Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Bea Cukai Diguncang, Purbaya Siap Ganti Semua Pejabat Selain Dirjen

Bea Cukai Diguncang, Purbaya Siap Ganti Semua Pejabat Selain Dirjen

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan langkah tegas dengan merombak besar-besaran jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Kebijakan ini menyasar seluruh pejabat Bea Cukai di pelabuhan, kecuali Direktur Jenderal. Purbaya menegaskan, perombakan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai bentuk terapi kejut untuk memperbaiki kinerja institusi pengawal penerimaan negara itu.

“Semua pejabat di sekitar Dirjen saya ganti. Kepala pelabuhan dan kepala wilayah yang mengawasi pelabuhan juga saya tukar semuanya. Sebagian akan saya rumahkan,” kata Purbaya dalam sebuah acara di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Langkah ini diambil lantaran pemerintah menilai reformasi di tubuh Bea Cukai harus berjalan lebih cepat dan disiplin, terutama dalam mengawal sektor kepabeanan dan perdagangan internasional.

Purbaya menyebut, dirinya sebenarnya memiliki harapan besar terhadap jajaran Bea Cukai. Ia bahkan mencontohkan keberhasilan timnya dalam membangun sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mendeteksi praktik underinvoicing atau pelaporan nilai barang yang tidak sesuai.

Namun demikian, menurutnya, perbaikan kinerja tidak cukup hanya dengan teknologi. Shock therapy dinilai perlu agar seluruh jajaran bekerja lebih keras dan bertanggung jawab.

Tak hanya itu, Purbaya juga menyampaikan ancaman serius dari Presiden Prabowo Subianto. Jika reformasi Bea Cukai gagal, maka fungsi pengawasan kepabeanan berpotensi dialihkan kepada perusahaan inspeksi global asal Swiss, Société Générale de Surveillance (SGS).

“Kalau Bea Cukainya tidak beres, tahun ini bisa saja diganti dengan SGS,” ujarnya.

Ancaman serupa juga disampaikan Purbaya kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ia menegaskan siap melakukan pembenahan internal secara menyeluruh apabila target penerimaan negara tidak tercapai.

Meski demikian, Purbaya mengaku optimistis jajaran di bawahnya mampu bekerja lebih baik sepanjang 2026. Ia menekankan komitmen untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan penerimaan negara secara berkelanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi 10 Pecatur Terbaik, MN Izhar Bafadhol Gelar Simultan di Posko Catur Rusuh Sungai Penuh

    Hadapi 10 Pecatur Terbaik, MN Izhar Bafadhol Gelar Simultan di Posko Catur Rusuh Sungai Penuh

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komitmen pembinaan olahraga catur di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh kembali ditegaskan melalui kegiatan simultan catur yang digelar di Posko Catur Rusuh Lawang Agung, Sungai Penuh, Senin (16/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan Master Nasional (MN) Izhar Bafadhol dan diikuti 10 pecatur terbaik dari Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Persatuan […]

  • Kementerian ATR Pastikan Alih Fungsi Lahan Sesuai Rencana Tata Ruang

    Kementerian ATR Pastikan Alih Fungsi Lahan Sesuai Rencana Tata Ruang

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan seluruh perubahan penggunaan lahan di Indonesia harus sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang berlaku. Direktur Pengendalian Hak Tanah, Alih Fungsi Lahan, Kepulauan dan Wilayah Tertentu Andi Renald menjelaskan bahwa alih fungsi lahan merupakan konsekuensi logis dari pertumbuhan wilayah dan urbanisasi, namun tetap […]

  • Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa Indonesia telah siap untuk mengekspor beras. Namun, pemerintah lebih memilih untuk memperkuat stok terlebih dahulu, sebelum dapat mengirimnya ke negara lain. Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia pada dasarnya telah mencapai swasembada beras. Mengingat stok cadangan beras telah menembus empat juta ton. “Kalau ekspor saja, hari […]

  • Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.749 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS melemah 0,06% ke 99,53. Sementara itu, sejumlah mata uang di kawasan Asia dibuka bervariasi. Mata uang yen […]

  • Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tertekan pada pembukaan perdagangan Senin (8/12/2025). Rupiah dibuka diposisi Rp16.685 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 37,50 poin atau 0,23 persen dibanding penutupan yang berada di level Rp 16.648 per dolar AS. Di saat yang sama indeks dolar AS melemah 0,11% ke 98,88. Sementara itu, nilai tukar negara Asia […]

  • Ara Sindir Pengembang: Kuota Sudah Digedein, Serapan FLPP Masih Rendah

    Ara Sindir Pengembang: Kuota Sudah Digedein, Serapan FLPP Masih Rendah

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara menyindir pengembang atas rendahnya serapan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun ini. “Ini tadi dengan REI dan lainnya, waktu saya jadi Menteri, pertama mereka minta satu ‘tolong kuotanya digedein’. Saya sudah tingkatkan (kuota rumah subsidi) dari 200.300 unit di tahun 2024 menjadi […]

expand_less