Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Mobil Nasional Bangkit Lagi: Prabowo Janjikan Produksi 3 Tahun Lagi

Mobil Nasional Bangkit Lagi: Prabowo Janjikan Produksi 3 Tahun Lagi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gaung mobil nasional kembali menggema! Presiden Prabowo Subianto menegaskan ambisinya untuk mewujudkan mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun mendatang  sebuah mimpi lama yang pernah coba diwujudkan lewat Timor, Bimantara, Maleo, hingga Esemka.

“Belum merupakan prestasi, tapi kita sudah mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun yang akan datang,” ujar Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Rencana ini seakan menghidupkan kembali memori panjang perjalanan mobil nasional di Indonesia, yang penuh lika-liku dan cita-cita besar untuk berdikari di sektor otomotif.

Program mobil nasional pertama yang paling terkenal adalah Timor, di bawah PT Timor Putra Nasional (PTN) milik Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto). Sedan Timor S515i, hasil rebadge dari Kia Sephia, dipasarkan dengan harga terjangkau sekitar Rp 35,7 juta pada masanya, hingga muncul guyonan bahwa “Timor” adalah singkatan dari Titisan Mobil Rakyat.

Bambang Trihatmodjo kemudian meluncurkan Bimantara, menggandeng Hyundai untuk memproduksi sedan Elantra dan Accent pada 1995 dengan target 10 ribu unit per tahun. Tak lama berselang, B.J. Habibie turut memprakarsai proyek Maleo, mobil berkonsep ringan dengan mesin 2-tak 1.200 cc dari Australia dan harga rencana hanya Rp 25 juta. Sayangnya, krisis 1998 membuat proyek ini terhenti sebelum sempat terwujud.

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan juga sempat memperkenalkan Tucuxi, mobil listrik sport dengan jarak tempuh hingga 321 km per pengisian baterai. Namun, proyek ambisius itu berakhir tragis setelah mobil tersebut mengalami kecelakaan di Magetan. Proyek Esemka mencuat saat Joko Widodo masih menjabat Wali Kota Surakarta pada 2012. Mobil ini sempat menjadi simbol kemandirian industri otomotif nasional, meski kemudian timbul tenggelam seiring dinamika politik. Terakhir, Esemka Bima tampil di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023.

Menurut pengamat otomotif Yannes Pasaribu dari ITB, keberhasilan proyek mobil nasional bergantung pada kesiapan rantai pasok dan industri komponen dalam negeri.
“Keberhasilan ini akan ditentukan oleh eksekusi bertahap mulai dari penguatan sasis, bodi, elektronik, hingga supply chain yang tangguh,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya institusi khusus untuk mengoordinasikan pembangunan ekosistem industri otomotif nasional yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan impor.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bos Saudi Aramco: Pasar Minyak Global Terancam Tak Normal hingga 2027

    Bos Saudi Aramco: Pasar Minyak Global Terancam Tak Normal hingga 2027

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar minyak dunia diperkirakan belum akan kembali stabil dalam waktu dekat. Chief Executive Officer Saudi Aramco, Amin H. Nasser, menyebut normalisasi baru mungkin terjadi pada 2027 apabila gangguan di Selat Hormuz terus berlanjut. Dalam paparan kinerja kuartal pertama perusahaan, Nasser mengatakan bahwa sekalipun jalur pelayaran itu dibuka saat ini, pasar tetap membutuhkan waktu […]

  • CUAN Milik Prajogo Pangestu Bidik Akuisisi Singaraja Putra, Target Kuasai 51 Persen Saham

    CUAN Milik Prajogo Pangestu Bidik Akuisisi Singaraja Putra, Target Kuasai 51 Persen Saham

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), berencana mengakuisisi PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) sebagai bagian dari strategi memperluas jaringan usaha dan memperkuat aset grup. Manajemen CUAN mengungkapkan, perseroan saat ini tengah melakukan negosiasi dengan pemegang saham pengendali SINI terkait rencana pengambilalihan tersebut. Pembahasan mencakup mekanisme akuisisi, jumlah saham […]

  • Toyota Tertarik Bangun Pabrik Etanol di Indonesia, Lampung dan Merauke Jadi Kandidat Lokasi

    Toyota Tertarik Bangun Pabrik Etanol di Indonesia, Lampung dan Merauke Jadi Kandidat Lokasi

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengungkapkan bahwa perusahaan otomotif global asal Jepang, Toyota, menunjukkan ketertarikan untuk membangun pabrik etanol di Indonesia. “Ya, bangun pabrik etanol. Toyota salah satu yang tertarik, di luar itu ada beberapa lagi,” ujar Todotua di Jakarta, Selasa (28/10). Todotua menjelaskan, Toyota sudah lama […]

  • Dua Pendiri DCI Indonesia Masuk 10 Orang Terkaya RI 2025, Kekayaan Melonjak Berkat Saham DCII

    Dua Pendiri DCI Indonesia Masuk 10 Orang Terkaya RI 2025, Kekayaan Melonjak Berkat Saham DCII

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Forbes kembali merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia tahun 2025. Dalam daftar tersebut, dua pendiri PT DCI Indonesia Tbk (DCII), yakni Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman, untuk pertama kalinya berhasil menembus 10 besar orang terkaya Indonesia. Lonjakan kekayaan keduanya dipicu oleh meningkatnya permintaan layanan pusat data (data center) dan kenaikan signifikan […]

  • Sekda Jabar Siap Mundur Jika Ngibul soal Dana Rp 4,1 Triliun Mengendap di Bank

    Sekda Jabar Siap Mundur Jika Ngibul soal Dana Rp 4,1 Triliun Mengendap di Bank

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan siap mengundurkan diri jika terbukti berbohong terkait informasi dana Rp 4,1 triliun milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang disebut masih mengendap di bank. Pernyataan tegas itu disampaikan langsung di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dalam perjalanan menuju Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Momen […]

  • Emas Antam Turun Rp7.000, Segini Harganya Per Gram Sekarang

    Emas Antam Turun Rp7.000, Segini Harganya Per Gram Sekarang

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam melorot pada perdagangan hari ini, Rabu (11/2/2026). Sekarang harga emas Antam dibanderol Rp2.947.000 per gram. Harga tersebut turun Rp 7.000 per gram dibanding perdagangan kemarin yang mencapai Rp2.954.000. Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam ditetapkan menjadi seharga Rp2.741.000 per gram. Harga tersebut sewaktu-waktu bisa berubah. ‎Transaksi harga jual […]

expand_less