Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kadin: Industri Manufaktur Jadi Kunci Tumbuhnya Ekonomi 8 Persen

Kadin: Industri Manufaktur Jadi Kunci Tumbuhnya Ekonomi 8 Persen

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan bahwa industri pengolahan nonmigas (IPNM) atau manufaktur menjadi tulang punggung utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen sebagaimana dicanangkan pemerintah.

“Tentu untuk tumbuh delapan persen salah satu faktornya adalah tumbuhnya industri. Tanpa industri tumbuh, ya jangan pernah berharap ekonomi bisa tumbuh 8 persen,” ujar Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian, Saleh Husin, di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Saleh menuturkan, sektor manufaktur memiliki peran vital dalam menopang perekonomian nasional, baik dari sisi kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja, maupun investasi. Pada triwulan II/2025, industri pengolahan nonmigas berkontribusi 16,92 persen terhadap PDB dan tumbuh 5,6 persen pada periode yang sama. Selain itu, sektor manufaktur mencatat investasi senilai Rp366 triliun sepanjang semester I/2025 dan menyerap 19,6 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia.

Menurut Saleh, untuk memacu peran industri manufaktur, pemerintah perlu menjamin empat faktor utama, yakni ketersediaan bahan baku, kepastian energi, suku bunga rendah, serta biaya logistik yang efisien.

“Keempat faktor ini menjadi fondasi agar industri kita lebih kompetitif dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan optimismenya bahwa kontribusi industri manufaktur terhadap PDB nasional akan terus menguat hingga akhir 2025.

“Kontribusi industri manufaktur sebenarnya bisa lebih besar apabila sektor-sektor terkait ikut dimasukkan dalam perhitungan. Karena itu, kami terus melakukan konsolidasi agar data kontribusi industri lebih komprehensif dan tepat,” kata Agus di Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Menperin menargetkan pada tahun 2026, rasio kontribusi industri pengolahan manufaktur terhadap PDB dapat mencapai 18,66 persen, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen.

Selain itu, Kementerian Perindustrian menargetkan pertumbuhan PDB manufaktur 6,52 persen, investasi sektor manufaktur Rp852,9 triliun, produktivitas tenaga kerja 129,3 juta orang per tahun, serta kontribusi ekspor manufaktur 74,85 persen dari total ekspor nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertalite Langka di Kota Jambi, Gangguan Distribusi atau Pengawasan Makin Ketat? Ini Fakta-faktanya

    Pertalite Langka di Kota Jambi, Gangguan Distribusi atau Pengawasan Makin Ketat? Ini Fakta-faktanya

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite mulai dirasakan masyarakat Kota Jambi dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah SPBU di dalam kota dilaporkan kehabisan stok, sehingga pengendara terpaksa membeli Pertamax yang harganya lebih tinggi agar tetap bisa beraktivitas. Pantauan di salah satu SPBU di Jalan Pattimura pada Selasa (21/7/2026) menunjukkan dispenser Pertalite tidak […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Hari Ini Turun Tipis, Ayam Naik dan Cabe Stabil

    Harga Sembako di Kota Jambi Hari Ini Turun Tipis, Ayam Naik dan Cabe Stabil

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –Harga kebutuhan pokok atau sembako di beberapa pasar tradisional di Kota Jambi, seperti Pasar Rakyat Talang Banjar, Pasar Angso Duo, Kasang, dan Aur Duri, pada Kamis (13/11/2025) terpantau stabil. Namun, terdapat sedikit kenaikan harga ayam broiler, serta penurunan pada cabai rawit hijau di beberapa titik. Berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota […]

  • Arus Peti Kemas Tembus 6,42 Juta TEUs, Sinyal Ekonomi Indonesia Menguat di Awal 2026

    Arus Peti Kemas Tembus 6,42 Juta TEUs, Sinyal Ekonomi Indonesia Menguat di Awal 2026

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan ekonomi nasional pada awal 2026 menunjukkan akselerasi yang kian nyata. Indikasinya terlihat dari meningkatnya arus barang yang melintasi pelabuhan pelabuhan utama di Indonesia, dengan lonjakan signifikan pada volume peti kemas. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat, hingga April 2026, arus peti kemas mencapai 6,42 juta Twenty-foot Equivalent Units (TEUs). Angka ini […]

  • Manfaat Kayu Manis: Turunkan Gula Darah dan Tingkatkan Imunitas

    Manfaat Kayu Manis: Turunkan Gula Darah dan Tingkatkan Imunitas

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kayu manis tidak hanya dikenal sebagai rempah dapur, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan yang telah lama dimanfaatkan secara tradisional. Salah satu manfaat utama kayu manis adalah membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan antioksidan dan antibakteri dalam kayu manis diyakini mampu melawan infeksi dan menjaga sistem imun tetap optimal. Selain itu, kayu manis […]

  • Karhutla Mengintai, Dampaknya Bukan Cuma Kabut Asap

    Karhutla Mengintai, Dampaknya Bukan Cuma Kabut Asap

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius setiap kali musim kemarau berlangsung. Bencana ini bukan hanya persoalan api yang membakar kawasan hutan dan lahan, tetapi juga dapat memicu dampak berantai terhadap lingkungan, kesehatan, aktivitas sosial hingga perekonomian masyarakat. Karhutla umumnya dipicu oleh aktivitas manusia, seperti pembukaan lahan dengan cara dibakar, kelalaian, […]

  • CMSE 2025 Usung Tema Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang

    CMSE 2025 Usung Tema Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, yaitu PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menyelenggarakan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 pada 17–18 Oktober 2025 di Main Hall BEI, Jakarta. Dikemas dengan lebih ringkas […]

expand_less