Sektor Usaha yang Menyerap Tenaga Kerja di Jambi, dari Pertanian hingga Jasa dan Perdagangan
- account_circle say say
- calendar_month 55 menit yang lalu
- print Cetak

Tenaga kerja perkebunan teh.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Peluang kerja di Provinsi Jambi tersebar di berbagai sektor ekonomi, mulai dari pertanian, perkebunan, perdagangan, industri pengolahan, transportasi, hingga penyediaan akomodasi dan makan minum. Perkembangan sektor-sektor tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pencari kerja dalam menentukan bidang pekerjaan dan keterampilan yang perlu dikembangkan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 147,67 juta orang pada Februari 2026, meningkat sekitar 1,89 juta orang dibandingkan Februari 2025. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi lapangan usaha dengan penyerapan tenaga kerja terbesar, mencapai 42,49 juta orang atau 28,78% dari total penduduk bekerja nasional.
Di Provinsi Jambi, BPS melaporkan sekitar 1,80 juta penduduk bekerja pada Februari 2026. Jumlah tersebut berkurang sekitar 3.080 orang dibandingkan Februari 2025. Pada periode yang sama, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum mencatat penambahan jumlah pekerja sebanyak 19.380 orang.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Jambi pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,99%, lebih rendah dibandingkan TPT nasional sebesar 4,68%. Meski demikian, angka pengangguran tersebut tidak dapat digunakan sebagai ukuran langsung jumlah lowongan yang tersedia karena TPT menunjukkan persentase penganggur terhadap total angkatan kerja.
Data tersebut memperlihatkan bahwa perubahan jumlah pekerja dapat berbeda antarsektor. Penambahan tenaga kerja pada akomodasi dan makan minum, misalnya, dapat menjadi konteks untuk menelusuri kebutuhan pekerja di bidang kuliner, pelayanan, operasional hotel, dan kegiatan pendukung pariwisata. Namun, jumlah penambahan pekerja tidak sama dengan jumlah lowongan baru yang dibuka perusahaan.
Sektor pertanian dan perkebunan juga memiliki peran penting dalam perekonomian Jambi. Kegiatan produksi, pengolahan hasil, distribusi, dan perdagangan menciptakan kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan yang beragam. Sementara itu, sektor perdagangan dan jasa membutuhkan kompetensi seperti penjualan, administrasi, pelayanan pelanggan, logistik, serta pemasaran digital.
Bagi pencari kerja, langkah berikutnya adalah memetakan kebutuhan perusahaan berdasarkan sektor dan wilayah. Informasi lowongan dari perusahaan, portal resmi ketenagakerjaan, bursa kerja, serta program pelatihan vokasi dapat membantu menentukan keterampilan yang perlu diprioritaskan.
Pencari kerja juga perlu memperhatikan persyaratan pendidikan, pengalaman, sertifikasi, dan kemampuan teknis yang diminta pemberi kerja. Penguasaan keterampilan digital, komunikasi, pengelolaan administrasi, dan kemampuan operasional dapat menjadi nilai tambah sesuai bidang pekerjaan yang dituju.
- Penulis: say say
