Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Perak Antam Kembali Merosot: Segramnya Rp 25.400

Harga Perak Antam Kembali Merosot: Segramnya Rp 25.400

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga perak produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada Selasa (28/10/2025). Kali ini harganya mengutip dari laman Logam Mulia, merosot hingga Rp 800 ke level Rp 25.400 per gram.

Sebelumnya, harga perak Antam pada Senin (27/10/2025) dibanderol Rp 26.200 per gram atau menurun Rp 150 dari perdagangan Sabtu (25/10/2025) sebesar Rp 26.350 per gram.

Harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok Rp 5.800.000, dengan harga yang termasuk PPN 11% mencapai Rp 6.438.000.

Kemudian harga dasar perak Antam murni dengan berat 500 gram adalah Rp 11.200.000, dengan harga yang termasuk PPN 11% mencapai Rp 12.432.000.

Adapun harga perak Antam Heritage dengan berat 31,1 gram hari ini adalah Rp 1.219.482, dengan harga yang termasuk PPN 11% Rp 1353.625. Sedangkan harga perak Antam Heritage dengan berat 186,6 gram hari ini sebesar Rp 6.196.216, dengan harga yang termasuk PPN 11% Rp 6.877.800.

Dikutip dari laman Kitco News sebagaimana dilansir Investor, harga perak dunia menurun hingga US$ 1.74 atau 3.59% ke level US$ 46.85 per troy ounce pada perdagangan Senin malam waktu AS (27/10).

Pelemahan pada harga perak terjadi ketika pasar menantikan hasil perundingan isu perdagangan antara Amerika Serikat dan China di Malaysia. Seorang pejabat China mengungkapkan, negosiasi tersebut telah menghasilkan konsensus awal meski beberapa isu masih diperdebatkan, termasuk kebijakan ekspor dan pungutan pengiriman.

Meski terjadi pelemahan, Metal Focus optimis terhadap harga perak ke depan. Perusahaan riset itu memproyeksikan harga perak akan mengalami reli ke level US$ 60 tahun depan, dengan harga tahunan rata-rata US$ 57 per troy ons.

Namun, para analis Metal Focus memperkirakan emas masih akan mengungguli perak pada tahun 2026 mendatang, terutama selama paruh kedua tahun ini.

“Meskipun di awal prakiraan kami yakin bahwa perak akan lebih unggul dibandingkan emas, dengan rasio emas:perak berpotensi turun lebih lanjut, kami memperkirakan hal sebaliknya akan terjadi mulai pertengahan 2026 dan seterusnya,” ungkap para analis Metal Focus.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Naik 9 Persen, ASDP Perkuat Kesiapan Operasional

    Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Naik 9 Persen, ASDP Perkuat Kesiapan Operasional

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran 2026 diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Operator penyeberangan nasional, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), memproyeksikan jumlah penumpang yang menggunakan layanan kapal feri mencapai sekitar 5,8 juta orang. Jumlah tersebut meningkat sekitar 9,4 persen dibandingkan periode mudik Lebaran tahun lalu. Sementara itu, jumlah kendaraan yang melintasi jalur penyeberangan […]

  • SKK Migas Tawarkan PI 7 Persen, Jambi Dihadapkan Pilihan Terima atau Kejar 10 Persen

    SKK Migas Tawarkan PI 7 Persen, Jambi Dihadapkan Pilihan Terima atau Kejar 10 Persen

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perjuangan panjang Pemerintah Provinsi Jambi untuk memperoleh Participating Interest (PI) migas sebesar 10 persen memasuki babak baru. Setelah lebih dari tiga tahun diperjuangkan, kini SKK Migas menawarkan porsi 7 persen. Tawaran tersebut disampaikan dalam pertemuan antara SKK Migas, Pemerintah Provinsi Jambi, dan DPRD Provinsi Jambi di Jakarta pada Selasa (28/7/2026). Pemerintah Provinsi Jambi […]

  • BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD Motor Indonesia mencatat lonjakan penjualan besar pada Oktober 2025. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) BYD mencapai 10.593 unit, melesat 873,9 persen dari bulan sebelumnya sebanyak 1.088 unit. Kenaikan juga terlihat pada penjualan ritel. Sebanyak 9.732 unit mobil BYD terjual ke konsumen pada Oktober […]

  • Bukan Cuma Cabai, Ini Daftar Harga yang Bikin Inflasi Jambi Tembus 3,25 Persen

    Bukan Cuma Cabai, Ini Daftar Harga yang Bikin Inflasi Jambi Tembus 3,25 Persen

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan harga di Jambi pada Juli 2026 tidak hanya datang dari satu komoditas. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sejumlah kebutuhan masyarakat mulai dari cabai, minyak goreng, daging, makanan jadi hingga emas perhiasan ikut memberikan sumbangan terhadap inflasi tahunan. BPS mencatat inflasi Provinsi Jambi pada Juli 2026 mencapai 3,25 persen secara year on […]

  • Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Jambi, Hendra Play Button

    Investasi di Kota Jambi Tumbuh Positif Semester I 2025 Tembus Rp 1,6 Triliun, Ada Investor Asing

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Investasi yang tertanam di Kota Jambi terus menunjukkan tren positif. Sebagai kota yang bertumpu pada perdagangan dan jasa, investasi menjadi penggerak perekonomian yang penting. Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Jambi, Hendra, mengatakan bahwa nilai realisasi investasi Kota Jambi pada semester I tahun 2025 mencapai Rp 1,6 triliun. Angka tersebut hampir menyamai capaian investasi […]

  • Transaksi Derivatif Kripto Indonesia Melonjak 120 Persen, Tembus Rp 73,8 Triliun per September 2025

    Transaksi Derivatif Kripto Indonesia Melonjak 120 Persen, Tembus Rp 73,8 Triliun per September 2025

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas perdagangan derivatif aset kripto di Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Bursa Kripto CFX, total nilai transaksi derivatif kripto hingga September 2025 mencapai Rp 73,8 triliun, atau melonjak 120 persen dibandingkan periode kuartal II 2025 yang tercatat sebesar Rp 33,54 triliun. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap produk […]

expand_less