Jumat, 31 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bobby Nasution Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah

Bobby Nasution Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah

  • account_circle say say
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan mendukung wacana kenaikan gaji kepala daerah. Namun, menurutnya, kenaikan tersebut harus disertai dengan indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) yang jelas agar hanya kepala daerah berprestasi yang memperoleh tambahan penghasilan.

Hal itu disampaikan Bobby menanggapi usulan revisi aturan mengenai hak keuangan kepala daerah yang tengah dikaji pemerintah.

“Kalaupun naik, harus ada KPI-nya juga. Karena kenaikan itu harus ada penilaian juga. Boleh naik, tapi harus ada nilai ukur kerjanya dulu. Yang bagus, bolehlah dapat,” kata Bobby di Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Jumat (31/7).

Menurut Bobby, pemberian gaji maupun tunjangan yang lebih tinggi harus didasarkan pada hasil kerja nyata, bukan diberikan secara merata kepada seluruh kepala daerah.

Ia mencontohkan intensitas kepala daerah turun langsung ke lapangan dapat menjadi salah satu indikator dalam penilaian kinerja.

“Contohnya kepala daerah yang sering ke lapangan dengan yang jarang ke lapangan, masa tunjangannya sama. Harus ada perbedaan,” ujarnya.

Bobby mengatakan usulan kenaikan gaji kepala daerah sebenarnya bukan hal baru. Wacana tersebut telah lama disampaikan oleh berbagai asosiasi pemerintah daerah kepada pemerintah pusat.

Saat masih menjabat sebagai wali kota, Bobby mengaku pernah mendengar aspirasi serupa melalui asosiasi pemerintah kota. Hal yang sama juga disampaikan dalam forum asosiasi gubernur.

Meski demikian, Bobby menegaskan dirinya tidak pernah secara pribadi meminta kenaikan gaji kepala daerah.

“Saya secara pribadi tidak pernah menyampaikan atau meminta hal itu. Tapi kalau sudah menjadi keputusan asosiasi, saya sebagai anggota tentu mengikuti,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan pemerintah membuka peluang merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2000 tentang Hak Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Revisi tersebut muncul setelah adanya usulan dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang menilai besaran gaji kepala daerah perlu disesuaikan dengan meningkatnya beban tugas dan tanggung jawab.

Menurut Tito, aturan yang telah berlaku selama 26 tahun itu sudah perlu dievaluasi agar sesuai dengan kondisi saat ini. Namun, ia menegaskan kenaikan hak keuangan kepala daerah tidak akan diberikan secara otomatis.

Besaran gaji dan tunjangan nantinya tetap akan mempertimbangkan capaian kinerja daerah, termasuk kemampuan fiskal yang diukur melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indef Nilai Reformasi WTO Penting untuk Perdagangan Multilateral yang Adil

    Indef Nilai Reformasi WTO Penting untuk Perdagangan Multilateral yang Adil

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, menilai keputusan negara-negara anggota Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) terkait reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sangat penting untuk menciptakan sistem perdagangan multilateral yang lebih adil dan berkeadilan. “Menurut saya, WTO masih belum fair. Seharusnya WTO tidak hanya melihat dari kepentingan […]

  • BRI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Sawit Sumbermas Rp 5,2 Triliun untuk Perkuat Industri Sawit Nasional

    BRI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Sawit Sumbermas Rp 5,2 Triliun untuk Perkuat Industri Sawit Nasional

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi memfasilitasi sindikasi pembiayaan senilai Rp 5,2 triliun kepada PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS). Dalam skema ini, BRI berperan sebagai Original Mandated Lead Arranger & Bookrunner sekaligus Facility Agent, menegaskan kapasitasnya dalam memimpin pembiayaan berskala besar di sektor agribisnis. Wakil Direktur Utama BRI, Agus […]

  • Emas Pegadaian Kompak Terkoreksi! Lebih Murah? Cek Disini

    Emas Pegadaian Kompak Terkoreksi! Lebih Murah? Cek Disini

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dipasarkan melalui Pegadaian kompak mengalami koreksi pada Kamis (30/4/2026). Penurunan terjadi pada tiga produk utama, yakni Antam, UBS, dan Galeri24. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS turun menjadi Rp2.792.000 per gram. Sementara itu, emas Antam berada di level Rp2.896.000 per gram, dan Galeri24 turun […]

  • Kolombia Libas Uzbekistan, Luis Diaz Jadi Bintang

    Kolombia Libas Uzbekistan, Luis Diaz Jadi Bintang

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Kolombia memulai langkah di Piala Dunia 2026 dengan penuh percaya diri. Menghadapi Timnas Uzbekistan pada laga perdana Grup K, Los Cafeteros (julukan Kolombia)  menang meyakinkan dengan skor 3-1 di Mexico City Stadium, Kamis (18/6/2026) pagi WIB. Kemenangan ini terasa sangat berarti. Pasalnya, Kolombia memiliki catatan kurang apik di laga pembuka putaran final […]

  • Kereta Cepat Jakarta Bandung

    Soal Utang Kereta Cepat, Menkeu: Untungnya ke Dia, Susahnya ke Kita

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh terus mengemuka. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan bahwa utang tersebut tak bakal ditanggung APBN. Diberitakan Tempo.co, menurut Purbaya Danantara, sebagai lembaga pengelola perusahaan-perusahaan BUMN, sudah mengambil lebih dari Rp 80 triliun dividen BUMN. Seharusnya, kata Menkeu, Danantara menyelesaikan permasalahan dari dividen tersebut. Menurut […]

  • Emas Antam Tak Bergerak, Masih Tetap Rp 2.464.000 per Gram

    Emas Antam Tak Bergerak, Masih Tetap Rp 2.464.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam tak bergerak pada perdagangan hari ini, Selasa (16/12/2025). Emas Antam masih bertahan di level Rp 2.464.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga stabil di level Rp 2.324.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017 untuk semua […]

expand_less