Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Mobil Nasional Bangkit Lagi: Prabowo Janjikan Produksi 3 Tahun Lagi

Mobil Nasional Bangkit Lagi: Prabowo Janjikan Produksi 3 Tahun Lagi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar

Gaung mobil nasional kembali menggema! Presiden Prabowo Subianto menegaskan ambisinya untuk mewujudkan mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun mendatang  sebuah mimpi lama yang pernah coba diwujudkan lewat Timor, Bimantara, Maleo, hingga Esemka.

“Belum merupakan prestasi, tapi kita sudah mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun yang akan datang,” ujar Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Rencana ini seakan menghidupkan kembali memori panjang perjalanan mobil nasional di Indonesia, yang penuh lika-liku dan cita-cita besar untuk berdikari di sektor otomotif.

Program mobil nasional pertama yang paling terkenal adalah Timor, di bawah PT Timor Putra Nasional (PTN) milik Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto). Sedan Timor S515i, hasil rebadge dari Kia Sephia, dipasarkan dengan harga terjangkau sekitar Rp 35,7 juta pada masanya, hingga muncul guyonan bahwa “Timor” adalah singkatan dari Titisan Mobil Rakyat.

Bambang Trihatmodjo kemudian meluncurkan Bimantara, menggandeng Hyundai untuk memproduksi sedan Elantra dan Accent pada 1995 dengan target 10 ribu unit per tahun. Tak lama berselang, B.J. Habibie turut memprakarsai proyek Maleo, mobil berkonsep ringan dengan mesin 2-tak 1.200 cc dari Australia dan harga rencana hanya Rp 25 juta. Sayangnya, krisis 1998 membuat proyek ini terhenti sebelum sempat terwujud.

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan juga sempat memperkenalkan Tucuxi, mobil listrik sport dengan jarak tempuh hingga 321 km per pengisian baterai. Namun, proyek ambisius itu berakhir tragis setelah mobil tersebut mengalami kecelakaan di Magetan. Proyek Esemka mencuat saat Joko Widodo masih menjabat Wali Kota Surakarta pada 2012. Mobil ini sempat menjadi simbol kemandirian industri otomotif nasional, meski kemudian timbul tenggelam seiring dinamika politik. Terakhir, Esemka Bima tampil di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023.

Menurut pengamat otomotif Yannes Pasaribu dari ITB, keberhasilan proyek mobil nasional bergantung pada kesiapan rantai pasok dan industri komponen dalam negeri.
“Keberhasilan ini akan ditentukan oleh eksekusi bertahap mulai dari penguatan sasis, bodi, elektronik, hingga supply chain yang tangguh,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya institusi khusus untuk mengoordinasikan pembangunan ekosistem industri otomotif nasional yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan impor.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Dibuka Bertenaga ke Posisi Rp16.665 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Bertenaga ke Posisi Rp16.665 per Dolar AS

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025), bergerak menguat. Rupiah menguat 26 poin atau 0,16 persen menjadi Rp16.665 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.691 per dolar AS. Sama seperti rupiah, sejumlah mata uang di Asia mengalami penguatan.  Peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar […]

  • Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian global pada 2026 diperkirakan menghadapi tekanan serius akibat meningkatnya eskalasi geopolitik internasional. Ketegangan politik di Iran serta manuver agresif Amerika Serikat di berbagai kawasan dinilai berpotensi menekan nilai tukar Rupiah dan memperberat beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menyampaikan bahwa meski […]

  • Kopdes Merah Putih Bukan Sekadar Simpan Pinjam, tapi Gerakan Ekonomi Gotong Royong

    Kopdes Merah Putih Bukan Sekadar Simpan Pinjam, tapi Gerakan Ekonomi Gotong Royong

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa atau Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih bukan sekadar lembaga simpan pinjam. Lebih dari itu, koperasi ini diharapkan menjadi wadah penggerak ekonomi rakyat berbasis kegotongroyongan dan kesejahteraan anggota. “Tujuan Kopdes Merah Putih adalah untuk merebranding koperasi, bukan hanya sebagai tempat menabung dan meminjam uang, […]

  • Harga Batubara Acuan Terbaru, Capai 104,03 Dolar AS per Ton

    Harga Batubara Acuan Terbaru, Capai 104,03 Dolar AS per Ton

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah rencana pemerintah untuk memangkas target produksi batu bara, harga batubara acuan (HBA) periode kedua Januari 2026 mengalami kenaikan. Kecuali, batubara I (HBA I) yang harganya mengalami penurunan tipis. Mengutip Keputusan Menteri ESDM, harga tertinggi batubara dalam negeri di angka 104,03 dolar AS per ton. Harga tersebut merupakan batubara dengan kandungan 6.322 […]

  • Harga Perak Antam Merosot Tajam

    Harga Perak Antam Merosot Tajam

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terpantau merosot tajam pada Kamis (26/3/2026). Harga perak Antam hari ini susut Rp850 menjadi Rp45.700 per gram dari sebelumnya Rp46.550 per gram. Penurunan ini terjadi setelah sehari sebelumnya harga perak sempat melonjak cukup tajam. Pada Rabu (25/3/2026), harga perak Antam naik Rp2.100 hingga mencapai Rp46.550 per gram dari posisi […]

  • Hubungan Inggris–China, Starmer Tetap Dorong Kerja Sama Ekonomi

    Hubungan Inggris–China, Starmer Tetap Dorong Kerja Sama Ekonomi

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Inggris agar berhati-hati dalam mempererat hubungan bisnis dengan China. Peringatan itu muncul di tengah kunjungan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer ke Beijing, yang justru memuji manfaat ekonomi dari upaya “reset” hubungan Inggris–China. Menanggapi pertanyaan wartawan di Washington terkait langkah Inggris mendekat ke Beijing, Trump menyebut langkah […]

expand_less