Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Bukan Hotel Mewah, Hotel Bintang 3 Paling Ramai di Jambi pada Juli 2026

Bukan Hotel Mewah, Hotel Bintang 3 Paling Ramai di Jambi pada Juli 2026

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Hotel dengan kelas menengah justru mencatat tingkat penghunian kamar tertinggi di Provinsi Jambi pada Juli 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang tiga mencapai 58,40 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan kelas hotel lainnya.

Hotel bintang dua berada di posisi berikutnya dengan TPK 46,51 persen. Sementara gabungan hotel bintang empat dan lima mencapai 53,57 persen. Adapun hotel bintang satu mencatat TPK paling rendah, yakni 29,24 persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa tingginya kelas hotel tidak otomatis berarti tingkat okupansinya paling tinggi. Hotel bintang tiga justru menjadi pilihan terbesar dalam tingkat keterisian kamar selama Juli.

Dari sisi jumlah tamu, hotel bintang tiga juga mencatat 28.104 tamu. Angka tersebut terdiri atas 27.953 wisatawan nusantara dan 151 wisatawan mancanegara. Sebagai pembanding, hotel bintang empat dan lima mencatat 14.688 tamu, sedangkan hotel bintang dua menampung 13.491 tamu. Hotel bintang satu hanya mencatat 2.800 tamu.

Kinerja hotel bintang tiga juga terlihat dari durasi menginap. Rata-rata lama menginap tamu di kelas hotel tersebut mencapai 1,71 hari, menjadi yang tertinggi pada Juli.

Namun, secara keseluruhan bisnis hotel berbintang masih menghadapi tekanan. TPK seluruh hotel turun menjadi 52,59 persen dari 57,37 persen pada Juni.

Penurunan itu terjadi bersamaan dengan berkurangnya jumlah tamu dari 61.269 orang menjadi 58.932 orang.

Bagi industri perhotelan, data ini memberikan gambaran menarik tentang perilaku pasar. Konsumen tidak semata-mata mencari fasilitas paling mewah, tetapi juga mempertimbangkan harga, lokasi, aksesibilitas dan kebutuhan perjalanan.

Kondisi tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi pengusaha hotel dalam menentukan strategi bisnis. Di tengah persaingan, kombinasi harga kompetitif, fasilitas memadai dan lokasi strategis dapat menjadi faktor penting untuk menjaga okupansi.

Sementara bagi pemerintah daerah, data ini menunjukkan bahwa pertumbuhan pariwisata perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan agar dampak ekonominya semakin besar.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Tembus Rp17.577, Segini Kurs Dolar di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

    Rupiah Tembus Rp17.577, Segini Kurs Dolar di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan tuahnya. Sempat loyo pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia berhasil bangkit pada pembukaan perdagangan Rabu (9/9/2026). Rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat 55 poin atau 0,31 persen ke level Rp17.577 per dolar AS. Penguatan tersebut membawa rupiah menjauh dari level psikologis […]

  • Ini Menu MBG Selama Ramadan untuk Siswa Berpuasa, Ada Kurma hingga Telur

    Ini Menu MBG Selama Ramadan untuk Siswa Berpuasa, Ada Kurma hingga Telur

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan suci Ramadan 2026. Namun, khusus bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa, menu MBG akan disesuaikan menjadi makanan kering yang dapat dibawa pulang untuk berbuka. Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, perubahan menu ini berbeda dari pelaksanaan MBG di hari biasa […]

  • Garuda Indonesia Terbangkan 20 Ton Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut dan Sumbar

    Garuda Indonesia Terbangkan 20 Ton Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut dan Sumbar

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia Group mempercepat pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Total lebih dari 20 ton bantuan logistik diterbangkan langsung ke tiga provinsi tersebut. Pengiriman dilakukan lewat koordinasi bersama BUMN, Danantara, dan seluruh unit operasional Garuda Indonesia Group. Setibanya di Bandara Banda Aceh, Medan, dan […]

  • Melambung Tinggi! Harga Emas Antam Rp 2.383.000 Per Gram Hari Ini

    Melambung Tinggi! Harga Emas Antam Rp 2.383.000 Per Gram Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melambung tinggi. Hari ini harga emas Antam loncat tinggi sebesar Rp 23.000 menjadi Rp 2.383.000 per gram. Harga ini menembus rekor terakhir di level Rp2.360.000 per gram yang tercatat sehari sebelumnya, Selasa (14/10/2025). Sementara harga emas Antam termahal kini telah mencapai Rp2,32 miliar. […]

  • APBN 2026 Tertekan: Windfall Komoditas Tak Cukup Tahan Dampak Harga Minyak dan Pelemahan Rupiah

    APBN 2026 Tertekan: Windfall Komoditas Tak Cukup Tahan Dampak Harga Minyak dan Pelemahan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harapan pemerintah terhadap “durian runtuh” dari lonjakan harga komoditas global mulai memudar. Meski harga minyak, batu bara, dan crude palm oil (CPO) sempat melonjak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, tambahan penerimaan negara dinilai belum cukup kuat menopang APBN 2026. Kenaikan harga komoditas sempat memicu optimisme. Minyak Brent bahkan menembus level US$110 per […]

  • Israel Babak Belur Dihantam Rudal Iran, Dugaan Kerusakan Tel Aviv Disebut Ditutup-tutupi

    Israel Babak Belur Dihantam Rudal Iran, Dugaan Kerusakan Tel Aviv Disebut Ditutup-tutupi

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Serangan balasan Iran dalam konflik dengan Israel dan Amerika Serikat disebut menimbulkan kerugian besar bagi Israel. Namun, sejumlah laporan menyebut dampak kerusakan akibat serangan tersebut tidak sepenuhnya dipublikasikan kepada publik. Konflik antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat mulai memanas sejak 28 Februari 2026. Kedua pihak saling melancarkan serangan yang menargetkan fasilitas militer […]

expand_less