Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Belum Cukup Menahan Laju Utang Pemerintah

Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Belum Cukup Menahan Laju Utang Pemerintah

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 5,1 persen pada 2026 dinilai belum cukup kuat untuk menahan laju peningkatan utang pemerintah. Laporan Analisis Kritis Keberlanjutan Utang Indonesia 2026 yang disusun Institute for Strategic and Economic Action Indonesia menyebutkan, kondisi fiskal Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius, terutama karena biaya utang lebih tinggi dibandingkan laju pertumbuhan ekonomi.

Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) yang berada di kisaran 6,6 persen hingga 6,9 persen membuat biaya pembiayaan pemerintah melampaui pertumbuhan ekonomi riil.

Dalam kondisi tersebut, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) berpotensi terus meningkat, kecuali jika pemerintah mampu mencatatkan surplus keseimbangan primer.

Namun, pada 2026 Indonesia masih diproyeksikan mengalami defisit keseimbangan primer sekitar 0,6 persen dari PDB. Artinya, pemerintah masih membutuhkan tambahan utang baru, bahkan untuk menutup pembayaran bunga utang.

Laporan tersebut juga menyoroti indikasi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bersifat debt-driven, yakni didorong oleh pembiayaan utang, bukan oleh peningkatan produktivitas yang berkelanjutan.

Akibatnya, meskipun pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5 persen, kondisi tersebut dinilai belum cukup kuat untuk menurunkan ketergantungan terhadap utang.

Selain itu, struktur pertumbuhan ekonomi yang masih bergantung pada konsumsi domestik dinilai rentan terhadap tekanan, terutama di tengah melemahnya daya beli masyarakat dan berakhirnya berbagai stimulus fiskal pada masa pandemi.

Tanpa adanya reformasi struktural yang mampu meningkatkan produktivitas dan memperkuat penerimaan negara, pertumbuhan ekonomi berisiko tidak sejalan dengan kebutuhan konsolidasi fiskal.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Meledak! Naik Rp4.350, Kini Tembus Rp55.800 per Gram

    Harga Perak Antam Meledak! Naik Rp4.350, Kini Tembus Rp55.800 per Gram

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam mengalami lonjakan tajam pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Kenaikan signifikan ini membuat harga perak Antam menembus level Rp55.800 per gram. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, perak Antam melonjak Rp4.350 per gram hari ini. Sebelumnya, harga perak masih berada di level Rp51.450 per gram. Lonjakan harga tersebut […]

  • Kompak Anjlok! Emas Galeri24 Merosot Rp28.000, UBS Turun Rp17.000

    Kompak Anjlok! Emas Galeri24 Merosot Rp28.000, UBS Turun Rp17.000

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas buatan UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis, (26/2/2026). Koreksi harga emas dari dua produk logam mulia itu di kisaran Rp17.000 dan Rp28.000. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas UBS kini di angka Rp3.082.000 per gram usai turun Rp17.000 dari perdagangan kemarin di Rp3.099.000. Sementara itu, Galeri24 […]

  • Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Kapal untuk Amankan Pasokan Energi Ramadan dan Idulfitri 2026

    Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Kapal untuk Amankan Pasokan Energi Ramadan dan Idulfitri 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina, menyiagakan 345 kapal untuk mendukung distribusi energi nasional selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan BBM, LPG, Avtur, dan produk petrokimia tetap stabil dari Indonesia Timur hingga Barat. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, menegaskan bahwa transportasi laut menjadi tulang […]

  • Jambi Makin Meluas, Properti Ikut Bergeser: Kawasan Mana yang Paling Menarik?

    Jambi Makin Meluas, Properti Ikut Bergeser: Kawasan Mana yang Paling Menarik?

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketika penduduk bertambah dan aktivitas ekonomi menyebar, kebutuhan terhadap ruang ikut berubah. Rumah, ruko, pergudangan hingga pusat komersial tidak lagi hanya mencari lokasi di pusat kota. Fenomena itu mulai terlihat di Kota Jambi. Pengembangan properti perlahan bergerak ke kawasan pinggiran yang masih memiliki ketersediaan lahan, akses jalan dan ruang untuk membangun kawasan baru. […]

  • Wajib Halal Oktober 2026, UMKM Diminta Siap

    Wajib Halal Oktober 2026, UMKM Diminta Siap

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha menjelang kebijakan Wajib Halal yang berlaku mulai Oktober 2026. Upaya ini menekankan kesiapan pedagang pasar rakyat dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menghadapi kewajiban sertifikasi halal secara menyeluruh. Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH, Abd Syakur, […]

  • Intel Gandeng Tesla, Teknologi Chip 14A Dapat Klien Perdana dan Tantang Dominasi TSMC

    Intel Gandeng Tesla, Teknologi Chip 14A Dapat Klien Perdana dan Tantang Dominasi TSMC

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Intel resmi mengamankan Tesla sebagai pelanggan besar pertama untuk teknologi manufaktur chip generasi terbarunya, 14A. Kerja sama ini menjadi langkah strategis Intel dalam memperkuat bisnis foundry dan mengejar ketertinggalan dari kompetitor utama seperti TSMC. Mengutip laporan Reuters, Kamis (23/4/2026), CEO Tesla Elon Musk mengungkapkan bahwa perusahaannya akan memanfaatkan teknologi 14A milik Intel dalam […]

expand_less