Selasa, 21 Jul 2026
light_mode
Beranda » Properti » Rangka Atap Baja Ringan vs Kayu, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Rangka Atap Baja Ringan vs Kayu, Lebih Baik Pilih yang Mana?

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemilihan rangka atap masih menjadi topik hangat di kalangan pemilik rumah, terutama antara baja ringan dan kayu. Dulu, kayu merupakan material yang selalu digunakan untuk membuat rangka atap rumah.

Namun seiring berjalannya waktu, baja ringan semakin diminati sebagai material alternatif. Keduanya memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi kekuatan, keawetan, dan biaya konstruksi.

Dengan meningkatnya pembangunan dan renovasi jelang akhir tahun, isu ini kembali menjadi perhatian. Jadi mana yang lebih kuat rangka atap baja ringan vs kayu, berikut dirangkum dari berbagai sumber.

1. Kelebihan baja ringan dalam hal kekuatan dan ketahanan
Baja ringan dikenal memiliki kekuatan tarik yang tinggi serta stabil terhadap cuaca ekstrem. Material ini tidak mudah melengkung atau memuai sehingga struktur bangunan lebih terjaga dalam jangka panjang. Lapisan pelindung pada baja ringan juga membantu mencegah karat serta membuatnya tahan terhadap serangan rayap.

Keunggulan lain terletak pada bobotnya yang ringan, sehingga pemasangan jauh lebih cepat dan tidak memberi beban besar pada struktur bangunan di bawahnya. Faktor ini membuat baja ringan semakin populer untuk hunian modern yang mengutamakan efisiensi.

2. Kayu masih menjadi pilihan untuk Tampilan Natural
Meski tren baja ringan terus meningkat, kayu tetap dipilih untuk rumah yang mengedepankan estetika alami. Jenis kayu keras seperti jati dan merbau memiliki kekuatan yang baik dan mampu memberi kesan hangat pada ruangan, terutama bila rangka atap dibuat terekspos.

Namun, penggunaan kayu membutuhkan perawatan tambahan agar tetap awet. Kayu rentan terhadap rayap, perubahan kelembapan, serta kemungkinan retak atau melengkung apabila kualitasnya tidak terjaga dengan baik.

3. Perbandingan kekuatan: baja ringan lebih konsisten
Ketika dibandingkan dari sisi kekuatan struktur, baja ringan umumnya lebih unggul karena memiliki mutu yang seragam dan tidak mengalami perubahan bentuk. Kayu dapat menjadi sangat kuat, tetapi kualitasnya bergantung pada jenis dan proses pengawetan.

Dalam penggunaan jangka panjang, baja ringan lebih tahan terhadap kerusakan dan membutuhkan perawatan yang lebih minimal.

4. Tren penggunaan baja ringan diperkirakan meningkat
Dengan meningkatnya minat pada rumah bergaya minimalis dan kebutuhan material yang efisien, penggunaan baja ringan diprediksi terus bertumbuh. Sementara itu, kayu tetap bertahan sebagai pilihan premium bagi pemilik rumah yang menaruh perhatian besar pada estetika dan karakter material.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemimpin Saudi dan UEA Sampaikan Belasungkawa ke Prabowo atas Banjir Sumatra

    Pemimpin Saudi dan UEA Sampaikan Belasungkawa ke Prabowo atas Banjir Sumatra

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah pemimpin negara Timur Tengah menyampaikan belasungkawa kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas musibah banjir dan tanah longsor besar yang melanda wilayah Sumatra dalam sepekan terakhir. Bencana tersebut menyebabkan ratusan orang meninggal dunia serta ribuan warga terpaksa mengungsi dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat. Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) […]

  • Emas Antam Tergelincir! Harga Ambles Rp25.000, Buyback Ikut Melemah

    Emas Antam Tergelincir! Harga Ambles Rp25.000, Buyback Ikut Melemah

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam kembali menunjukkan pelemahan pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Logam mulia ini tercatat turun cukup tajam sebesar Rp25.000 per gram. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, emas Antam kini berada di level Rp2.774.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya Rp2.799.000 per gram. Penurunan ini menjadi sinyal tekanan […]

  • Harga LPG Nonsubsidi Resmi Naik, Ini Rincian Tarif 5,5 Kg dan 12 Kg per Wilayah

    Harga LPG Nonsubsidi Resmi Naik, Ini Rincian Tarif 5,5 Kg dan 12 Kg per Wilayah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina resmi menyesuaikan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram yang berlaku mulai 18 April 2026 di seluruh Indonesia. Penyesuaian harga ini dilakukan melalui subholding komersial dan perdagangan, yakni Pertamina Patra Niaga, setelah berkoordinasi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan terkait. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, […]

  • ESDM Pastikan Logistik Pertamina Jateng Siap Penuhi Kebutuhan Energi

    ESDM Pastikan Logistik Pertamina Jateng Siap Penuhi Kebutuhan Energi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tenaga Ahli Menteri ESDM, Satya Hangga Yudha Widya Putra, memastikan kesiapan logistik PT Pertamina (Persero) untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di Jawa Tengah. Dalam kunjungan kerja ke Pertamina Fuel Terminal (FT) Boyolali pada Jumat (24/10/2025), Hangga meninjau langsung kesiapan pasokan, keandalan operasional, serta penerapan standar HSSE (Health, Safety, Security, Environment). Hangga menekankan pentingnya […]

  • DIPA APBN 2026 Belum Diserahkan, Kemenkeu Pastikan Anggaran Tetap Berjalan

    DIPA APBN 2026 Belum Diserahkan, Kemenkeu Pastikan Anggaran Tetap Berjalan

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2026 kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah hingga kini belum dilaksanakan. Meski demikian, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap berjalan tanpa hambatan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut hanya menyangkut agenda seremoni penyerahan DIPA dan tidak […]

  • ASEAN Sepakati Aturan Baru Perdagangan Barang, Dorong UMKM dan Ekonomi Hijau

    ASEAN Sepakati Aturan Baru Perdagangan Barang, Dorong UMKM dan Ekonomi Hijau

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) resmi menyepakati aturan baru dalam perdagangan barang melalui penandatanganan The Second Protocol to Amend the ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA Upgrade). Kesepakatan ini menandai langkah besar ASEAN dalam memperkuat integrasi ekonomi kawasan dan menghadapi tantangan global. Penyerahan naskah perjanjian dilakukan oleh Menteri Investasi, Perdagangan, dan […]

expand_less