Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Respons Menkeu Purbaya soal Misbakhun Masuk Bursa Calon Ketua OJK

Respons Menkeu Purbaya soal Misbakhun Masuk Bursa Calon Ketua OJK

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons kabar Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun yang disebut masuk bursa calon Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Purbaya mengaku belum mengetahui informasi tersebut dan menegaskan fokusnya saat ini adalah pembentukan panitia seleksi (pansel) OJK.

“Oh saya enggak tahu (Misbakhun masuk bursa calon Ketua DK OJK). Ini kan saya baru membentuk pansel,” ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (5/2).

Purbaya menjelaskan proses pembentukan pansel OJK masih berjalan. Ia mengaku telah meminta Bank Indonesia (BI) mengirimkan perwakilan untuk bergabung dalam pansel, serta akan melibatkan sejumlah tokoh masyarakat yang dinilai memiliki kapasitas dan integritas.

“Baru minta BI untuk mengirim orangnya ke pansel, dan nanti kita akan panggil beberapa tokoh masyarakat yang canggih untuk ikut di pansel itu,” katanya.

Pembentukan pansel OJK dilakukan menyusul mundurnya sejumlah pejabat tinggi OJK di tengah gejolak pasar modal. Saat ini, Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Ketua sekaligus Wakil Ketua DK OJK.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun juga buka suara terkait kabar dirinya masuk bursa calon Ketua DK OJK. Ia mengaku tidak ingin berandai-andai dan menegaskan fokusnya saat ini adalah menjalankan tugas sebagai Ketua Komisi XI DPR RI.

“Saya belum tahu. Sampai saat ini tugas partai saya, saya adalah Ketua Komisi XI. Saya tidak berandai-andai,” ujar Misbakhun.

Ia menambahkan mandat dari Partai Golkar saat ini adalah memimpin Komisi XI DPR, sehingga belum terpikir untuk melangkah ke posisi lain.

Sebagai informasi, posisi Ketua DK OJK saat ini kosong secara definitif setelah Mahendra Siregar mengundurkan diri. Selain Mahendra, beberapa pejabat OJK lainnya juga mundur, termasuk Mirza Adityaswara sebagai Wakil Ketua DK OJK dan Inarno Djajadi dari posisi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

Sebelumnya, Purbaya juga menyatakan ingin mempercepat proses seleksi pimpinan OJK. Namun, ia mengakui proses tersebut harus mengikuti ketentuan undang-undang yang mengatur tahapan dan tenggat waktu.

“Saya maunya cepat-cepat, tapi ada undang-undang yang mengatur waktunya,” ucap Purbaya.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPK Ungkap Data Impor Baja Tak Sinkron, Potensi Kebocoran Capai Rp895 Miliar

    BPK Ungkap Data Impor Baja Tak Sinkron, Potensi Kebocoran Capai Rp895 Miliar

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ketidaksinkronan data impor antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian yang memicu kelebihan alokasi impor baja dan produk turunannya. Selisih realisasi impor itu diperkirakan mencapai 83,6 ribu metrik ton dengan nilai sekitar Rp895 miliar. Laporan tersebut berasal dari pemeriksaan perizinan impor periode 2023 hingga semester I tahun 2024. BPK […]

  • Prabowo Larang Pelajar Dikerahkan Sambut Kunjungan Presiden

    Prabowo Larang Pelajar Dikerahkan Sambut Kunjungan Presiden

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kepala daerah agar tidak lagi mengerahkan pelajar dalam prosesi penyambutan dirinya saat melakukan kunjungan kerja. Instruksi itu disampaikan Prabowo saat menutup pidatonya pada peresmian Jembatan Kabanaran di Yogyakarta, Rabu (19/11), setelah melihat langsung kondisi para pelajar yang berdiri menunggu kedatangannya. “Jadi, ini saya mohon para bupati untuk […]

  • Tunggu Peresmian, Indonesia Bakalan Punya Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan

    Tunggu Peresmian, Indonesia Bakalan Punya Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia bersiap memiliki kilang minyak terbesar pada 2026 dengan kapasitas pengolahan mencapai 360.000 barel per hari (bph). Kilang tersebut merupakan Kilang Balikpapan yang dikembangkan melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman mengatakan peresmian Kilang Balikpapan ditargetkan berlangsung pada […]

  • Rupiah Menguat Tiga Poin Menjadi Rp16.725 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Tiga Poin Menjadi Rp16.725 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Jumat (14/11/2025) pagi. Rupiah menguat sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.725 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.728 per dolar AS. Mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 0,41%, disusul peso Filipina yang naik […]

  • Emas Antam Naik Lagi, Segram Tembus Rp 2.305.000

    Emas Antam Naik Lagi, Segram Tembus Rp 2.305.000

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hari ini harga emas Antam tembus Rp2.305.000 per gram. Harga emas Antam naik sebesar Rp 6.000 dibandingkan hari sebelumnya Rp 2.299.000 per gram. Harga emas Antam termurah dibanderol Rp1.202.000 dengan berat 0.5 gram. Sedangkan yang termahal Rp2.245.600.000 dengan berat 1.000 gram. Kenaikan tersebut turut memengaruhi harga jual kembali (buyback) emas, yang tercatat meningkat […]

  • IHSG Perkasa, Dibuka Menguat 8.097 Pagi Ini

    IHSG Perkasa, Dibuka Menguat 8.097 Pagi Ini

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat di awal perdagangan hari ini, Rabu (15/10/2025). IHSG menguat 30,484 poin atau 0,38% ke 8.097,006. Penguatan IHSG ini disokong sebagian besar indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Barang Baku yang menguat 1,34% di awal sesi pertama. Berikutnya ada IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor […]

expand_less