Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ikuti Mekanisme Pasar

Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ikuti Mekanisme Pasar

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang dilakukan Pertamina Patra Niaga pada April 2026. Menurut Bahlil, kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex merupakan konsekuensi dari mekanisme pasar yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pemerintah hanya mengatur harga BBM subsidi, bukan BBM nonsubsidi.

“Untuk BBM yang diatur pemerintah adalah subsidi. Sementara nonsubsidi mengikuti harga pasar sesuai regulasi,” ujar Bahlil dalam keterangannya di Akademi Militer Magelang.

Ia juga menyebutkan bahwa dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi relatif terbatas, karena jenis BBM tersebut umumnya digunakan oleh kalangan masyarakat mampu.

Kenaikan harga ini mengacu pada Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang mengatur formula harga dasar BBM berdasarkan harga minyak dunia dan faktor lainnya. Regulasi tersebut memungkinkan penyesuaian harga secara berkala mengikuti kondisi pasar energi global.

Per 18 April 2026, Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax Turbo dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter. Sementara itu, Dexlite naik dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex meningkat dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.

Di sisi lain, harga BBM jenis Pertamax masih bertahan di Rp12.300 per liter dan Pertamax Green di Rp12.900 per liter. Keduanya belum mengalami kenaikan karena masih dalam tahap evaluasi oleh perusahaan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa keputusan terkait penyesuaian harga akan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional dan daya beli masyarakat.

Sementara itu, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi seperti Pertalite di Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah lonjakan harga minyak dunia yang dipicu ketegangan geopolitik global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ambisi Elon Musk, Robot Optimus Siap Jadi Solusi Pengentasan Kemiskinan Dunia

    Ambisi Elon Musk, Robot Optimus Siap Jadi Solusi Pengentasan Kemiskinan Dunia

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Elon Musk kembali membuat gebrakan besar di dunia teknologi. Dalam rapat pemegang saham Tesla pekan lalu, ia menyatakan bahwa robot humanoid Optimus akan menjadi solusi global untuk menghapus kemiskinan. Pernyataan tersebut muncul setelah para pemegang saham menyetujui paket kompensasi Musk bernilai USD 1 triliun atau sekitar Rp 16.694 triliun (kurs Rp 16.694/USD), salah […]

  • Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

    Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus memperkuat posisi Indonesia dalam industri petrokimia nasional. Melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, fasilitas Kilang Balikpapan kini resmi mampu memproduksi propylene, salah satu bahan baku utama industri plastik, tekstil, hingga produk kimia. Pjs Corporate Secretary KPI Milla Suciyani menjelaskan bahwa sebelum proyek RDMP dijalankan, Kilang Balikpapan […]

  • tiket Piala Dunia

    Permintaan Tiket Piala Dunia Tembus 150 Juta Tiket, Termurah Rp 986 Ribu

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Piala Dunia 2026 yang akan digelar Juni tahun depan sudah mulai menyita perhatian penggemar bola. Itu terlihat dari permintaan tiket yang sudah melampai rekor saking banyaknya. Mengutip Antara, permintaan tiket Piala Dunia 2026 memecahkan rekor setelah lebih dari dari 150 juta tiket telah diminta selama fase penjualan tiket Undian Acak. Angka ini merupakan […]

  • MN Izhar Bafadhal Kunci Gelar Juara 10 Best Chess Player Jambi 2026, Perebutan Runner-up Memanas di Babak Terakhir

    MN Izhar Bafadhal Kunci Gelar Juara 10 Best Chess Player Jambi 2026, Perebutan Runner-up Memanas di Babak Terakhir

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gelar juara Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 akhirnya berhasil diamankan MN Izhar Bafadhal. Pecatur muda ini memastikan diri menjadi kampiun setelah meraih kemenangan penting pada babak kedelapan yang berlangsung di Paviliun Jambi Business Center (JBC), ajang yang diselenggarakan Pengurus Provinsi Percasi Jambi. Pada partai utama meja satu, Izhar Bafadhal menghadapi MN […]

  • Usai Merosot, Emas Antam Langsung Cetak Rekor Termahal

    Usai Merosot, Emas Antam Langsung Cetak Rekor Termahal

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM -Harga emas batangan produk PT Antam hari ini, Rabu (28/1/2026), kembali mencetak rekor tertinggi. Harga emas Antam naik Rp 52.000 menjadi Rp2.968.000 per gram. Sepanjang 2026, harga emas Antam telah melonjak lebih dari 17%, mengingat pada 1 Januari lalu, tercatat hanya sebesar Rp2.488.000 per gram. Untuk harga buyback emas Antam juga mengalami naik Rp […]

  • Melonjak Tajam, Harga Emas Antam Jadi Rp2.305.000 per Gram

    Melonjak Tajam, Harga Emas Antam Jadi Rp2.305.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melonjak tajam pada perdagangan hari ini, Jumat (31/10/2025). Harga emas Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 42.000 menjadi Rp 2.305.000 per gram. Sementara itu, harga emas Antam termahal kini telah mencapai Rp2,24 miliar. Harga beli kembali atau buyback emas Antam juga terkerek atas kenaikan harga tersebut. […]

expand_less