Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » BPS: Pengangguran Jambi Turun ke 4,08 Persen, Pekerjaan Formal Meningkat Jadi 43,5 Persen

BPS: Pengangguran Jambi Turun ke 4,08 Persen, Pekerjaan Formal Meningkat Jadi 43,5 Persen

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat perbaikan indikator ketenagakerjaan pada November 2025. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 4,08 persen, atau berkurang 0,17 persen poin dibandingkan Agustus 2025 yang tercatat sebesar 4,26 persen.

BPS juga mencatat jumlah angkatan kerja di Provinsi Jambi pada November 2025 mencapai 1,94 juta orang, meningkat 5,26 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,86 juta orang tercatat bekerja, sementara 79,22 ribu orang berstatus pengangguran.

Sementara itu, jumlah penduduk usia kerja di Provinsi Jambi mencapai 2,84 juta orang, meningkat 9,91 ribu orang dibandingkan periode sebelumnya. Namun, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,05 persen poin menjadi 68,32 persen.

BPS mencatat penduduk bekerja di Jambi mengalami kenaikan menjadi 1,86 juta orang atau bertambah 8,38 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. Kenaikan ini terutama didorong oleh sektor pengangkutan dan pergudangan yang meningkat 3,72 ribu orang, diikuti konstruksi, industri pengolahan, pendidikan, serta sektor pertanian.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan porsi 43,25 persen. Di posisi berikutnya terdapat sektor perdagangan sebesar 16,65 persen dan sektor pendidikan sebesar 5,81 persen.

Meski demikian, struktur ketenagakerjaan Jambi masih menunjukkan ketergantungan kuat pada sektor primer, yang umumnya rentan terhadap fluktuasi harga komoditas.

Dari sisi kualitas pekerjaan, BPS mencatat adanya peningkatan pada sektor formal. Persentase pekerja formal pada November 2025 mencapai 43,48 persen atau sekitar 808,93 ribu orang. Angka ini naik 2,24 persen poin dibandingkan Agustus 2025.

Namun, sektor informal masih mendominasi dengan porsi 56,52 persen atau sekitar 1,05 juta orang. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi perbaikan, struktur ketenagakerjaan di Jambi masih didominasi pekerjaan dengan tingkat kerentanan lebih tinggi.

Jika dilihat berdasarkan pendidikan, mayoritas penduduk bekerja di Jambi masih didominasi oleh lulusan SD ke bawah sebesar 33,48 persen. Sementara itu, lulusan perguruan tinggi (Diploma hingga Universitas) hanya mencapai 12,44 persen.

BPS mencatat distribusi ini relatif tidak banyak berubah dibandingkan periode Agustus 2025, yang menunjukkan bahwa peningkatan kualitas tenaga kerja masih berjalan lambat.

Dari sisi jam kerja, sebanyak 67,05 persen pekerja tergolong pekerja penuh atau bekerja minimal 35 jam per minggu. Sisanya, 32,95 persen merupakan pekerja tidak penuh.

Di dalam kelompok ini, tingkat pekerja paruh waktu tercatat 25,47 persen, sementara setengah pengangguran berada pada angka 7,48 persen. Kedua indikator ini menunjukkan masih adanya tenaga kerja yang belum terserap secara optimal. BPS juga mencatat penurunan pada indikator ketidakpenuhan kerja tersebut dibandingkan Agustus 2025.

Jika ditinjau berdasarkan pendidikan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi justru berasal dari lulusan universitas, yakni 6,97 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan lulusan SMA sebesar 4,86 persen, dan Diploma I/II/III sebesar 4,86 persen.

Sementara itu, pengangguran terendah tercatat pada lulusan SMP sebesar 2,78 persen.

Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara output pendidikan tinggi dan kebutuhan pasar kerja di daerah. Secara nasional, TPT Indonesia pada periode yang sama berada pada angka 4,74 persen. Dengan capaian 4,08 persen, Provinsi Jambi berada sedikit lebih baik dibandingkan rata-rata nasional.

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Thomas Djiwandono, Keponakan Presiden Prabowo, Ditetapkan Jadi Deputi Gubernur BI

    Thomas Djiwandono, Keponakan Presiden Prabowo, Ditetapkan Jadi Deputi Gubernur BI

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Thomas Djiwandono resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI. Ia menegaskan telah meninggalkan Partai Gerindra sebelum proses seleksi dimulai demi menjaga independensi bank sentral. Thomas yang akrab disapa Tommy mengungkapkan bahwa dirinya telah melepas jabatan Bendahara Umum Partai Gerindra sejak Maret […]

  • Rupiah Menguat  0,06 Persen Menjadi Rp16.706 per Dolar AS Pagi Ini

    Rupiah Menguat 0,06 Persen Menjadi Rp16.706 per Dolar AS Pagi Ini

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Senin (24/11/2025). Diperdagangan awal pekan ini rupiah menguat 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp16.706 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.716 per dolar AS. Penguatan rupiah terjadi di tengah sentimen pasar yang bercampur antara perkembangan geopolitik global dan rilis data ekonomi domestik yang […]

  • Bea Cukai Diguncang, Purbaya Siap Ganti Semua Pejabat Selain Dirjen

    Bea Cukai Diguncang, Purbaya Siap Ganti Semua Pejabat Selain Dirjen

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan langkah tegas dengan merombak besar-besaran jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Kebijakan ini menyasar seluruh pejabat Bea Cukai di pelabuhan, kecuali Direktur Jenderal. Purbaya menegaskan, perombakan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai bentuk terapi kejut untuk memperbaiki kinerja institusi pengawal penerimaan negara itu. “Semua pejabat […]

  • Turun Dalam! Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,759 Juta per Gram

    Turun Dalam! Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,759 Juta per Gram

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam turun tajam pada perdagangan Kamis (4/6/2028). Kini, emas Antam menjadi Rp2.759.000 per gram. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp15.000 dari semula Rp2.774.000 menjadi Rp2.759.000 per gram. Tak hanya harga jual, nilai beli kembali atau buyback juga ikut mengalami penurunan. Pada […]

  • Turnamen Catur Bulanan Percasi Jambi Berlanjut ke Sarolangun, Pengprov Harap Semua Daerah Kirim Atlet

    Turnamen Catur Bulanan Percasi Jambi Berlanjut ke Sarolangun, Pengprov Harap Semua Daerah Kirim Atlet

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi mengajak seluruh pengurus Percasi kabupaten dan kota untuk berpartisipasi dalam turnamen catur bulanan yang akan digelar di Kabupaten Sarolangun pada 25–26 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Pengprov Percasi Jambi dalam upaya meningkatkan semangat atlet sekaligus memperluas pembinaan olahraga catur di […]

  • Harga Emas Antam Terus Meningkat, Cek Disini!

    Harga Emas Antam Terus Meningkat, Cek Disini!

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terus meningkat. Bila sebelumnya dibanderol Rp2.415.000, kini emas Antam menjadi Rp2.425.000 per gram mengalami kenaikan sebesar Rp10.000. Emas Antam paling murah kini dibanderol Rp1,26 juta, sedangkan emas Antam paling mahal dihargai Rp2,36 miliar. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga menguat menjadi Rp2.286.000 per gram. Transaksi harga jual […]

expand_less