Muaro Jambi Tuan Rumah, Turnamen Catur Non Master ke-10 Digelar di Paviliun JBC
- account_circle say say
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Turnamen catur bulanan non master pengprov percasi jambi ke 10.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Persaingan panas di papan catur bakal tersaji di Paviliun JBC pada 17–18 Oktober 2026. Turnamen Catur Non Master ke-10 Pengprov Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi dipastikan menjadi ajang penting bagi para atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus mematangkan persiapan menjelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2026 di Banten.
Setelah sukses menggelar Turnamen Catur Non Master ke-9 di Kabupaten Merangin, Pengprov Percasi Jambi kembali melanjutkan rangkaian turnamen. Kali ini, penyelenggaraan dipercayakan kepada Pengurus Percasi Kabupaten Muaro Jambi dengan menghadirkan persaingan yang diprediksi semakin menarik.
Turnamen kali ini terasa istimewa karena diikuti atlet junior yang akan berlaga pada Kejurnas Catur di Banten, 23–29 Oktober 2026. Selain itu, sejumlah atlet senior yang telah dipilih Pengprov Percasi Jambi untuk mewakili Provinsi Jambi juga akan ambil bagian.
Kehadiran para atlet yang dipersiapkan menuju kejurnas membuat turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan kemenangan. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk menguji strategi, menjaga konsentrasi, serta mengevaluasi kesiapan menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah di tingkat nasional.
Hingga saat ini, sekitar 70 peserta telah memastikan diri mengikuti turnamen. Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah hingga penutupan pendaftaran pada Jumat malam, 16 Oktober 2026.
Ketua Pengprov Percasi Jambi, Mario Liberty Siregar, mengajak seluruh atlet catur untuk berpartisipasi, terutama para atlet yang akan diberangkatkan ke Kejurnas Catur 2026.
“Turnamen ini menjadi kesempatan penting bagi para atlet untuk mengukur kemampuan dan mematangkan persiapan sebelum berlaga di kejurnas. Saya mengajak seluruh atlet, khususnya yang akan mewakili Provinsi Jambi, untuk ikut berpartisipasi dan memanfaatkan pertandingan ini sebaik mungkin,” ujar Mario.
Menurutnya, kesiapan menghadapi kejurnas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membaca langkah lawan, tetapi juga ketenangan, ketelitian, dan konsistensi dalam mengambil keputusan di bawah tekanan.
Dengan jadwal kejurnas yang semakin dekat, Turnamen Catur Non Master ke-10 di Paviliun JBC diharapkan menjadi panggung pemanasan yang kompetitif bagi para atlet Jambi. Ajang ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas pecatur daerah sebelum membawa nama Provinsi Jambi ke persaingan nasional.
- Penulis: say say
