Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Kerinci Raih Terbaik II Program 3 Juta Rumah, Dapat Bantuan 250 Unit Bedah Rumah dari Pemerintah Pusat

Kerinci Raih Terbaik II Program 3 Juta Rumah, Dapat Bantuan 250 Unit Bedah Rumah dari Pemerintah Pusat

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabupaten Kerinci kembali menorehkan prestasi di tingkat regional Sumatera. Berkat keberhasilannya mengimplementasikan Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci meraih penghargaan Terbaik II kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kabupaten dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II yang digelar di Batam, Kepulauan Riau.

Tak hanya membawa pulang penghargaan, capaian tersebut juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah pusat mengalokasikan 250 unit program bedah rumah bagi Kabupaten Kerinci sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara yang berlangsung pada Rabu (12/8/2026). Kerinci menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan kebijakan dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah di tingkat kabupaten.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, dukungan pemerintah pusat, dunia usaha, serta masyarakat.

“Prestasi ini adalah hasil kerja bersama. Mari terus perkuat kolaborasi, tingkatkan pelayanan, dan hadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Monadi melalui keterangan resmi di Jambi, Kamis (13/8).

Monadi menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol keberhasilan pemerintah daerah. Yang paling penting, menurutnya, adalah manfaat yang langsung dirasakan masyarakat melalui tambahan 250 unit program bedah rumah.

Program itu akan menyasar masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan berdasarkan data yang telah diverifikasi pemerintah. Dengan demikian, bantuan dapat tepat sasaran kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.

“Bantuan 250 unit dari pemerintah pusat ini nantinya diperuntukkan bagi masyarakat sesuai kriteria berdasarkan desil yang telah diverifikasi dan ditetapkan pemerintah,” kata Monadi.

Ia berharap program tersebut mampu membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.

Keberhasilan Kabupaten Kerinci tidak lepas dari berbagai kebijakan yang diterbitkan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemkab Kerinci menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2025 mengenai pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, pemerintah daerah juga menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2025 tentang pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kebijakan tersebut dinilai mampu mengurangi beban biaya pembangunan rumah sehingga masyarakat berpenghasilan rendah memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh hunian layak.

Komitmen Pemkab Kerinci terhadap sektor perumahan juga terlihat dari dukungan anggaran yang terus meningkat. Selama tiga tahun terakhir, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana hampir Rp445,4 juta untuk mendukung berbagai program perumahan dan permukiman.

Rinciannya meliputi:

  • Tahun 2024 sebesar Rp114,8 juta.
  • Tahun 2025 sebesar Rp114,8 juta.
  • Tahun 2026 sebesar Rp215,8 juta.

Anggaran tersebut digunakan untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman kumuh, memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH), serta membangun dan merehabilitasi rumah korban bencana. Melalui program tersebut, pemerintah daerah telah menangani sedikitnya 15 unit rumah tidak layak huni serta 15 unit rumah korban bencana.

Menurut Monadi, tambahan 250 unit program bedah rumah akan menjadi bagian penting dalam mengurangi backlog atau kebutuhan rumah di Kabupaten Kerinci. Selain mengurangi kekurangan rumah, program tersebut juga diarahkan untuk menekan jumlah rumah tidak layak huni serta meningkatkan kualitas kawasan permukiman. Ia menilai persoalan perumahan tidak bisa diselesaikan pemerintah daerah sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat agar penyediaan hunian layak dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Subaru BEV Concept, Perpaduan Desain Futuristik dan DNA Subaru

    Subaru BEV Concept, Perpaduan Desain Futuristik dan DNA Subaru

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Subaru memperkenalkan konsep mobil listrik terbarunya yang menggambarkan masa depan performa merek tersebut dalam format battery electric vehicle (BEV) pada Japan Mobility Show 2025. Model ini bukan sekadar pajangan di pameran, melainkan wujud nyata dari filosofi Subaru tentang kenikmatan mengemudi dan kendali, yang menjadi esensi dari setiap produknya. Dikutip dari Subaru.jp, Jumat (31/10/2025) […]

  • Investasi Migas RI Diproyeksikan Capai Rp266 Triliun pada 2026

    Investasi Migas RI Diproyeksikan Capai Rp266 Triliun pada 2026

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan investasi hulu migas pada 2026 mencapai 16 miliar dollar AS atau sekitar Rp266 triliun. Proyeksi tersebut diharapkan didorong oleh konsorsium perusahaan lama serta masuknya sejumlah investor baru. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menuturkan, minat investor asing terhadap proyek migas […]

  • Bank of Japan Siap Naikkan Suku Bunga, Gubernur BOJ: Inflasi dan Ekonomi Sesuai Proyeksi

    Bank of Japan Siap Naikkan Suku Bunga, Gubernur BOJ: Inflasi dan Ekonomi Sesuai Proyeksi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Sentral Jepang atau Bank of Japan (BOJ) menyatakan kesiapan untuk kembali menaikkan suku bunga acuan apabila perkembangan inflasi dan kondisi ekonomi bergerak sesuai dengan proyeksi. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur BOJ Kazuo Ueda di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap arah kebijakan moneter Jepang. Mengutip laporan Reuters, Senin (5/1/2026), Ueda mengatakan ekonomi […]

  • Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Naik 8,33 persen

    Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Naik 8,33 persen

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (22/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya beberapa komoditas hortikultura yang mengalami perubahan harga, sementara mayoritas bahan pangan strategis masih bertahan di level sebelumnya. Komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah cabe rawit merah. Harga cabe […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi 1 Juli 2026: Harga Cabai Turun hingga 22 Persen

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi 1 Juli 2026: Harga Cabai Turun hingga 22 Persen

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Rabu (1/7/2026) secara umum masih stabil. Namun, berbeda dengan komoditas lainnya, harga cabai mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan pembaruan sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, penurunan terjadi pada seluruh jenis cabai yang diperdagangkan di pasar tersebut. Harga cabai […]

  • Mneteri Pertanian Play Button

    Setelah Kisruh Pembatasan Kuota Impor Daging, Pedagang Daging Sapi Batal Demo

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembatasan kuota impor daging sapi dan kuota perdagangan sapi hidup yang dipersoalkan pedagang menemui titik terang. Bahkan para pedagang daging sapi yang sedianya akan mogok selama tiga hari, mengurungkan rencana tersebut. APDI atau Asosiasi Pedagang Daging Indonesia kemarin menggelar pertemuan dengan perwakilan pemerintah dan pelaku usaha terkait dan dicapai kesepakatan. “Alhamdulillah tadi sore […]

expand_less