Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Utang Proyek Whoosh Jadi Ujian bagi Danantara, Investor Waspadai Persepsi Negatif

Utang Proyek Whoosh Jadi Ujian bagi Danantara, Investor Waspadai Persepsi Negatif

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Besarnya utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh kini menjadi ujian berat bagi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Sejumlah pengamat menilai, kegagalan Danantara mengelola beban keuangan proyek strategis nasional ini bisa menimbulkan persepsi negatif dari investor global terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia.

“Masalah persepsi negatif akan muncul ketika Danantara tidak mampu mengatasi utang BUMN seperti KAI. Karena Danantara adalah badan publik yang langsung bertanggung jawab kepada presiden, maka isu ini bisa dianggap mencerminkan kemampuan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan BUMN,” ujar Pengamat BUMN Next Center, Herry Gunawan, kepada kumparan, Senin (27/10).

Proyek Whoosh memiliki nilai investasi USD 7,27 miliar atau sekitar Rp 120,6 triliun, termasuk pembengkakan biaya (cost overrun) senilai USD 1,2 miliar (Rp 19,8 triliun). Sebagai pemimpin konsorsium BUMN, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menanggung beban utang sebesar Rp 6,9 triliun dari China Development Bank (CDB) untuk menutup pembengkakan biaya tersebut.

Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menolak opsi penyelesaian utang menggunakan dana APBN, dan menyerahkan penyelesaiannya kepada Danantara sebagai lembaga pengelola investasi negara.

“Keputusan Menteri Keuangan sudah tepat, karena dengan begitu utang Whoosh tidak akan membebani fiskal negara yang terbatas,” jelas Herry.

Proyek Whoosh sepanjang 142,3 km dari Jakarta ke Bandung tercatat memiliki biaya lebih besar dibanding proyek Saudi Land Bridge di Arab Saudi yang memiliki panjang 1.500 km. Proyek Saudi tersebut menelan investasi USD 7 miliar atau Rp 116 triliun, lebih rendah dari total biaya pembangunan Whoosh.

Menurut Herry, tingginya biaya proyek Whoosh disebabkan perencanaan yang kurang matang, mulai dari relokasi fasilitas umum, kenaikan harga material konstruksi, hingga pembebasan lahan yang tidak efisien.

“Kalau perencanaannya matang dari awal, pembengkakan biaya sebesar ini seharusnya tidak terjadi,” katanya.

Ketua Forum Pembiayaan Transportasi MTI, Muhammad Syaifullah, menilai pembengkakan biaya besar kerap terjadi pada proyek infrastruktur dunia, namun mitigasi risiko harus dilakukan sejak awal melalui kajian komprehensif.

“Contohnya proyek MRT di Amerika Serikat juga mengalami pembengkakan luar biasa karena lemahnya kajian risiko,” ujarnya.

Menurut Syaifullah, faktor geotektonik dan topografi juga menjadi penyebab utama mahalnya biaya konstruksi Whoosh.

“Konstruksi yang banyak menggunakan terowongan (tunnel) dan struktur elevated jelas lebih mahal dibanding jalur datar (at grade). Apalagi wilayah Jakarta–Bandung rawan pergeseran lempeng bumi, yang berpengaruh pada desain teknik dan keamanan proyek,” jelasnya.

Ia juga menduga, bunga pinjaman dari CDB yang lebih tinggi dibanding proyek lain turut memperbesar total biaya proyek.
“Hal ini harus diverifikasi lebih lanjut karena bisa berdampak signifikan pada total pengembalian investasi,” tambahnya.

Dengan penolakan penggunaan APBN dan pelimpahan tanggung jawab ke Danantara, pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga disiplin fiskal. Namun, para pengamat menilai langkah ini akan menjadi ujian kredibilitas pertama bagi Danantara sebagai lembaga pengelola investasi strategis nasional. Jika gagal mengelola beban utang proyek besar seperti Whoosh, kepercayaan investor terhadap kemampuan Indonesia menjaga stabilitas keuangan dan tata kelola BUMN bisa terpengaruh.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako Pasar Angso Duo: Cabai Merah dan Bawang Putih Naik Tajam

    Harga Sembako Pasar Angso Duo: Cabai Merah dan Bawang Putih Naik Tajam

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga bahan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada awal pekan ini. Namun, sejumlah komoditas strategis seperti cabai dan bawang menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Berdasarkan data terbaru per 8 Juni 2026, harga cabai merah besar mengalami lonjakan tajam hingga 23,91 persen dan kini berada di angka Rp46.000 per kilogram. […]

  • Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Tak Terima PBI BPJS Kesehatan

    Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Tak Terima PBI BPJS Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan fakta mencengangkan terkait data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Dalam rapat bersama DPR RI, Senin (9/2/2026), pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menyebut sebanyak 54 juta warga miskin di Indonesia belum menerima bantuan iuran BPJS Kesehatan, meski masuk kategori masyarakat tidak mampu. Temuan tersebut diperoleh setelah […]

  • Agustiar Sabran Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Percasi 2026–2030, Gantikan Utut Adianto

    Agustiar Sabran Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Percasi 2026–2030, Gantikan Utut Adianto

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musyawarah Nasional (Munas) XXX Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) menetapkan Agustiar Sabran sebagai Ketua Umum PB Percasi periode 2026–2030. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam rapat paripurna yang digelar di Jakarta, Sabtu (11/4/2026), sekaligus mengakhiri kepemimpinan Grand Master (GM) Utut Adianto yang menjabat sejak 2018. Munas yang berlangsung pada 10–12 April 2026 ini […]

  • BYD Luncurkan Song Ultra EV, Harga Mulai Rp370 Jutaan: Ini Rinciannya!

    BYD Luncurkan Song Ultra EV, Harga Mulai Rp370 Jutaan: Ini Rinciannya!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD meluncurkan mobil listrik yang dinamai Song Ultra EV pada Kamis (26/3) waktu setempat di China, yang baterainya diklaim dapat diisi daya dari 10 persen ke 97 persen hanya dalam waktu 9 menit. Sementara dari 10 ke 70 hanya 5 menit. Kemudian pada suhu −30°C, waktu pengisian bertambah sekitar 3 menit. Laman Carnewschina […]

  • Emas Antam Turun Rp7.000, Segini Harganya Per Gram Sekarang

    Emas Antam Turun Rp7.000, Segini Harganya Per Gram Sekarang

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam melorot pada perdagangan hari ini, Rabu (11/2/2026). Sekarang harga emas Antam dibanderol Rp2.947.000 per gram. Harga tersebut turun Rp 7.000 per gram dibanding perdagangan kemarin yang mencapai Rp2.954.000. Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam ditetapkan menjadi seharga Rp2.741.000 per gram. Harga tersebut sewaktu-waktu bisa berubah. ‎Transaksi harga jual […]

  • QR Code Ganda BBM Subsidi Jadi Sorotan, FKDM Jambi Sebut Modus Lama yang Terus Berulang

    QR Code Ganda BBM Subsidi Jadi Sorotan, FKDM Jambi Sebut Modus Lama yang Terus Berulang

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Temuan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terkait indikasi penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Jambi menuai perhatian dari berbagai pihak. Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Jambi, Sigit Eko Yuwono, menilai dugaan penggunaan QR Code ganda, pemalsuan […]

expand_less