Senin, 31 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ekspor Pinang Jambi Tembus Rp1,3 Triliun, India Jadi Pasar Utama

Ekspor Pinang Jambi Tembus Rp1,3 Triliun, India Jadi Pasar Utama

  • account_circle say say
  • calendar_month 28 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Ekspor pinang asal Provinsi Jambi menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Badan Karantina Indonesia (Barantin) mencatat nilai ekspor komoditas tersebut mencapai Rp1,3 triliun pada 2025.

Kepala Karantina Jambi Sudiwan Situmorang mengatakan peningkatan terlihat dari data sertifikasi Karantina Jambi. Pada 2024, tercatat 804 kali pengiriman pinang dengan nilai Rp632,8 miliar.

Nilai tersebut kemudian meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2025 menjadi Rp1,3 triliun. Sementara hingga 2026 berjalan, ekspor pinang Jambi telah mencapai Rp787,9 miliar melalui 421 kali pengiriman.

“Berdasarkan data sertifikasi Karantina Jambi, ekspor pinang menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir,” kata Sudiwan.

Kinerja ekspor tersebut ditopang produksi pinang Jambi yang cukup besar. Pada 2025, produksi pinang mencapai 32.388 ton yang berasal dari 28.617 keluarga petani.

Salah satu komoditas unggulan Jambi adalah Pinang Betara. Varietas tersebut memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis pada Juni 2026. Sertifikasi itu diharapkan memperkuat daya saing pinang Jambi di pasar internasional.

India menjadi salah satu tujuan utama ekspor pinang Indonesia. Namun, eksportir menghadapi sejumlah kebijakan proteksi, termasuk tarif impor hingga 100 persen dan Minimum Import Price (MIP) sebesar INR 351 per kilogram.

Barantin karena itu memperkuat pendampingan kepada pelaku usaha dan UMKM untuk memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor. Pendampingan dilakukan antara lain melalui program Go Ekspor dan Klinik Ekspor.

Salah satu eksportir asal Jambi, PT Bintang Timur Serumpun, telah merealisasikan lebih dari 600 kontainer ekspor sejak 2021.

Pemerintah Provinsi Jambi juga mendorong hilirisasi pinang agar daerah tidak hanya mengandalkan ekspor bahan mentah. Pengembangan produk turunan dinilai dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus memperbesar manfaat ekonomi bagi petani.

Dengan produksi yang besar dan pasar ekspor yang terus berkembang, pinang berpotensi menjadi salah satu komoditas strategis dalam memperkuat kinerja ekspor serta ekonomi Jambi.

Sumber: Badan Karantina Indonesia (Barantin)/Karantina Jambi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Nasional Bangkit Lagi: Prabowo Janjikan Produksi 3 Tahun Lagi

    Mobil Nasional Bangkit Lagi: Prabowo Janjikan Produksi 3 Tahun Lagi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    Gaung mobil nasional kembali menggema! Presiden Prabowo Subianto menegaskan ambisinya untuk mewujudkan mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun mendatang  sebuah mimpi lama yang pernah coba diwujudkan lewat Timor, Bimantara, Maleo, hingga Esemka. “Belum merupakan prestasi, tapi kita sudah mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun yang akan datang,” ujar Prabowo saat […]

  • Kementan Replanting Kakao 248.500 Hektare Gunakan Dana APBN, Produksi Siap Meningkat

    Kementan Replanting Kakao 248.500 Hektare Gunakan Dana APBN, Produksi Siap Meningkat

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan langkah strategis untuk mengembalikan produktivitas kakao nasional yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Program peremajaan tanaman kakao (replanting) akan dilakukan secara besar-besaran dengan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta tambahan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Ketua Tim Kerja Perkebunan dan […]

  • OJK Cabut Izin 6 BPR hingga Maret 2026, Nasabah Diminta Tetap Tenang

    OJK Cabut Izin 6 BPR hingga Maret 2026, Nasabah Diminta Tetap Tenang

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat telah mencabut izin usaha enam Bank Perekonomian Rakyat (BPR) sepanjang tahun 2026 hingga Maret. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan regulasi serta perlindungan terhadap konsumen di sektor perbankan. Kepala Pengawas Eksekutif Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan pencabutan izin dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. […]

  • Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Ringan

    Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Ringan

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi akan mengalami cuaca hujan ringan pada hari ini, Sabtu, 15 November 2025. Kondisi cuaca basah merata terjadi hampir di seluruh kabupaten/kota, mulai dari dataran tinggi Kerinci hingga wilayah pesisir timur seperti Tanjung Jabung Barat dan Timur. Cuaca hujan ini juga […]

  • Rupiah Tergerus Lagi, Ditutup di Level Rp 16.736

    Rupiah Tergerus Lagi, Ditutup di Level Rp 16.736

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Rupiah melemah 29 poin terhadap dolar AS di level Rp 16.736 dari penutupan sebelumnya diposisi Rp 16.707. Mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS sore ini. Ringgit Malaysia mencatat pelemahan terdalam yakni 0,46%, disusul won Korea yang melemah 0,36%, rupiah […]

  • BGN Atur Bahan Baku MBG Jelang Ramadhan untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

    BGN Atur Bahan Baku MBG Jelang Ramadhan untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk mengatur bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang Ramadhan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat saat bulan puasa. Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, koordinasi dilakukan antara lain dengan Kementerian Pertanian guna menentukan jenis […]

expand_less