Jumat, 4 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » IHSG Anjlok 0,91% ke 7.118 pada 2 April 2026, Sektor Industri Paling Tertekan

IHSG Anjlok 0,91% ke 7.118 pada 2 April 2026, Sektor Industri Paling Tertekan

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (2/4/2026). Hingga pukul 09.09 WIB, IHSG tercatat turun 65,495 poin atau 0,91% ke level 7.118,943. Pelemahan IHSG terjadi seiring tekanan yang melanda hampir seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia. Sektor perindustrian menjadi yang paling tertekan dengan penurunan hingga 2,29%, menjadikannya sektor dengan koreksi terdalam pagi ini.

Selain itu, sejumlah sektor lain juga mengalami pelemahan, di antaranya sektor barang baku, infrastruktur, teknologi, dan energi. Tekanan juga berlanjut ke sektor barang konsumen non-primer, transportasi dan logistik, serta properti dan real estate.

Sektor barang konsumen primer dan keuangan turut berada di zona merah, mempertegas sentimen negatif yang mendominasi pasar saham domestik pada awal perdagangan hari ini.

Di tengah tekanan tersebut, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang mampu mencatatkan penguatan, dengan kenaikan tipis sebesar 0,27%.

Dari jajaran saham unggulan LQ45, sejumlah saham mencatatkan penurunan signifikan. Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi top losers setelah turun 5,45%. Disusul PT Alamitri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang melemah 4,23%, serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang turun 3,77%.

Sementara itu, beberapa saham berhasil mencatatkan penguatan di tengah pelemahan pasar. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) memimpin top gainers dengan kenaikan 3,53%. Kemudian PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) naik 2,41%, dan PT Medco Energi Indonesia Tbk (MEDC) menguat 2,08%.

Pelemahan IHSG sejalan dengan tekanan eksternal dan pergerakan nilai tukar rupiah yang masih berfluktuasi. Selain itu, aksi ambil untung (profit taking) oleh investor juga menjadi salah satu faktor yang membebani pergerakan indeks.

Investor saat ini cenderung bersikap hati-hati sambil menanti sentimen global dan arah kebijakan ekonomi yang dapat mempengaruhi pasar keuangan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terapkan Skema FLPP, Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Hak Milik di Lima Kota

    Terapkan Skema FLPP, Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Hak Milik di Lima Kota

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah membahas rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati mengatakan, hunian vertikal ini akan dikembangkan di 5 kota, yakni Jakarta, Makassar, Medan, Surabaya, dan Manado. “Jakarta sama Surabaya (dua kota yang paling siap menjadi […]

  • Transaksi QRIS di Bank Muamalat Tumbuh 89,37 Persen

    Transaksi QRIS di Bank Muamalat Tumbuh 89,37 Persen

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat, jumlah transaksi melalui QRIS di aplikasi mobile banking Muamalat DIN per November 2025 tercatat lebih dari 5 juta atau tumbuh sekitar 89,37 persen secara tahunan (year on year/yoy). Lonjakan tersebut juga diikuti dengan kenaikan volume transaksi pada periode yang sama yaitu sebesar 71,06 persen (yoy). Direktur Bank […]

  • RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat kinerja keuangan yang terus tumbuh positif pada semester I 2025. Emiten sektor energi terintegrasi ini membukukan pendapatan sebesar USD 127,6 juta, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat di segmen downstream serta kontribusi stabil dari segmen midstream, yang selama […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Hari Ini Stabil

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Hari Ini Stabil

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Selasa, 27 Januari 2026, terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga, terutama pada kelompok cabai. Kenaikan harga tercatat pada cabai merah besar yang naik 8,33 persen menjadi Rp24.000 per kilogram. Sementara itu, cabai […]

  • BPS: Pengangguran Jambi Turun ke 4,08 Persen, Pekerjaan Formal Meningkat Jadi 43,5 Persen

    BPS: Pengangguran Jambi Turun ke 4,08 Persen, Pekerjaan Formal Meningkat Jadi 43,5 Persen

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat perbaikan indikator ketenagakerjaan pada November 2025. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 4,08 persen, atau berkurang 0,17 persen poin dibandingkan Agustus 2025 yang tercatat sebesar 4,26 persen. BPS juga mencatat jumlah angkatan kerja di Provinsi Jambi pada November 2025 mencapai 1,94 juta orang, meningkat 5,26 ribu […]

  • Inflasi Jambi Juli 2026 Capai 3,25 Persen, Harga Kebutuhan hingga Transportasi Masih Naik

    Inflasi Jambi Juli 2026 Capai 3,25 Persen, Harga Kebutuhan hingga Transportasi Masih Naik

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Inflasi Provinsi Jambi mencapai 3,25 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kenaikan harga terjadi pada hampir seluruh kelompok pengeluaran masyarakat. Dalam laporan Perkembangan Indeks Harga Konsumen Provinsi Jambi Juli 2026, BPS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) Jambi naik dari 108,87 pada Juli 2025 menjadi 112,41 […]

expand_less