Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Mau Tahu Risiko Nyalakan Mobil yang Terendam Banjir? Ini Penjelasannya

Mau Tahu Risiko Nyalakan Mobil yang Terendam Banjir? Ini Penjelasannya

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menyalakan kendaraan yang baru saja terendam banjir adalah salah satu kesalahan paling berisiko yang masih sering dilakukan pemiliknya. Banyak yang tidak menyadari bahwa air yang masuk ke ruang mesin maupun sistem kelistrikan dapat memicu kerusakan serius dan membuat biaya perbaikan membengkak.

Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), Jayan Sentanuhady mengatakan, menyalakan kendaraan yang baru terendam banjir sangat berisiko karena dapat memicu kerusakan berat pada mesin maupun sistem kelistrikan.

“Saat kendaraan terdampak banjir itu kita tidak boleh langsung starter, karena risiko kerusakannya tinggi,” kata Jayan dikutip Kompas.com, belum lama ini.

Pasalnya, air yang masuk ke mesin melalui saluran udara atau sistem kelistrikan dapat memicu water hammer, yaitu kondisi ketika air yang tidak bisa dikompresi masuk ke ruang bakar dan berpotensi menyebabkan piston jebol atau stang piston bengkok.

“Selain itu, sistem kelistrikan yang basah juga berisiko mengalami korsleting yang dapat merusak komponen elektronik atau bahkan memicu kebakaran,” jelas dia.

Maka dari itu, Jayan menyarankan pemilik kendaraan untuk langsung membawa kendaraan yang terendam banjir ke bengkel.

“Jangan dinyalakan, di-towing atau didorong dan dibawa ke bengkel yang sudah berpengalaman atau bengkel resmi,” katanya.

Nantinya, bengkel akan memastikan apakah air sudah masuk ke mesin atau belum. Beberapa komponen lain juga perlu dicek, karena ada potensi karatan setelah terendam air banjir.

Body harus segera dibersihkan dari air. Bila sudah ada tanda-tanda karat harus segera di-coating atau cat,” kata Jayan.

Tak hanya itu, Jayan juga menyarankan warga untuk membongkar interior mobil agar mudah dibersihkan secara menyeluruh.

Eko Sulistyo, Technical Leader Nasmoco Demak mengatakan, setelah mobil terendam banjir tidak boleh menyalakan mesin langsung hal ini untuk menghindari kerusakan yang lebih banyak.

“Jangan pernah (menyalakan mesin setelah mobil terendam banjir), ditakutkan air sudah masuk ke ruang bakar mesin saat unit terendam, bila kondisinya sudah seperti itu, menyalakan mesin akan membuat mobil mengalami water hammer,” ucap Eko.

Eko mengatakan, sebaiknya setelah mobil berhasil dievakuasi ke tempat aman, konsumen perlu memeriksa filter udara, apakah ada air di area tersebut atau tidak.

“Bila saringan udara basah, kemungkinan air masuk ke ruang bakar lewat saluran udara atau intake manifold, selanjutnya busi perlu dibongkar untuk mengeluarkan airnya pakai alat vakum,” ucap Eko.

Lebih lanjutnya, Eko mengatakan, pada kondisi normal, piston akan mengkompres udara. Sementara ketika ada air yang masuk maka kompresinya bisa menjadi sangat besar karena perbedaan massa keduanya.

“Bila water hammer terjadi, maka lengan piston bisa bengkok, patah, blok mesin pecah dan sejenisnya, dampak dari kompresi di luar spesifikasinya,” katanya.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mitsubishi Fuso Jadi Mobil Komersial Terlaris 2025, Kuasai Hampir 40 Persen Pasar Indonesia

    Mitsubishi Fuso Jadi Mobil Komersial Terlaris 2025, Kuasai Hampir 40 Persen Pasar Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mitsubishi Fuso kembali menegaskan dominasinya di pasar kendaraan niaga nasional. Sepanjang 2025, Mitsubishi Fuso tercatat sebagai merek mobil komersial terlaris di Indonesia dengan penjualan ritel mencapai 25.613 unit. Capaian tersebut membuat Fuso menguasai 39,9 persen pangsa pasar kendaraan komersial Tanah Air, meningkat 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pangsa pasar hampir 40 persen ini […]

  • 20 Perusahaan Batu Bara di Jambi Pasok 3 Juta Ton untuk PLTU PLN hingga 2026, Ini Daftarnya

    20 Perusahaan Batu Bara di Jambi Pasok 3 Juta Ton untuk PLTU PLN hingga 2026, Ini Daftarnya

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sebanyak 20 perusahaan batu bara yang beroperasi di Provinsi Jambi mendapat penugasan memasok batu bara untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PLN Group dan Independent Power Producer (IPP) selama periode 2024–2026. Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor B-1839/MB.05/DBB.OP/2023 tertanggal 2 Desember 2023 mengenai pemenuhan pasokan […]

  • IHSG Dibuka Naik 0,3% Hari Ini, Kembali Dekati Level 9.000 Didukung Sentimen APBN

    IHSG Dibuka Naik 0,3% Hari Ini, Kembali Dekati Level 9.000 Didukung Sentimen APBN

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (9/1/2026). Pada awal sesi, IHSG naik 27,15 poin atau 0,3% ke level 8.952,62, kembali mendekati area psikologis 9.000. Penguatan IHSG pagi ini ditopang oleh mayoritas saham yang bergerak di zona hijau. Tercatat sebanyak 358 saham menguat, 140 saham melemah, sementara 460 saham stagnan. […]

  • Ambruk di Penutupan! Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.966

    Ambruk di Penutupan! Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.966

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah ditutup melemah 127,5 poin atau 0,71 persen menjadi Rp17.966 per dolar AS pada perdagangan Rabu (3/6/2026) sore. Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS itu dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik. Dari eksternal, investor masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah. Ketegangan meningkat […]

  • Bea Cukai Diguncang, Purbaya Siap Ganti Semua Pejabat Selain Dirjen

    Bea Cukai Diguncang, Purbaya Siap Ganti Semua Pejabat Selain Dirjen

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan langkah tegas dengan merombak besar-besaran jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Kebijakan ini menyasar seluruh pejabat Bea Cukai di pelabuhan, kecuali Direktur Jenderal. Purbaya menegaskan, perombakan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai bentuk terapi kejut untuk memperbaiki kinerja institusi pengawal penerimaan negara itu. “Semua pejabat […]

  • Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Ada Insentif Pajak untuk Aksi Korporasi BUMN

    Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Ada Insentif Pajak untuk Aksi Korporasi BUMN

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan memberikan insentif pajak untuk aksi korporasi yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk dalam proses merger dan konsolidasi perusahaan. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Desember 2025 di Jakarta, Kamis (18/12/2025). Ia menilai permintaan insentif pajak untuk aksi […]

expand_less