6,6 Juta Perjalanan Wisatawan Nusantara Masuk Jambi hingga Juli 2026
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan perjalanan wisatawan nusantara tujuan Jambi mencapai sekitar 6,45 juta perjalanan. Angka tersebut menunjukkan pasar wisata domestik masih menjadi kekuatan utama pariwisata Jambi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Mobilitas wisatawan nusantara di Provinsi Jambi mencapai jutaan perjalanan sepanjang Januari-Juli 2026. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan perjalanan wisatawan nusantara tujuan Jambi mencapai sekitar 6,45 juta perjalanan. Angka tersebut menunjukkan pasar wisata domestik masih menjadi kekuatan utama pariwisata Jambi.
Pada Juli 2026, Kota Jambi menjadi salah satu tujuan perjalanan terbesar. Data BPS menunjukkan jumlah perjalanan wisatawan menuju Kota Jambi mencapai lebih dari 268 ribu perjalanan. Muaro Jambi juga menjadi tujuan penting dengan lebih dari 223 ribu perjalanan.
Pergerakan wisatawan tidak hanya berasal dari luar provinsi. Mobilitas antarkabupaten dan antarkota di dalam Jambi juga menjadi bagian besar dari aktivitas perjalanan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pasar pariwisata Jambi sebenarnya memiliki basis domestik yang kuat. Tantangannya adalah mengubah mobilitas tersebut menjadi konsumsi ekonomi yang lebih besar.
Hal ini menjadi penting karena jumlah perjalanan wisatawan tidak selalu sama dengan jumlah wisatawan yang menginap di hotel. BPS mencatat hotel berbintang di Jambi hanya menerima 58.932 tamu pada Juli 2026. Rata-rata lama menginap juga hanya 1,58 hari.
Ada jarak antara tingginya mobilitas wisatawan dengan rendahnya durasi tinggal di akomodasi formal. Gubernur Jambi Al Haris sebelumnya mendorong pemerintah daerah memiliki kalender pariwisata terpadu. Menurut dia, kepastian agenda wisata dan budaya akan membantu promosi dilakukan lebih awal.
Strategi itu menjadi penting jika Jambi ingin menaikkan dampak ekonomi sektor pariwisata. Agenda budaya, olahraga, bisnis, kuliner dan ekonomi kreatif dapat dikemas dalam paket perjalanan yang menghubungkan sejumlah kabupaten dan kota.
Dengan begitu, wisatawan tidak hanya datang ke satu lokasi lalu pulang pada hari yang sama. Bagi industri hotel, restoran, transportasi dan UMKM, tantangan terbesar bukan lagi sekadar mendatangkan orang. Persoalannya adalah membuat wisatawan tinggal lebih lama dan membelanjakan lebih banyak uang di daerah.
Data perjalanan wisatawan nusantara menunjukkan pasar tersebut sudah tersedia. Pekerjaan berikutnya adalah bagaimana Jambi mengubah jutaan perjalanan menjadi mesin ekonomi daerah.
Sumber: BPS Provinsi Jambi
- Penulis: say say
