Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Purbaya Siapkan Rp 60 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatra 2026

Purbaya Siapkan Rp 60 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatra 2026

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran belanja hingga Rp 60 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk mendukung pemulihan dampak bencana di tiga provinsi di Sumatra.

Anggaran tersebut akan dialokasikan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan bersumber dari APBN tahun anggaran 2026.

Purbaya menjelaskan, penyiapan anggaran dilakukan setelah APBN dibahas dan disahkan bersama DPR.

Selanjutnya, Kementerian Keuangan melakukan penelaahan dan penyisiran terhadap berbagai program kementerian dan lembaga (K/L).

“Dananya dari APBN. Setelah APBN selesai dibahas di DPR, kami pelajari dan sisir seluruh program kementerian dan lembaga. Masih banyak program yang tidak jelas, dan itu kami rapikan,” ujar Purbaya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan baru-baru ini.

Dari hasil penyisiran tersebut, pemerintah berhasil mengumpulkan ruang fiskal hingga Rp 60 triliun yang siap digunakan apabila diperlukan untuk penanganan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana.

“Jadi tinggal dieksekusi atau tidak oleh BNPB. Begitu dibutuhkan Rp 60 triliun seperti yang disampaikan Presiden, kami sudah siap melalui APBN 2026 untuk rehabilitasi,” jelasnya.

Sementara itu, untuk penanganan bencana pada tahun berjalan 2025, Purbaya memastikan anggaran masih mencukupi.

Saat ini, BNPB telah mengajukan anggaran sekitar Rp 1,6 triliun, sementara sisa anggaran yang tersedia masih sekitar Rp 1,3 triliun.

“Saya belum tahu apakah BNPB akan mengajukan tambahan. Sebelumnya mereka juga masih memiliki sisa anggaran beberapa ratus miliar, jadi sejauh ini masih cukup,” katanya.

Terkait permintaan Menteri Pertanian mengenai kebutuhan anggaran pemulihan sektor pertanian, khususnya sawah yang terdampak bencana dengan estimasi Rp 300 miliar hingga Rp 400 miliar, Purbaya menyebut mekanisme penganggarannya kemungkinan tetap melalui BNPB.

“Saya belum tahu apakah lewat BNPB atau langsung, tapi seharusnya lewat BNPB juga karena penanganan bencana itu satu pintu. Saya di sini hanya sebagai jurubayar,” ujarnya.

Purbaya menegaskan, dana pemulihan bencana telah disiapkan, terutama untuk rehabilitasi skala besar yang akan dilakukan setelah kondisi cuaca membaik.

“Rp 60 triliun sudah kami siapkan. Untuk tahun ini anggarannya sudah ada. Rehabilitasi besar-besaran nanti dilakukan saat cuaca sudah memungkinkan. Tapi dananya siap,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Buka Perdagangan Bursa Efek 2026, Perkuat Integritas Pasar dan Dorong Ekonomi Hijau

    OJK Buka Perdagangan Bursa Efek 2026, Perkuat Integritas Pasar dan Dorong Ekonomi Hijau

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya memperkuat peran strategis pasar modal Indonesia dalam mendukung agenda prioritas pemerintah, khususnya melalui peningkatan integritas pasar, pendalaman likuiditas, penguatan investor institusi, serta percepatan pembangunan ekosistem ekonomi hijau. Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam sambutannya pada Pembukaan Perdagangan Perdana Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun […]

  • Jemaah Haji 2026 Dapat Fasilitas Bebas Bea Masuk Kiriman hingga US.000

    Jemaah Haji 2026 Dapat Fasilitas Bebas Bea Masuk Kiriman hingga US$3.000

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memberikan fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak atas barang kiriman bagi jemaah haji Indonesia tahun 2026. Nilai pembebasan tersebut mencapai maksimal 3.000 dollar AS atau sekitar Rp51,39 juta per orang dalam satu periode penyelenggaraan ibadah haji. Kepala Seksi Impor III Direktorat Teknis Kepabeanan DJBC, Cindhe Marjuang Praja, […]

  • 6.317 NIB Terbit di Kota Jambi, Peta Bisnis Baru Mulai Terlihat di Sejumlah Kecamatan

    6.317 NIB Terbit di Kota Jambi, Peta Bisnis Baru Mulai Terlihat di Sejumlah Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas usaha di Kota Jambi terus bertambah sepanjang 2026. Data Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Jambi mencatat 6.317 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah terbit hingga Agustus 2026. Dashboard tersebut dapat membaca aktivitas usaha berdasarkan kecamatan, kategori pelaku usaha, sektor hingga KBLI. Data tersebut menarik karena perkembangan bisnis tidak hanya terlihat dari kawasan perdagangan […]

  • Harga Sembako Pasar Angso Duo Jambi 13 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp60 Ribu

    Harga Sembako Pasar Angso Duo Jambi 13 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp60 Ribu

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, Kamis (13/8/2026), masih relatif stabil. Namun, harga komoditas cabai justru bergerak naik dan menjadi perhatian. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, kenaikan paling tinggi terjadi pada cabai rawit merah. Harganya kini mencapai Rp60.000 per kilogram, naik Rp9.000 dibandingkan sehari sebelumnya yang […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Cabai Rawit Merah Turun

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Cabai Rawit Merah Turun

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau stabil pada Rabu, 3 Desember 2025. Hampir seluruh komoditas tidak mengalami perubahan harga, berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Satu-satunya komoditas yang mengalami perubahan adalah cabai rawit merah, yang tercatat turun 29,17% menjadi Rp85.000 per kilogram. Untuk komoditas lain, […]

  • Prabowo Kucurkan Rp101 Triliun untuk Selamatkan Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Tenaga Kerja

    Prabowo Kucurkan Rp101 Triliun untuk Selamatkan Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Tenaga Kerja

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan dana sekitar Rp101 triliun untuk melindungi dan memperkuat industri tekstil nasional. Langkah ini diambil guna menjaga keberlangsungan sektor padat karya yang menyerap jutaan tenaga kerja serta menghadapi tekanan global dan persaingan industri internasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa dana tersebut setara dengan […]

expand_less