PT Agrinas Pangan Nusantara Akan Tanggung Pembayaran Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes
- account_circle say say
- calendar_month 5 jam yang lalu

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan akhirnya buka suara terkait sumber dana untuk membayar gaji 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Zulhas memastikan pembayaran gaji para manajer akan dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Namun, ia menegaskan skema pendanaan final masih dalam tahap penyusunan oleh pemerintah.
“Sementara skema gaji nanti akan disampaikan Kementerian Keuangan pada saatnya,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Ia menambahkan, meskipun pembayaran dilakukan oleh Agrinas, sumber dana akhirnya masih akan dijelaskan lebih lanjut melalui skema yang sedang difinalisasi.
Pernyataan ini menjadi penjelasan awal pemerintah setelah sebelumnya muncul berbagai spekulasi terkait sumber pembiayaan, mulai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Dana Desa, hingga skema bisnis koperasi itu sendiri.
Sejauh ini, pemerintah juga belum mengungkap besaran gaji maupun formula pembiayaan secara rinci. Detail tersebut disebut akan diumumkan bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam waktu mendatang.
Program ini menjadi sorotan karena pemerintah tengah menyiapkan 30 ribu posisi manajer Kopdes Merah Putih yang akan ditempatkan di berbagai desa dan kelurahan.
Para manajer nantinya bertugas mengelola berbagai unit usaha koperasi, mulai dari distribusi sembako, pergudangan, layanan kesehatan, hingga lembaga keuangan mikro.
Selain itu, pemerintah juga membuka 5.476 formasi untuk program Kampung Nelayan Merah Putih, sehingga total lowongan mencapai 35.476 posisi.
Minat masyarakat terhadap program ini tercatat sangat tinggi. Sejak pendaftaran dibuka pada 15 April hingga 25 April 2026, jumlah pelamar mencapai 639.732 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 483.648 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes kompetensi.
Saat ini, proses seleksi memasuki tahap Computer Assisted Test (CAT) yang digelar pada 3 hingga 12 Mei 2026 di puluhan titik di seluruh Indonesia.
Zulhas menegaskan penggunaan sistem CAT dipilih untuk memastikan proses rekrutmen berjalan transparan dan objektif, sebagaimana seleksi aparatur sipil negara.
Setelah tes kompetensi, peserta yang lolos masih harus mengikuti tahapan lanjutan, termasuk tes mental ideologi, pemeriksaan kesehatan, hingga pelatihan dasar kemiliteran Komponen Cadangan (Komcad) sebelum penempatan.
Sebelumnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut pemerintah tengah menyiapkan peraturan presiden untuk mengatur pengadaan sumber daya manusia Kopdes Merah Putih, termasuk skema pembiayaan gaji. Ia juga menyebut para manajer nantinya akan berstatus sebagai pegawai BUMN.
Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan pemerintah telah menyiapkan pembiayaan pembangunan Kopdes Merah Putih melalui skema cicilan sekitar Rp40 triliun per tahun yang bersumber dari Dana Desa dalam jangka waktu enam tahun.
- Penulis: say say


