Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan di pasar domestik kembali mencatatkan level tinggi pada Sabtu (21/2/2026). Sejumlah gerai perhiasan, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, membanderol harga emas kadar tertinggi mendekati Rp 2,6 juta per gram, seiring lonjakan harga emas dunia.

Kenaikan harga emas global dipicu meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian geopolitik, terutama ketegangan di Timur Tengah. Harga emas dunia kembali bergerak di kisaran USD 5.000 per ounce, menyusul kekhawatiran potensi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Mengutip laporan CNBC, harga emas spot tercatat naik 1,5 persen menjadi USD 5.071,48 per ounce. Sementara itu, kontrak berjangka pengiriman April menguat 1,7 persen ke level USD 5.080,90 per ounce.

Analis menilai, pergerakan harga emas masih dipengaruhi sentimen geopolitik global, termasuk langkah Presiden AS Donald Trump yang meningkatkan kehadiran militer di kawasan Timur Tengah. Meski demikian, kenaikan harga emas sejauh ini masih tergolong moderat.

Analis Saxo Bank, Ole Hansen, menyebut pasar masih bersikap hati-hati dan menunggu kejelasan arah kebijakan geopolitik AS. Sementara itu, analis Natixis, Bernard Dahdah, memperkirakan harga emas berpotensi naik hingga 15 persen apabila konflik terbuka benar-benar terjadi.

Harga Emas Perhiasan di Raja Emas

Berikut daftar harga emas perhiasan di Raja Emas pada Sabtu, 21 Februari 2026:

  • K24*: Rp 2.665.000 per gram
  • K24: Rp 2.520.000 per gram
  • K23: Rp 2.245.000 per gram
  • K22: Rp 2.146.000 per gram
  • K21: Rp 2.050.000 per gram
  • K20: Rp 1.951.000 per gram
  • K18: Rp 1.756.000 per gram
  • K15: Rp 1.461.000 per gram
  • K10: Rp 969.000 per gram

Harga Emas Perhiasan di Laku Emas

Sementara itu, harga emas perhiasan di Laku Emas tercatat sebagai berikut:

  • 24K (99%): Rp 2.586.000 per gram
  • 23K: Rp 2.247.000 per gram
  • 22K: Rp 2.148.000 per gram
  • 21K: Rp 2.054.000 per gram
  • 20K: Rp 1.955.000 per gram
  • 18K: Rp 1.756.000 per gram
  • 15K: Rp 1.461.000 per gram
  • 10K: Rp 969.000 per gram

Kenaikan harga emas perhiasan ini mencerminkan kuatnya sentimen global yang turut memengaruhi pasar domestik. Investor dan masyarakat diimbau tetap mencermati pergerakan harga, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri yang biasanya diiringi peningkatan permintaan emas.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK dan IAI Sepakati Perlakuan Akuntansi Aset Kripto SAK Indonesia

    OJK dan IAI Sepakati Perlakuan Akuntansi Aset Kripto SAK Indonesia

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) memperkuat fondasi tata kelola dan transparansi sektor aset kripto nasional dengan menerbitkan panduan dalam pelaporan keuangan di sektor aset kripto. Panduan tersebut termuat dalam Buletin Implementasi Volume 8 tentang Aset Kripto Milik Entitas dan Aset Kripto Pelanggan yang Dititipkan pada Entitas sesuai dengan Standar […]

  • ESDM Ungkap Alasan RKAB 2026 Perusahaan Tambang Belum Terbit

    ESDM Ungkap Alasan RKAB 2026 Perusahaan Tambang Belum Terbit

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga kini masih memproses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 bagi perusahaan mineral dan batu bara (minerba). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan bahwa sambil menunggu proses persetujuan rampung, pemerintah telah menerbitkan surat edaran sebagai dasar operasional sementara bagi […]

  • Bos Nvidia: AI Akan Gantikan Manusia, tapi Ciptakan Banyak Pekerjaan Baru

    Bos Nvidia: AI Akan Gantikan Manusia, tapi Ciptakan Banyak Pekerjaan Baru

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini makin jadi sorotan karena kemampuannya yang luar biasa dalam membantu pekerjaan manusia. Tapi di balik kemajuan itu, muncul kekhawatiran: apakah AI akan mengambil alih pekerjaan manusia? CEO Nvidia, Jensen Huang, punya pandangan menarik soal ini. Dalam wawancara bersama CNN, Huang mengatakan bahwa dirinya 100 persen […]

  • Performa Positif, Kurs Rupiah Menguat Jadi Rp16.775 per dolar AS

    Performa Positif, Kurs Rupiah Menguat Jadi Rp16.775 per dolar AS

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Rabu (11/2/2026). Rupiah menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.775 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah di level Rp16.811 per dolar AS. Analisis pasar menunjukkan bahwa penguatan Mata Uang Rupiah pagi ini dipicu oleh optimisme investor terhadap fundamental ekonomi nasional tahun 2026. Selain […]

  • OJK Catat Kinerja Sektor Jasa Keuangan Provinsi Jambi 2025 Tumbuh Positif

    OJK Catat Kinerja Sektor Jasa Keuangan Provinsi Jambi 2025 Tumbuh Positif

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi (OJK Jambi) mencatat kinerja Industri Jasa Keuangan di Provinsi Jambi stabil dan tumbuh positif pada November 2025. Kinerja Sektor Jasa Keuangan (SJK) di Provinsi Jambi didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi, kepercayaan konsumen yang membaik, serta inovasi di berbagai segmen industri jasa keuangan. Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara […]

  • Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

    Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kawasan Asia-Pasifik tetap menjadi motor penggerak utama ekonomi global. Meski menghadapi tantangan geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia, para ekonom optimistis kawasan ini masih memiliki potensi kuat untuk mempertahankan pertumbuhan jangka panjang. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Christina Ruth Elisabeth, mengatakan keberhasilan Asia-Pasifik dalam tiga dekade terakhir berasal dari kombinasi liberalisasi perdagangan, […]

expand_less