Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » RMKO Incar Dana Rp 159,9 Miliar dari Rights Issue, Fokus Perkuat Modal Kerja Operasional

RMKO Incar Dana Rp 159,9 Miliar dari Rights Issue, Fokus Perkuat Modal Kerja Operasional

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) menargetkan perolehan dana hingga Rp 159,9 miliar melalui aksi korporasi Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue.

Perseroan menyampaikan, rencana rights issue tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 8 April 2026.

Dalam aksi korporasi ini, RMKO akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 457.142.857 saham baru atau setara 26,78% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Saham baru tersebut memiliki nilai nominal Rp 100 per saham dengan harga pelaksanaan Rp 350 per saham.

Dengan demikian, total dana yang dibidik dari rights issue ini mencapai maksimal Rp 159,9 miliar.

Berdasarkan rasio yang ditetapkan, setiap pemegang 175 saham lama berhak memperoleh 64 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru.

Sementara itu, pemegang saham utama PT RMK Investama (RMKI) menyatakan komitmennya untuk mengeksekusi seluruh haknya dalam aksi ini, yakni sebanyak 308.564.114 HMETD dengan nilai sekitar Rp 107,9 miliar.

Direktur Utama RMKO, William Saputra, mengatakan penguatan struktur permodalan menjadi langkah strategis di tengah prospek positif sektor pertambangan nasional.

“Dengan struktur keuangan yang lebih kuat, RMKO optimistis dapat meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan operasional, dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (15/4).

Adapun seluruh dana hasil rights issue, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk modal kerja. Alokasi ini mencakup kebutuhan operasional seperti bahan bakar, pelumas, pembelian suku cadang, serta pemeliharaan alat berat dan mesin.

Berikut jadwal pelaksanaan rights issue RMKO:

Tanggal efektif: 5 Juni 2026
Cum-right di pasar reguler dan negosiasi: 15 Juni 2026
Cum-right di pasar tunai: 18 Juni 2026
Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD: 22–26 Juni 2026
Tanggal penjatahan saham tambahan: 1 Juli 2026

Melalui aksi ini, RMKO berharap dapat memperkuat kapasitas operasional sekaligus menangkap peluang pertumbuhan di sektor jasa pendukung pertambangan yang terus berkembang.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karhutla di Tanjab Timur Hanguskan 4,5 Hektare Lahan, Ancam Aktivitas Ekonomi dan Perkebunan

    Karhutla di Tanjab Timur Hanguskan 4,5 Hektare Lahan, Ancam Aktivitas Ekonomi dan Perkebunan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur). Dalam satu hari, api melahap sekitar 4,5 hektare lahan di dua lokasi berbeda. Meski berhasil dipadamkan, kejadian ini menjadi peringatan serius karena berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor perkebunan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanjab Timur, Amri […]

  • Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Naik KRL dari Manggarai ke Tanah Abang

    Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Naik KRL dari Manggarai ke Tanah Abang

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat yang kini tampil lebih modern dan luas. Dalam kunjungannya pada Selasa (4/11/2025), Prabowo menempuh perjalanan menggunakan KRL Commuter Line Jabodetabek dari Stasiun Manggarai menuju Tanah Abang. Prabowo tiba di Stasiun Manggarai sekitar pukul 10.50 WIB, didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur […]

  • Harga Minyak Naik 3%, Badai Musim Dingin Lumpuhkan Produksi AS

    Harga Minyak Naik 3%, Badai Musim Dingin Lumpuhkan Produksi AS

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Selasa atau Rabu (28/1/2026) waktu Jakarta. Kenaikan ini dipicu oleh gangguan produksi minyak mentah Amerika Serikat (AS) akibat badai musim dingin yang melumpuhkan infrastruktur energi dan menghentikan ekspor minyak mentah dari Pantai Teluk AS. Mengutip CNBC, harga minyak Brent naik USD 1,98 atau 3,02 persen dan […]

  • Cek Daftar Penerima BSU Rp600.000 di Situs Resmi Kemnaker, Ini Link, Syarat, dan Cara Lengkapnya

    Cek Daftar Penerima BSU Rp600.000 di Situs Resmi Kemnaker, Ini Link, Syarat, dan Cara Lengkapnya

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan bahwa bantuan subsidi upah (BSU) senilai Rp600.000 tidak akan disalurkan kembali pada sisa tahun 2025. Meski demikian, masyarakat masih bisa mengecek status penerima BSU melalui situs resmi bsu.kemnaker.go.id atau aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) untuk memastikan apakah mereka termasuk penerima bantuan pada tahap sebelumnya. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli […]

  • Indonesia–Singapura Perkuat Kerja Sama Strategis, Dorong Integrasi Ekonomi dan Investasi Hijau

    Indonesia–Singapura Perkuat Kerja Sama Strategis, Dorong Integrasi Ekonomi dan Investasi Hijau

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia dan Singapura kembali memperkuat kemitraan strategis sebagai dua negara kunci di Asia Tenggara. Kerja sama ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Momentum penguatan hubungan kedua negara tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto […]

  • WhatsApp & Instagram Hampir Dipaksa Dijual, Zuckerberg Menang Besar Lawan FTC

    WhatsApp & Instagram Hampir Dipaksa Dijual, Zuckerberg Menang Besar Lawan FTC

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya regulator Amerika Serikat untuk memaksa Meta melepas Instagram dan WhatsApp akhirnya kandas. Hakim Distrik AS James Boasberg memutuskan bahwa Meta tidak memegang monopoli dalam bisnis jejaring sosial saat ini sehingga tidak melanggar hukum antimonopoli. Putusan ini menjadi kemenangan hukum besar bagi CEO Meta Mark Zuckerberg. Persidangan antimonopoli yang berakhir pada Mei lalu […]

expand_less