Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BMKG Peringatkan Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering, Minta Mitigasi Diperkuat

BMKG Peringatkan Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering, Minta Mitigasi Diperkuat

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi musim kemarau 2026 yang diprakirakan lebih panjang dan kering dibandingkan kondisi normal. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi dampak kemarau yang berpotensi meluas.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Strategi Mitigasi dan Penanggulangan Dampak Musim Kemarau 2026 di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta.

“Penyediaan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional,” ujar Faisal, Rabu (15/4/2026).

BMKG menjelaskan, kondisi iklim global saat ini berada pada fase netral dengan indeks ENSO sekitar +0,28. Namun, pada semester kedua 2026 diperkirakan berkembang menuju fase El Nino lemah hingga moderat dengan peluang 50–80 persen.

Menurut Faisal, kemarau dan El Nino merupakan dua fenomena berbeda, namun jika terjadi bersamaan, dampaknya akan memperparah kekeringan.

“Jika El Nino terjadi bersamaan dengan musim kemarau, maka kondisi akan menjadi jauh lebih kering,” katanya.

Untuk mengantisipasi dampak tersebut, BMKG merekomendasikan sejumlah langkah strategis, antara lain:

  • Antisipasi wilayah dengan curah hujan rendah
  • Penguatan manajemen waduk dan irigasi berbasis data
  • Operasi modifikasi cuaca
  • Kampanye efisiensi penggunaan air dan energi

BMKG juga menegaskan kesiapan mendukung berbagai sektor, mulai dari pertanian, transportasi, hingga infrastruktur melalui penyediaan data iklim yang akurat.

Sementara itu, Pelaksana Harian Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Adenan Rasyid, menyebut kemarau panjang 2026 sebagai tantangan serius yang harus direspons secara terintegrasi.

Ia menjelaskan, dampak kemarau dapat meluas ke berbagai sektor, mulai dari penurunan debit sungai dan volume waduk, gangguan pola tanam, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

“Kita tidak bisa menghindari kemarau, tetapi bisa memastikan dampaknya tidak berkembang menjadi krisis,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah mendorong koordinasi lintas sektor, termasuk dengan BMKG, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta kementerian dan pemerintah daerah.

 

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Belum Cukup Menahan Laju Utang Pemerintah

    Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Belum Cukup Menahan Laju Utang Pemerintah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 5,1 persen pada 2026 dinilai belum cukup kuat untuk menahan laju peningkatan utang pemerintah. Laporan Analisis Kritis Keberlanjutan Utang Indonesia 2026 yang disusun Institute for Strategic and Economic Action Indonesia menyebutkan, kondisi fiskal Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius, terutama karena biaya utang lebih tinggi dibandingkan laju […]

  • OJK Play Button

    OJK Jambi: Industri Keuangan Daerah Tumbuh Stabil, Pasar Modal Naik 64 Persen

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi (OJK Jambi) mencatat kinerja Industri Jasa Keuangan di Provinsi Jambi stabil dan tumbuh positif pada Agustus 2025. Kinerja Sektor Jasa Keuangan (SJK) di Jambi didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi, kepercayaan konsumen yang membaik, serta inovasi di berbagai segmen industri jasa keuangan. Pertumbuhan positif di sektor perbankan ditopang oleh […]

  • Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70 Ribu

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70 Ribu

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami perubahan pada Kamis (20/8/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas harga sembako masih berada dalam kondisi stabil. Namun, beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah yang kini berada di harga Rp70.000 per kilogram, […]

  • KAI Purwokerto Batalkan Sementara Sejumlah Perjalanan KA Tujuan Jakarta Imbas Gangguan di Bekasi

    KAI Purwokerto Batalkan Sementara Sejumlah Perjalanan KA Tujuan Jakarta Imbas Gangguan di Bekasi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto membatalkan sementara sejumlah perjalanan kereta api (KA) tujuan Jakarta untuk keberangkatan Minggu, 26 Oktober 2025, sebagai dampak lanjutan dari gangguan operasional di wilayah Daop 1 Jakarta yang terjadi pada Sabtu (25/10). Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Krisbiyantoro menyampaikan permohonan maaf kepada para […]

  • Rangka Atap Baja Ringan vs Kayu, Lebih Baik Pilih yang Mana?

    Rangka Atap Baja Ringan vs Kayu, Lebih Baik Pilih yang Mana?

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemilihan rangka atap masih menjadi topik hangat di kalangan pemilik rumah, terutama antara baja ringan dan kayu. Dulu, kayu merupakan material yang selalu digunakan untuk membuat rangka atap rumah. Namun seiring berjalannya waktu, baja ringan semakin diminati sebagai material alternatif. Keduanya memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi kekuatan, keawetan, dan biaya konstruksi. Dengan meningkatnya […]

  • Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI, Ini Strategi Solikin M Juhro

    Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI, Ini Strategi Solikin M Juhro

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi XI DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Kompleks Parlemen, Jumat (23/1/2026). Uji kelayakan dan kepatutan tersebut dimulai dari Asisten Gubernur BI, Solikin M Juhro. Dihadapan anggota Komisi XI, Solikin mengusung delapan strategi yang disingkat dengan istilah “Semangka”. Ia kemudian […]

expand_less