorong Literasi Investasi, Cetak Generasi Muda Cerdas Finansial

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya memperluas literasi keuangan di kalangan generasi muda terus digencarkan. Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Jambi menggelar kegiatan “KSPM Insight Room: Spesial Nobar Capital Market and Summit Expo 2025” di Paviliun Jambi Business Center, Jumat (17/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan 48 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia, yang diselenggarakan […]

  • Pemerintah Salurkan Rp 300 Triliun KUR, Target Ciptakan 12 Juta Lapangan Kerja

    Pemerintah Salurkan Rp 300 Triliun KUR, Target Ciptakan 12 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 dengan total anggaran mencapai Rp 300,48 triliun. Program ini ditargetkan mampu menciptakan 12 juta lapangan kerja baru di berbagai sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga 17 Oktober 2025, realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp 217,20 triliun atau sekitar 76,86% dari target […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Naik Hampir Rp 100 per Kilogram

    Harga TBS Kelapa Sawit Naik Hampir Rp 100 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga komoditas kelapa sawit sedang bagus. Terbaru, harga tandan buah segara sawit untuk Provinsi Jambi mencapai Rp 3.592,08 per kilogram TBS. Harga untuk periode 30 Januari hingga 5 Februari 2026 tersebut naik Rp 98,66 per Kg untuk umur tanam 10-20 tahun. Kenaikan ini lebih tinggi dari kenaikan periode sebelumnya. Data yang diperoleh Jambisnis.com […]

  • Bulog Siapkan Skema Tunjangan Beras untuk ASN hingga TNI-Polri

    Bulog Siapkan Skema Tunjangan Beras untuk ASN hingga TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog tengah menyiapkan proposal terkait usulan pemberian tunjangan beras bagi aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, dan Polri. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembahasan program dukungan pangan yang dirancang pemerintah. Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita mengatakan proposal yang disusun saat ini berkaitan dengan kesiapan anggaran yang nantinya akan dialokasikan pemerintah […]

  • Warga Keluhkan Tambang Ilegal ke Gibran, Banjir di Kalimantan Selatan Disebut Kian Parah

    Warga Keluhkan Tambang Ilegal ke Gibran, Banjir di Kalimantan Selatan Disebut Kian Parah

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menerima keluhan langsung dari warga terkait dugaan maraknya aktivitas pertambangan ilegal yang disebut menjadi salah satu penyebab banjir berulang di Kalimantan Selatan. Keluhan tersebut disampaikan seorang mahasiswa saat Gibran meninjau wilayah terdampak banjir di Desa Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (14/1/2026). Dalam pertemuan itu, warga menilai […]

  • Dukung Asta Cita, PTPN IV Regional 4 Mulai Tanam Perdana Sawit Program PSR

    Dukung Asta Cita, PTPN IV Regional 4 Mulai Tanam Perdana Sawit Program PSR

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 terus menunjukkan komitmen dalam mendukung visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Implementasi program ini kini memasuki tahap penting dengan dilakukannya penanaman perdana kelapa sawit hasil PSR bersama Gapoktan Jaya Makmur. Penanaman perdana bibit kelapa sawit tersebut dilakukan […]

expand_less