Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Mobil Nasional Bangkit Lagi: Prabowo Janjikan Produksi 3 Tahun Lagi

Mobil Nasional Bangkit Lagi: Prabowo Janjikan Produksi 3 Tahun Lagi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gaung mobil nasional kembali menggema! Presiden Prabowo Subianto menegaskan ambisinya untuk mewujudkan mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun mendatang  sebuah mimpi lama yang pernah coba diwujudkan lewat Timor, Bimantara, Maleo, hingga Esemka.

“Belum merupakan prestasi, tapi kita sudah mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun yang akan datang,” ujar Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Rencana ini seakan menghidupkan kembali memori panjang perjalanan mobil nasional di Indonesia, yang penuh lika-liku dan cita-cita besar untuk berdikari di sektor otomotif.

Program mobil nasional pertama yang paling terkenal adalah Timor, di bawah PT Timor Putra Nasional (PTN) milik Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto). Sedan Timor S515i, hasil rebadge dari Kia Sephia, dipasarkan dengan harga terjangkau sekitar Rp 35,7 juta pada masanya, hingga muncul guyonan bahwa “Timor” adalah singkatan dari Titisan Mobil Rakyat.

Bambang Trihatmodjo kemudian meluncurkan Bimantara, menggandeng Hyundai untuk memproduksi sedan Elantra dan Accent pada 1995 dengan target 10 ribu unit per tahun. Tak lama berselang, B.J. Habibie turut memprakarsai proyek Maleo, mobil berkonsep ringan dengan mesin 2-tak 1.200 cc dari Australia dan harga rencana hanya Rp 25 juta. Sayangnya, krisis 1998 membuat proyek ini terhenti sebelum sempat terwujud.

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan juga sempat memperkenalkan Tucuxi, mobil listrik sport dengan jarak tempuh hingga 321 km per pengisian baterai. Namun, proyek ambisius itu berakhir tragis setelah mobil tersebut mengalami kecelakaan di Magetan. Proyek Esemka mencuat saat Joko Widodo masih menjabat Wali Kota Surakarta pada 2012. Mobil ini sempat menjadi simbol kemandirian industri otomotif nasional, meski kemudian timbul tenggelam seiring dinamika politik. Terakhir, Esemka Bima tampil di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023.

Menurut pengamat otomotif Yannes Pasaribu dari ITB, keberhasilan proyek mobil nasional bergantung pada kesiapan rantai pasok dan industri komponen dalam negeri.
“Keberhasilan ini akan ditentukan oleh eksekusi bertahap mulai dari penguatan sasis, bodi, elektronik, hingga supply chain yang tangguh,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya institusi khusus untuk mengoordinasikan pembangunan ekosistem industri otomotif nasional yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan impor.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) kembali memanas. Nilai utang yang membengkak hingga lebih dari Rp116 triliun kini jadi bola panas yang berpindah tangan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap tegas: APBN tidak boleh menanggung utang proyek Whoosh. Menurutnya, tanggung jawab kini […]

  • Rumah Bergaya Industrial Lebih Murah Ketimbang Minimalis, Benarkah?

    Rumah Bergaya Industrial Lebih Murah Ketimbang Minimalis, Benarkah?

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perdebatan mengenai biaya pembangunan rumah bergaya industrial dibandingkan dengan minimalis kerap muncul di tengah masyarakat. Namun, benarkah jika rumah bergaya industrial lebih mahal ketimbang minimalis? Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Georgius Budi Yulianto atau akrab disapa Boegar menegaskan, pertanyaan tersebut pada dasarnya tidak dapat dijawab secara absolut. “Biaya konstruksi sangat dipengaruhi oleh […]

  • MU Mulai Bergerak! Rp1 Triliun Disiapkan untuk Boyong Camavinga

    MU Mulai Bergerak! Rp1 Triliun Disiapkan untuk Boyong Camavinga

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manchester United dikabarkan mulai membuka peluang untuk mendatangkan Eduardo Camavinga dari Real Madrid. Gelandang asal Prancis itu masuk radar Setan Merah untuk memperkuat lini tengah. Real Madrid saat ini menghadapi situasi rumit dalam menyusun rencana transfer mereka. Kepergian sejumlah pemain menjadi faktor penting sebelum Los Blancos dapat bergerak lebih jauh di bursa transfer. […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar, Cabai Rawit Naik, Beras dan Daging Stabil

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar, Cabai Rawit Naik, Beras dan Daging Stabil

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Rabu (14/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas pangan utama belum menunjukkan gejolak berarti, meski beberapa jenis cabai mengalami kenaikan harga. Untuk komoditas beras, harga masih bergerak stabil. Beras Naruto dan Beras Belido masing-masing […]

  • Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Membeludak, Polda Bali Terapkan Sistem Delay

    Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Membeludak, Polda Bali Terapkan Sistem Delay

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, meningkat tajam menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Untuk mengurai antrean panjang tersebut, Polda Bali menerapkan sejumlah langkah pengaturan lalu lintas, termasuk sistem penundaan kendaraan atau delay system. Kepala Biro Operasi Polda Bali, Soelistijono, mengatakan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Agung 2026 terus bekerja […]

  • Kementan Replanting Kakao 248.500 Hektare Gunakan Dana APBN, Produksi Siap Meningkat

    Kementan Replanting Kakao 248.500 Hektare Gunakan Dana APBN, Produksi Siap Meningkat

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan langkah strategis untuk mengembalikan produktivitas kakao nasional yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Program peremajaan tanaman kakao (replanting) akan dilakukan secara besar-besaran dengan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta tambahan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Ketua Tim Kerja Perkebunan dan […]

expand_less